SALWA RADIO - Menebar Salam, Menyebar Dakwah
Stay in touch with us:

Wahai Saudaraku, Tutuplah Perbuatan Dosa yang Pernah Kita Lakukan

Ustadz Ferry Nasution - 4 years ago

Wahai Saudaraku, Tutuplah Perbuatan Dosa yang Pernah Kita Lakukan

WAHAI SAUDARAKU, TUTUPLAH PERBUATAN DOSA YANG PERNAH KITA LAKUKAN, JANGAN ENGKAU BEBERKAN DI HADAPAN MANUSIA !

#Dari Ustadz Ferry Nasution

 

Diantara fenomena yang sering kita saksikan dan kita dengar di media masa, banyaknya dari saudara-saudari kita yang mereka telah bertaubat kepada Allah, kemudian mereka menceritakan maksiyat-maksiyat mereka yang telah lalu yang pernah mereka kerjakan mereka sampaikan kepada orang lain...

Semoga pembahasan yang sedikit ini bisa bermanfaat untuk kita semua.

 

Nabi shallallahu 'alaihi wassalam bersabda, setiap umatku akan mendapatkan ampunan dari Allah kecuali almujaahirin yaitu semisal ada seorang laki2 yang mengerjakan sebuah perbuatan buruk pada malam hari kemudian ketika masuk waktu subuh dan Allah telah menutup aibnya, lalu laki-laki itu berkata kepada seseorang, wahai fulan, aku telah mengerjakan perbuatan buruk ini dan itu, maka itulah orang yang malamnya Allah telah tutup aibnya lalu ia membukanya air tersebut diwaktu subuh. (Bukhary 6069 dan Muslim 2990)

 

Syaikh Utsaimin (Rahimahullah) mengatakan: 

Almujahiriin adalah orang orang yang menunjukkan kepada orang lain bahwa ia berbuat maksiyat kepada Allah Azza wa jalla.

 

Almujahirin bisa terjadi diantaranya dengan sebab:

 

1. Menceritakan karena lupa atau tidak sengaja (lalai) sehingga ia menceritakan keburukan maksiyat tersebut itu dgn hati yg tdk berniat untuk berbangga dgn maksiyat.

2. Dia ingin menceritakannnya krn ingin membanggakan perbuatan maksiyatnya sehingga mereka menceritakannya dgn penuh semangat (perbuatan yang sangat buruk)

 

Syarah riyadhus shalihin bagian bab: باب ستر عورات المسلمين.....

 

Ingat ikhwah sekalian, perbuatan menceritakan masa lalu kita dari perbuatan maksiyat kita yg telah lalu atau perbuatan-perbuatan yang lalu dari dosa-dosa yang telah dia perbuat apakah syirik, bid'ah, dll nya kepada orang lain adalah perkara yang tidak disukai.

 

Mengapa?

 

Silahkan melihat bagaimana penjelasan ibnu Rajab dalam kitab

جامع العلوم والحكم...

 

Ketika beliau menjelaskan tentang kalimat:

 

الخواتبم ميراث الأعمل (السوابق)

 

Akhir kehidupan bisa saja diwariskan dari perbuatan yang telah lalu.

 

Mereka takut (para ulama khusus kaum salaf) dan khawatir bahwa perbuatan buruk tersebut akan menghampirinya dan sangat ditakutkan sekali sebagai akhir dari kehidupan dia dgn perbuatan buruk tersebut. Karena terkadang hawa nafsu itu masih menguasai kita, dan kita ingat bahwa syaithan berada di peredaran darah manusia.

 

Untuk itu ikhwah sekalian, tutup maksiyat tersebut dan banyaklah kita beristighfar, bertaubat kepada Allah serta banyak mengerjakan amal shaleh sesuai dengan apa yang disyariatkan di dalam agama ini.

 

Dan satu lagi harus kita ingat, bahwa taubat adalah perkara ibadah yang sangat besar...dan harus ditegakkan dengan ke ikhlasan kepada Rabbul aalamin tanpa perbuatan riya'.

 

Dan harus kita ketahui bersama semua kita pernah mengerjakan perbuatan dan maksiyat krn kita tdk ma'sum. Sehingga tidak perlu kita cerita sama orang lain. Yang akan menimbulkan rasa ujub dan mengurangi keikhlasan.

 

___

Dipost Ustadz Ferry Nasution -hafizhahullah- tgl 11 Rabiul Awal 1437 / 23 Desember 2015


Silakan login untuk menulis komentar.
© 2020 - Www.SalamDakwah.Com