SALWA RADIO - Menebar Salam, Menyebar Dakwah
Stay in touch with us:

Resep Islam Anti Galau ( bagian 2 )

Ustadz Ibnu Hiban - 4 years ago

Resep Islam Anti Galau ( bagian 2 )

Resep islam anti galau ( bagian 2 )

2. Terapi syukur

Ya... terapi syukur merupakan salah satu cara ampuh untuk menghindarkan rasa dan mental kita dari rasa galau, stress dan bentuk ketertekanan yang lain, terapi syukur yang sangat baik adalah ketika kita berusaha melihat semua yang Allah berikan kepada kita tentunya dengan segala keadaannya dan memaksimalkannya untuk tujuan ibadah, caranya adalah dengan melihat nikmat tersebut dari dua sudut pandang , pertama melihat bahwasanya nikmat itu sudah ada pada kita, dan yang kedua, melihat bahwa masih banyak orang yang membutuhkan hal tersebut tapi mereka tidak memilikinya, dalam arti keadaan mereka lebih " memprihatinkan" dari diri kita, aplikasinya, mungkin kita merasa jenuh dengan penghasilan yang tidak bisa menutupi kebutuhan harian kita, akan tetapi dengan melihat nikmat tersebut dengan bentuknya yang ada saat ini, dan adanya orang yang sangat membutuhkannya sedang ia tidak mampu menggapainya, berarti betapa Allah telah memberi nikmat tersebut untuk kita, dan kitapun harus mensyukurinya. Penglihatan anda kurang tajam, fikirkan bahwa anda masih punya penglihatan dan disana masih ada orang buta, anda belum punya keturunan, disana ada orang yang divonis tidak akan bisa melaksanakan pernikahan dengan sebab tertentu, dan lain sebagainya. Apakah ini teori ? Ternyata jawabannya tidak, karena Jauh sebelumnya Rasululloh telah memberikan resep langit ini untuk menghindarkan umatnya dari sifat kufur tanpa bisa bersyukur, Rasululloh sallallohu alaihi wasallam bersabda:

 

عن أبي هريرة رضي الله عنه : انظروا إلى من أسفل منكم ولا تنظروا إلى من هو فوقكم فهو أجدر ألا تزدروا نعمة الله عليكم ( رواه مسلم )

Dari Abu Hurairah radhiallohu anhu , Rasululloh sallallohu alaihi wasallam brrsabda : " lihatlah pada orang yang keadaannya lebih rendah dari kalian, dan jangan lah kalian melihat orang yang keadaannya lebih tinggi dari kalian , karena itu akan membantu untuk tidak menganggap remeh nikmat allah atas diri kalian "

Oleh karena itu, lihatlah apa yang ada pada diri kita dan bandingkan dengan mereka yang masih " kurang betuntung " karena mulai dari sinilah syukur itu akan bersemi. Bahkan Rasulullah selalu mewasiatkan sahabatnya untuk selalu bersyukur serta berdoa agar bisa tetap konsisten dengannya , Rasululloh sallohu alaihi wasallam bersabda :

 ( يا معاذ ، إني أحبك في الله ، فلا تدعن دبر كل صلاة أن تقول: اللهم أعني على ذكرك وشكرك وحسن عبادتك ) رواه أبو داود.

" Wahai muadz , sesungguhnya aku mencintaimu karena Allah, janganlah engkau lupa pada setiap engkau selesai melaksanakan sholat untuk berdoa : ya Allah , bantulah hamba-Mu ini untuk selalu mengingat-Mu, mensyukuri nikmat-Mu dan beribadah hanya kepada-Mu " ( HR. Abu daud ).

Dan ini juga yang selalu di harapkan oleh Nabi Sulaiman alaihi salam di dalam doanya.

 

(......َقَالَ رَبِّ أَوْزِعْنِي أَنْ أَشْكُرَ نِعْمَتَكَ الَّتِي أَنْعَمْتَ عَلَيَّ ....)

" Dan dia berdoa: "Ya Tuhanku berilah aku ilham untuk tetap mensyukuri nikmat Mu yang telah Engkau anugerahkan kepadaku ". (Annaml : 19)

Saudaraku...

Ketika hati kita selalu diisi oleh iman, cinta dan rindu serta rasa syukur kepada Allah, maka tidak akan ada lagi prasangka buruk dengan ketentuan yang di berikan kepada kita, atau benih kekufuran kepada nikmat Allah...

 

Bersambung...

 


Silakan login untuk menulis komentar.
© 2020 - Www.SalamDakwah.Com