SALWA RADIO - Menebar Salam, Menyebar Dakwah
Stay in touch with us:

Meninggalkan Pakaian Mewah Karena Tawadhu

6 years ago

Meninggalkan Pakaian Mewah Karena Tawadhu

Oleh : Ustadzah Arfah Nur Laila, Lc (Ummu Faynan)

Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: 

"Barangsiapa yang meninggalkan (menjauhkan diri dari) suatu pakaian (yang mewah) dalam rangka tawadhu' (rendah hati) karena Allah, padahal dia mampu (untuk membelinya / memakainya), maka pada hari kiamat nanti Allah akan memanggilnya di hadapan seluruh makhluq, lalu dia dipersilahkan untuk memilih perhiasan / pakaian (yang diberikan kepada) orang beriman, yang mana saja yang ingin dia pakai." 

 

Dishahihkan oleh Syaikh Al-Albani dalam "Shahih Al-Jami'" 6145 


FAWAID HADITS: 

Hadits ini tidak menunjukkan tercelanya memakai pakaian mewah, namun sebagai motivasi untuk zuhud & tawadhu' (rendah hati).

Meninggalkan pakaian mewah bukan karena tak mampu, namun karena tawadhu'.

Jika meninggalkan pakaian mewah yang mampu dia beli, namun bukan dalam rangka tawadhu', maka tidak ada keutamaannya. 

Meninggalkan pakaian mewah bukan berarti memakai pakaian compang-camping, namun maksudnya adalah "sederhana" (sedang-sedang saja) dalam berpakaian. 

Wallahu a'lam. 


http://islamqa.info/ar/228099 

http://islamqa.info/ar/97019

 


Makkah 04111436 H


___

📱 Dipost Ustadzah Arfah Nur Laila, Lc -hafizhahallah- tgl 4 Dzulqo'dah 1436 / 19 Agustus 2015


Silakan login untuk menulis komentar.
© 2021 - Www.SalamDakwah.Com