SALWA RADIO - Menebar Salam, Menyebar Dakwah
Stay in touch with us:

Diantara Adab Safar

3 years ago

Diantara Adab Safar

Oleh : Ustadz Muhammad Sulhan Jauhari, Lc, MHI 

 

Musim liburan bagi sebagian kita merupakan kesempatan untuk safar atau bepergian. Maka itu, penting bagi kita untuk mengulang kembali beberapa adab seputar safar. 

Sebelum pergi, mari kita perhatikan dengan seksama beberapa poin ini. 

Semoga bermanfaat. Baarokallahu fiikum. 

 

◇ 1. Niat yang baik.

◇ 2. Tidak safar dengan tujuan bermaksiat.

◇ 3. Istikharah kepada Allah.

◇ 4. Bermusyawarah terlebih dahulu bila memang diperlukan.

◇ 5. Menyelesaikan tanggungan yang ada.

◇ 6. Wanita tidak safar tanpa ditemani mahramnya.

◇ 7. Meminta izin kepada kedua orang tua.

◇ 8. Berwasiat kepada keluarganya.

◇ 9. Menentukan wakil dirinya bagi keluarga yang ditinggalkan.

◇ 10. Menyisihkan nafkah untuk mereka.

◇ 11. Berbekal dengan harta halal.

◇ 12. Membawa bekal harta secukupnya.

◇ 13. Jika memiliki istri dua atau lebih, hendaknya ia mengundi siapa dari mereka yang akan menemaninya safar.

◇ 14. Memilih teman safar yang baik.

◇ 15. Hendaknya diusahakan safar minimal bertiga.

◇ 16. Berpamitan kepada keluarga dan kerabat.

◇ 17. Menunjuk seorang untuk menjadi amir (pemimpin) safar.

◇ 18. Senantiasa taat kepada amir safar.

◇ 19. Bermusyawarah dengan amir safar demi kemaslahatan bersama.

◇ 20. Hendaknya amir safar bersikap lemah lembut kepada para musafir (orang yang safar) bersamanya.

◇ 21. Disunnahkan safar pada hari Kamis.

◇ 22. Bersegera keluar safar pada pagi hari.

◇ 23. Memilih sarana transportasi yang tepat.

◇ 24. Membaca zikir ketika keluar rumah.

◇ 25. Membaca zikir ketika berkendara.

◇ 26. Membaca doa safar.

◇ 27. Bertakbir ketika jalanan meninggi dan bertasbih di jalanan menurun.

◇ 28. Saling tolong-menolong di antara para musafir.

◇ 29. Beristirahat di tengah perjalanan.

◇ 30. Membaca doa ketika singgah di suatu tempat.

◇ 31. Tidak memisah dari rombongan ketika beristirahat.

◇ 32. Tidak singgah di jalanan yang dapat mengganggu pengguna jalan lain.

◇ 33. Menjadikan kebanyakan waktu safar pada malam hari.

◇ 34. Memperbanyak zikir, doa dan bertaubat di waktu sahar (akhir malam).

◇ 35. Memanfaatkan waktu dengan banyak berzikir dan ketaatan.

◇ 36. Menjauhi segala kemaksiatan.

◇ 37. Memperbanyak doa ketika dalam perjalanan.

◇38. Segera kembali setelah urusan selesai.

◇ 39. Membawakan hadiah -oleh-oleh- untuk keluarga.

◇ 40. Hindari datang secara tiba-tiba pada malam hari kecuali dengan memberi kabar sebelumnya.

◇ 41. Memberi kabar keluarga tentang waktu kepulangannya (dengan hp, dll).

◇ 42. Menyambut musafir ketika ia datang.

◇ 43. Merangkul (mu’aanaqoh) musafir yang baru datang.

◇ 44. Menyiapkan makanan bagi tamu yang berdatangan, khususnya bila safarnya lama.

 

Semoga yang sedikit ini bermanfaat dan semoga dimudahkan untuk menerapkannya. Aamiin.

 

[Mausu’ah al-Adab al-Islamiyyah, Abdul Aziz an-Nada, hal. 425-448]

 

✅ Bagian Indonesia 

🏠 ICC DAMMAM KSA

📅 [02/03/1437 H]

 

___

Dipost Ustadz Muhammad Sulhan Jauhari, Lc, MHI -hafizhahullah- tgl 2 Rabiul Awal 1437 / 14 Desember 2015


Silakan login untuk menulis komentar.

ARTIKEL TERKAIT

Tuntunan Zakat Fithr
Tuntunan Zakat Fithr
Redaksi SalamDakwah - 4 years ago
Hidayah Itu Allah Yang Memberikan...
Hidayah Itu Allah Yang Memberikan...
Ustadz DR Musyaffa' Ad Dariny,MA - 2 years ago
Sedikit Nasehat Tentang Hadiah
Sedikit Nasehat Tentang Hadiah
Redaksi SalamDakwah - 4 years ago
Hukum Mati Untuk Pengedar Narkoba Ditinjau Dari Syariat
Hukum Mati Untuk Pengedar Narkoba Ditinjau Dari Syariat
Ustadz M Elvisyam Lc MA - 4 years ago
Kapan Beristighfar? (Bag. 2)
Kapan Beristighfar? (Bag. 2)
Ustadz Abdullah Zein Lc MA - 3 years ago
© 2019 - Www.SalamDakwah.Com