SALWA RADIO - Menebar Salam, Menyebar Dakwah
Stay in touch with us:

Dihajikan Ibnul Mubarok

4 years ago

Dihajikan Ibnul Mubarok

Banyak dari generasi salaf dahulu yang begitu mulia dan berhati dermawan, sampai-sampai rela mengguyurkan hartanya untuk menghajikan para sahabatnya karena mengharap pahala di sisi Allah Ta'ala. Dan mereka berlomba-lomba dalam mengerjakan amalan mulia yang satu ini. 

Di antara ulama yang masyhur dalam kedermawanan seperti ini adalah Abdullah Ibnul Mubarok rahimahullah.

Imam Dzahabi rahimahullah berkata tentang beliau: 

"Beliau banyak bepergian dan keliling kota untuk menuntut ilmu, berperang dan berniaga hingga sampai meninggal dunia. Dan beliau banyak berinfak kepada saudara-saudaranya seakidah dan memberangkatkan mereka untuk pergi haji bersama." 

Imam Dzahabi rahimahullah melanjutkan:

"Dahulu, apabila tiba musim haji maka para sahabat Ibnul Mubarok dari penduduk kota Maru berkumpul di sekelilingnya. Mereka berkata, "Kami akan pergi bersamamu." 

Maka beliu pun mengatakan, "Tolong kumpulan harta-harta kalian." Lalu beliau mengumpulkan harta itu dan menyimpannya dalam sebuah kotak dan menguncinya. Setelah itu beliau membawa mereka dari kota Maru menuju Baghdad. 

Selama perjalanan beliau terus membelanjakan hartanya untuk mereka, memberikan makanan paling enak dan jajanan yang paling disukai. Lalu beliau membawa mereka dari kota Baghdad dengan pakaian paling bagus dan indah hingga sampai ke Madinah, kota Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam. Kemudian beliau bertanya kepada setiap orang dari mereka, "Keluarga kalian minta dibelikan apa dari kota Madinah?" Mereka menjawab, "Ini dan itu." Kemudian beliau membawa mereka menuju Mekkah.

Seusai pelaksanaan ibadah haji kembali beliau bertanya kepada setiap orang dari mereka, "Oleh-oleh Mekkah apa yang diminta keluarga kalian?" Mereka menjawab, "Ini dan itu." Lalu beliau membelikan oleh-oleh tersebut untuk mereka. 

Setelah itu beliau membawa mereka keluar dari Mekkah, dan beliau terus membelanjakan bagi mereka hingga sampai ke kota Maru. Selang tiga hari dari kedatangan mereka, beliau mengundang mereka untuk makan-makan dan memberi hadiah pakaian kepada mereka. Seusai mereka makan dan merasa gembira dengan semua itu, beliau mengambil kotak yg berisi harta mereka. Beliau membukanya dan mengembalikan setiap harta tersebut kepada masing-masing dari mereka." 

[Ahwaal as-salaf fii al-Hajj, Dr. Badr al-Badr, hal. 29-30]

Demikianlah kondisi generasi salaf. Mereka rela mengeluarkan harta yang tidak sedikit demi mengharapkan wajah Allah dan menjaga diri mereka dari panasnya api neraka. 

Itulah kisah mereka dahulu. Bagaimana dengan sekarang? Walhamdulillah, ternyata di tengah-tengah kaum muslimin dapat kita temui 'Ibnul Mubarok-Ibnul Mubarok' yang baru. Meski berbeda dari sisi ilmu, namun dari sisi kedermawanan mereka menyerupai Ibnu Mubarok rahimahullah. Tak sedikit dari kaum muslimin yang mereka umrah-kan atau bahkan dihaji-kan. Dan bisa jadi, anda termasuk yang diumrah-kan atau bahkan dihaji-kan oleh 'Ibnul Mubarok-Ibnul Mubarok' tersebut.

Semoga Allah senantiasa memberkahi umur, keluarga dan harta 'Ibnul Mubarok-Ibnul Mubarok' tersebut dan memberikan taufik kepada mereka untuk senantiasa istiqomah diatas jalan al-Qur’an dan as-Sunnah hingga ajal datang menyapa. Aamiin. 

 

Bagian Indonesia

ICC DAMMAM KSA

[ 10/11/1436 H ]

 

___

Dipost Ustadz Muhammad Sulhan Jauhari, Lc, MHI -hafizhahullah- tgl 11 Dzulqo'dah 1436 / 26 Agustus 2015


Silakan login untuk menulis komentar.

ARTIKEL TERKAIT

Jangan Tergiur Dengan Buih
Jangan Tergiur Dengan Buih
Ustadz Zainal Abidin. Lc - 3 years ago
Untukmu Wahai Saudariku Muslimah
Untukmu Wahai Saudariku Muslimah
Redaksi SalamDakwah - 6 years ago
Buah Hati
Buah Hati
Redaksi SalamDakwah - 6 years ago
Sifat Tawadhu (Rendah Hati)
Sifat Tawadhu (Rendah Hati)
Ustadz Nuruddin Abu Faynan. Lc - 3 years ago
Penyebab Tetesan Air Mata Saat Berdoa dan Beribadah
Penyebab Tetesan Air Mata Saat Berdoa dan Beribadah
Ustadz DR. Ali Musri Semjan Putra - 3 years ago
Kaum Yang Minoritas
Kaum Yang Minoritas
- 3 years ago
(2) Ramadhan adalah Bulan Pengampunan
(2) Ramadhan adalah Bulan Pengampunan
Ustadz Dr.Muhammad Nur Ihsan.MA - 3 years ago
© 2020 - Www.SalamDakwah.Com