SALWA RADIO - Menebar Salam, Menyebar Dakwah
Stay in touch with us:

Resep Islam Anti Galau (Bag 1)

Ustadz Ibnu Hiban - 4 years ago

Resep Islam Anti Galau (Bag 1)

 Resep islam anti galau ( bagian 1 )

 

Sangat manusiawi ketika seseorang akan di rundung duka dengan musibah yang ia  rasakan, dan masih dalam garis yang sangat normal rasa tertekan akan kita rasakan dengan ujian yang kita hadapi, seseorang akan merasa sangat sedih ketika teman duduknya di sekolah mendapatkan nilai yang bagus sedangkan dirinya sendiri belum mampu mencapai apa yang telah diraih temannya, perasaan akan semakin tertekan ketika dalam satu kelompok yang terbatas hanya kita sendiri yang tidak dapat meraih capain tertentu, bahkan yang jauh lebih parah jika sampai terbesit di benak kita prasangka atau  bisikan hati yang bisa mengarahkan kita pada jurang kekufulan sekalipun.

Akan tetapi diantara hikmah Allah menjadikan agama islam sebagai agama terakhir adalah, kesempurnaan syariat yang ada padanya , tidak ada satu masalahpun bahkan sekecil apapun itu kecuali islam sudah menyiapkan jalan keluarnya, berikut kami akan paparkan beberapa pelajaran yang bisa kita ambil dari alqur'an dan hadist yang dapat  memberi kita keterangan agar bisa menjadikannya penghapus duka serta resep anti galau ketika kita ditimpa musibah.

 

1. Musibah adalah satu warna ujian keimanan

 

(أَحَسِبَ النَّاسُ أَنْ يُتْرَكُوا أَنْ يَقُولُوا آمَنَّا وَهُمْ لَا يُفْتَنُونَ * وَلَقَدْ فَتَنَّا الَّذِينَ مِنْ قَبْلِهِمْ ۖ فَلَيَعْلَمَنَّ اللَّهُ الَّذِينَ صَدَقُوا وَلَيَعْلَمَنَّ الْكَاذِبِينَ)

 

Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan: "Kami telah beriman", sedang mereka tidak diuji lagi?

 

Dan sesungguhnya kami telah menguji orang-orang yang sebelum mereka, maka sesungguhnya Allah mengetahui orang-orang yang benar ( konsisten keimanannya )dan sesungguhnya Dia mengetahui orang-orang yang dusta.( tidak konsisten dalam keimanan ) [Surat Al-Ankabut 2 - 3] 

 

Ya, secara umum, ujian dengan segala warnanya adalah cara Allah membentuk karakter keimanan dan mental seorang hamba, dari musibahlah kita akan tahu, siapa yang bertahan dan siapa yang menyerah, siapa yang kuat atau siapa yang lemah.

 

Dalam konteks yang sama pada ayat yang lain Allah azza wajalla berfirman :

 

(مَا أَصَابَ مِنْ مُصِيبَةٍ فِي الْأَرْضِ وَلَا فِي أَنْفُسِكُمْ إِلَّا فِي كِتَابٍ مِنْ قَبْلِ أَنْ نَبْرَأَهَا ۚ إِنَّ ذَٰلِكَ عَلَى اللَّهِ يَسِيرٌ

(لِكَيْلَا تَأْسَوْا عَلَىٰ مَا فَاتَكُمْ وَلَا تَفْرَحُوا بِمَا آتَاكُمْ ۗ وَاللَّهُ لَا يُحِبُّ كُلَّ مُخْتَالٍ فَخُورٍ)

Tiada suatu bencanapun yang menimpa bumi dan (tidak pula) pada dirimu sendiri melainkan telah tertulis dalam kitab (Lauhul Mahfuzh) sebelum Kami menciptakannya. Sesungguhnya yang demikian itu adalah mudah bagi Allah.

 

(Kami jelaskan yang demikian itu) supaya kamu jangan berduka cita terhadap apa yang luput dari kamu, dan supaya kamu jangan terlalu gembira terhadap apa yang diberikan-Nya kepadamu. Dan Allah tidak menyukai setiap orang yang sombong lagi membanggakan diri,

[Surat Al-Hadid 22-23]

 

Bersambung.....

 

 


Silakan login untuk menulis komentar.

ARTIKEL TERKAIT

Cukup Satu Dalil
Cukup Satu Dalil
Ustadzah Ummu Faynan,Lc - 4 years ago
Perhatikanlah Adab Ustadzmu
Perhatikanlah Adab Ustadzmu
Ustadz Nuruddin Abu Faynan. Lc - 4 years ago
Bagaimana Keadaanmu Di Dalam Kubur Nanti..?
Bagaimana Keadaanmu Di Dalam Kubur Nanti..?
Ustadz Abu Islama Imanudin Lc - 3 years ago
© 2020 - Www.SalamDakwah.Com