SALWA RADIO - Menebar Salam, Menyebar Dakwah
Stay in touch with us:

Wisata Kuliner

Ustadz Dr. Arifin Badri, MA - 3 years ago

Wisata Kuliner

 Akhir akhir ini, sebutan wisata semakin beraneka ragam, diantaranya ialah wisata kuliner. Bepergian jauh, hanya untuk memuaskan selera makan dan mencoba berbagai menu dan masakan baru dan tentunya lezat.


Bukan hanya mencoba atau mencicipi, namun benar benar memuaskan dan melampiaskan seluruh selera makannya. Bahkan bukan hanya puas, bahkan sebagian orang benar benar memenuhi seluruh kantong perutnya hingga seluruh angin di lambungnya terusir, alias hingga gelegean ( huuugh).


Saya tidak tahu, siapakah yang pertama kali mengenalkan wisata kuliner.


Bagi sebagian orang, wisata ini telah menjadi hobi dan kegiatan rutin yang dilakukan bersama keluarganya dan bahkan bersama rombongan besar di setiap akhir pekan. Setiap saat mereka merencanakan dan mengejar berbagai informasi tentang pusat pusat jajanan atau makanan lezat. Seakan akan mereka bekerja sepekan penuh atau sebulan penuh agar dapat makan alias hidupnya seakan untuk makan, padahal sejatinya kita makan agar bisa bertahan hidup.


Bagi mereka, acara ini tentu saja mengasyikkan dan menyenangkan, dan patut dipropagandakan. Padahal acara semacam ini sepatutnya diwaspadai, karena kurang sejalan dengan adab dan tujuan hidup orang orang yang beriman.


Suatu hari Khalifah Umar Bin Al Khattab berjumpa dengan sahabat Jabir bin Abdullah yang sedang membawa daging. Segera Khalifah Umar berkata kepadanya: Apa yang engkau bawa ini?


Sahabat Jabir menjawab: Wahai Amirul Mukminin, kami berselera untuk makan daging, maka kami membeli daging seharga satu dirham,


Setelah mengetahui apa yang dibawa oleh sahabat Jabir, Khalifah Umar berkata:


أما يريد أحدكم أن يطوي بطنه عن جاره أو بن عمه أين تذهب عنكم هذه الآية 

Apakah kalian tidak lagi mampu untuk sedikit menyempitkan perutnya demi tetangga atau saudara sepupu kalian? Engkau kemanakankah ayat berikut ini?


أذهبتم طيباتكم في حياتكم الدنيا واستمتعتم بها }

Kalian telah menghabiskan seluruh kebaikan kalian semasa kehidupan kalian di dunia, dan kalian telah berfoya foya dengannya. (Al Ahqaaf 20)


Bila demikian komentar Khalifah Umar bin Khatthab tentang daging senilai satu dirham, bagaimana kira kira bila beliau mengetahui sebagian kita yang sekali makan menghabiskan berjuta juta rupiah?


Silakan login untuk menulis komentar.

ARTIKEL TERKAIT

BBM Naik..Tapi Tenang Sobat, Hujan Tetap Saja Turun
BBM Naik..Tapi Tenang Sobat, Hujan Tetap Saja Turun
Ustadz Dr. Arifin Badri, MA - 2 years ago
Ribakah Menggunakan Uang Kertas?
Ribakah Menggunakan Uang Kertas?
Ustadz Dr. Arifin Badri, MA - 1 year ago
Munafik, Ya Munafik, Titik.
Munafik, Ya Munafik, Titik.
Ustadz Dr. Arifin Badri, MA - 3 years ago
Buang Jauh-Jauh Rasa Takut Kepada Selain Allah
Buang Jauh-Jauh Rasa Takut Kepada Selain Allah
Ustadz Dr. Arifin Badri, MA - 2 years ago
Ujub, Bentuk Kesyirikan dan Pengkultusan
Ujub, Bentuk Kesyirikan dan Pengkultusan
Ustadz Dr. Arifin Badri, MA - 1 year ago
Pengakuan Ibnu Taimiyah Tentang Praktek Pengkafiran
Pengakuan Ibnu Taimiyah Tentang Praktek Pengkafiran
Ustadz Dr. Arifin Badri, MA - 1 year ago
Wanita Tuh Cantik, Namun Akalnya Pendek
Wanita Tuh Cantik, Namun Akalnya Pendek
Ustadz Dr. Arifin Badri, MA - 2 years ago
Kiat Mengenali: Musang Berbulu Domba !
Kiat Mengenali: Musang Berbulu Domba !
Ustadz Dr. Arifin Badri, MA - 4 years ago
Sabar, Sabar..Sampai Kapan?
Sabar, Sabar..Sampai Kapan?
Ustadz Dr. Arifin Badri, MA - 2 years ago
© 2019 - Www.SalamDakwah.Com