SALWA RADIO - Menebar Salam, Menyebar Dakwah
Stay in touch with us:

Hukum Gundul Kepala (Bagi Laki-laki)

4 years ago

Hukum Gundul Kepala (Bagi Laki-laki)
Oleh : Ustadz Aris Munandar, MPi

لا خلاف أن حلق الرأس في الحج نسك مندوب إليه وفي غير الحج جائز، خلافا لمن قال: إنه مثلة، ولو كان مثلة ما جاز في الحج ولا غيره، لأن رسول الله صلى الله عليه وسلم نهى عن المثلة، وقد حلق رؤوس بني جعفر بعد أن أتاه قتله بثلاثة أيام، ولو لم يجز الحلق ما حلقهم. وكان علي بن أبي طالب رضي الله عنه يحلق رأسه. قال ابن عبدالبر: وقد أجمع العلماء على حبس الشعر وعلى إباحة الحلق. وكفى بهذا حجة، وبالله التوفيق.

“Tidak ada perselisihan ulama bahwa menggundul kepada saat berhaji adalah ibadah yang dianjurkan (baca: disyariatkan), sedangkan di luar kegiatan haji hukumnya diperbolehkan. 
Demikianlah yang benar tidak sebagaimana pendapat yang mengatakan bahwa gundul kepala di luar kegiatan manasik haji adalah mutslah (tindakan merusak fisik badan). 
Seandainya menggundul kepala itu mutslah tentu saja tidak boleh dilakukan saat haji atau pun di luar haji karena Rasulullah melarang mutslah. 
Padahal Nabi malah memerintahkan untuk menggundul kepala ana-anak Ja’far bin Abu Thalib setelah tiga hari dari kabar kematian ayah mereka, Ja’far. Andai menggundul kepala itu tidak diperbolehkan tentu Nabi tidak akan menggundul kepala anak-anak tersebut. Ali bin Abi Thalib pun menggundul kepalanya. Ibnu Abdil Barr mengatakan bahwa para ulama sepakat bolehnya memelihara rambut kepala atau pun menggundulnya. 
Hal ini semua sudah cukup sebagai dalil.” 

(Tafsir al Qurthubi 2/382)

___
📱 Dipost Ustadz Aris Munandar, MPi -hafizhahullah- tgl 3 Syawal 1436 / 19 Juli 2015

Silakan login untuk menulis komentar.
© 2020 - Www.SalamDakwah.Com