SALWA RADIO - Menebar Salam, Menyebar Dakwah
Stay in touch with us:

Apa Kata Dunia

Ustadz Abu Fairuz Ahmad, MA - 4 years ago

Apa Kata Dunia

Betapa lemahnya manusia di hadapan kebesaranNya dan keagunganNya. 

Jangankan manusia, bumi saja dalam genggaman tanganNya di hari kiamat dan langit akan Dia lipat dengan Tangan kananNya. 


Betapa luasnya kerajaan langit dibandingkan kecilnya bumi, bahkan bumi ini layaknya sebutir pasir di padang sahara jutaan planet dan matahari lainnya.


Betapa kerdilnya manusia jika melihat gunung-gunung tinggi yang menjulang ke langit, kokoh menjadi penyangga bumi. Betapa naifnya manusia di tengah luasnya samudera yang tiada terduga dasarnya.


Betapa kecilnya manusia tatkala ia menderita penyakit yang menggangu aktivitasnya. Hanya karena demam dan sakit gigi saja akan musnahlah segala kenikmatan hidupnya, tidur tak nyenyak makanpun tak nikmat.


Walaupun lemahnya makhluk yang bernama manusia...toh betapa ditakutinya mereka oleh sesama jenis mereka. Ketakutan yang mengalahkan ketakutan mereka pada Allah.


Jadilah segala tindak-tanduk mereka hanya karena motif ingin selamat dari celaan manusia. Semboyan hidup mereka dalam melakukan atau meninggalkan sesuatu persis iklan bayar pajak yang terkenal di media pertelevisian swasta "Apa kata dunia".


Ya... "Apa kata dunia" seandainya kami meninggalkan tradisi leluhur kami. Sekalipun tradisi leluhur tersebut adalah bid'ah mungkarah bahkan khurafat dan syirik.


"Apa kata dunia" jika kami meninggalkan kenduri arwah, pesta kematian hari ke1,2,3. Hari ke7,100, dan ke1000.


"Apa kata dunia". jika kami tidak melakukan wisata religi ke para sunan kami sambil ngalap berkah dari tanah pekuburan mereka.


"Apa kata dunia" jika kami meninggalkan acara-acara peringatan kematian Haul para wali kami yang berlaku di masyarakat.


Bukan hanya dalam ibadat dan akidah, dalam bab muamalah pun hal ini terjadi. Banyak transaksi muamalat yang jelas-jelas haram dianggap remeh kaum muslimin. 


"Apa kata dunia" bila kita tidak berani pakai modal usaha dengan meminjam dari bank-bank ribawi. 

"Apa kata dunia" jika kita tidak berani memiliki rumah, kendaraan bermotor, peralatan rumah tangga...dstnya, dengan jalan kredit berbunga.


Dalam bab munakahat juga hal inipun terjadi. Hanya karena malu dianggap aneh dan kikir, maka acara-acara orgen tunggal, keyboard adalah hal yang mesti ada dalam pernikahan bagaikan satu rukun nikah yang akan mengurangi keabsahannya jika tidak ada.


Belum lagi tradisi campur baur, tradisi waria yang menjadi perias wanita, tradisi pengantin meninggalkan sholat karena khawatir air wudhu akan merusak make up yang menempel di wajah mereka, tradisi joget dan karoke-an di atas panggung bagaikan "cacing kepanasan"..dstnya, adalah hal yang harus ada. Jika ditinggalkan maka konsekwensinya harus siap mendengarkan celoteh manusia; 

"Apa kata dunia".


Hanya khawatir "Apa kata dunia" terkadang orangtua menolak gadisnya dilamar lelaki yang telah beristri..sekalipun hal itu tidak bertentangan dengan agama yang dianutnya.

Walaupun boleh jadi lelaki itu benar-benar baik agama dan akhlaknya di Mata Allah, bertanggung jawab dan bisa mengayomi puterinya dan menuntunnya menuju jalan ke surga.


Hanya khawatir "Apa kata dunia"...terkadang akhwat yang telah hidup lama membujang atau menjanda menolak lamaran seorang ikhwan untuk dipoligami.


"Apa kata dunia" memang ampuh untuk menghalalkan yang haram dan mengharamkan yang halal. Menyunnahkan yang bid'ah dan membid-ahkan yang sunnah, mentauhidkan yang syirik dan mensyirikkan yang tauhid. Yah...semuanya hanya karena "Apa kata dunia".


Celaka dan binasalah "Apa kata dunia" yang mendatangkan murka Allah. Terkutuk dan terlaknatlah "Apa kata dunia" yang menjadi penghalang kebaikan dan penyebar kejelekan.


Semoga Allah menjadikan segala bentuk motif amal sholeh dan tindak tanduk kita benar-benar mencari ridho Ar-Rahman bukan karena motif celaka "Apa kata dunia".


Bengkong, Batam - 15 Ramadhan 1436h / 2 Juli 2015


Abu Fairuz


___

­čô▒Dipost Ustadz Abu Fairuz, MA -hafizhahullah- tgl 15 Ramadhan 1436 / 2 Juli 2015


Silakan login untuk menulis komentar.

ARTIKEL TERKAIT

Racun Takabbur (Sombong)
Racun Takabbur (Sombong)
Ustadz Nuruddin Abu Faynan. Lc - 4 years ago
5 Macam Tipe Anak
5 Macam Tipe Anak
Ustadz Abu Haidar As Sundawy - 5 years ago
Pelita Hati Penuntut Ilmu
Pelita Hati Penuntut Ilmu
Ustadz Ali Ahmad - 5 months ago
Permainan Harokah Hizbiyah
Permainan Harokah Hizbiyah
Ustadz Zainal Abidin. Lc - 3 years ago
Mencari Guru
Mencari Guru
Ustadz Abu Fairuz Ahmad, MA - 3 years ago
© 2020 - Www.SalamDakwah.Com