SALWA RADIO - Menebar Salam, Menyebar Dakwah
Stay in touch with us:

Kesalahan-Kesalahan Yang Banyak Dilakukan Seputar Ramadhan (4 dan 5)

5 years ago

Kesalahan-Kesalahan Yang Banyak Dilakukan Seputar Ramadhan (4 dan 5)

Oleh : Ustadz Abu Thalha Andri Abdul Halim, Lc

(Mulazamah di Unaiza Al-Qashim, KSA)


🔴 KESALAHAN KEEMPAT:


Ketika telah datang waktu ifthar (berbuka) dan adzan maghrib sudah dikumandangkan, sebagian kaum muslimin masih tetap saja terus menerus berdoa hingga selesainya adzan, ini adalah kesalahan dan menyelisihi sunnah Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam. 


Dan yang benar dan sesuai petunjuk Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam adalah menyegerakan berbuka apabila matahari telah terbenam (waktu berbuka telah tiba) , sebagaimana sabda Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam:


لَا يَزَالُ النَّاسُ بِخَيْرٍ مَا عَجَّلُوا الْفِطْر

َ

"Manusia senantiasa dalam kebaikan selama mereka menyegerakan berbuka." 

(HR. Al-Bukhari dan Muslim)


Imam An-Nawawi rahimahullah berkata menjelaskan hadits tersebut: dalam hadits tersebut terdapat anjuran untuk menyegerakannya (maksudnya berbuka) setelah jelas dan yakin matahari telah terbenam.


Dan makna hadits di atas adalah: 

"Senantiasa urusan ummat ini akan teratur dan mereka dalam kebaikan selama mereka menjaga sunnah ini (menyegerakan berbuka) dan apabila mengakhirkannya maka hal itu merupakan tanda adanya kerusakan yang terjadi padanya".


🔴 KESALAHAN KELIMA:


Berdoa ketika berbuka dengan doa yang sanad haditsnya lemah (tidak shahih), seperti:


"Bismillahi Allahumma Laka Shumna wa ala Rizqika Aftharna, Allahumma Taqabbal Minna Innaka Antas Samiul ‘Alim.” 


(Artinya: Bismillah, Ya Allah, untukMu aku berpuasa dan atas rezeki dariMu kami berbuka. Ya Allah... Terimalah amal-amal kami, sesungguhnya Engkau Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui). Dstnya...


Adapun yang BENAR adalah bahwa hendaknya seorang muslim mencari yang benar dan shahih, yang ketika ia mengamalkannya akan mendapatkan pahala darinya,  yaitu dengan membaca doa yang ma'tsur:


ذَهَبَ الظَّمَـأُ، وابْــتَلَّتِ العُرُوقُ، وثَــبَتَ الأَجْرُ إِن شَاءَ اللهُ


Dzahaba-zh Zama’u, Wabtalati-l ‘Uruuqu wa Tsabata-l Ajru, Insyaa Allah


“Telah hilang dahaga, urat-urat telah basah, dan telah diraih pahala, insya Allah.” (HR. Abu Dawud, Ad-Daruquthni, Al-Baihaqi, dan Hadits ini di nilai hasan oleh Al-Albani, disebutkan dalam Shahihul Jami)


📚 Diterjemahkan dari kitab "30 Mukhalafah Yaqa'u Fiiha Ba'dhush Shaa'imiin" karya Syaikh DR. Abdul Aziz bin Dawud Al-Faeez حفظه الله تعالى


__________

CATATAN:


Doa ini dibaca setelah berbuka, sebagaimana hal itu dijelaskan oleh Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin rahimahullah,  sehingga urutan yang tepat ketika berbuka adalah:


1. Membaca "basmalah" sebelum berbuka baik makan kurma atau minum atau lainnya

2. Mulai berbuka

3. Membaca doa berbuka: 

Dzahaba-zh Zama’u, Wabtalati-l ‘Uruuqu…dstnya.

( lihat catatan ini selengkapnya di: 

http://goo.gl/1UyIwn )


Demikian, wabillahi at-taufiiq


__________

Unaizah, 11 Ramadhan 1436H

Oleh: Andri Abdul Halim, Lc.


-----

📝 Dakwah Jalyat Unaiza_Indo

(Islamic Center Unaiza KSA)

Dipost: 13 Ramadhan 1436 / 30 Juni 2015


Silakan login untuk menulis komentar.

ARTIKEL TERKAIT

Ucapan SELAMAT Ketika Masuk Bulan Romadhon
Ucapan SELAMAT Ketika Masuk Bulan Romadhon
Redaksi SalamDakwah - 6 years ago
Berdoalah! Pasti Allah Kabulkan
Berdoalah! Pasti Allah Kabulkan
Ustadz DR. Muhammad Nur Ihsan - 3 years ago
Harapan Kepada (Calon) Pemimpin
Harapan Kepada (Calon) Pemimpin
Redaksi SalamDakwah - 6 years ago
Sahabat Yang Sesungguhnya
Sahabat Yang Sesungguhnya
Ustadzah Ummu Faynan,Lc - 4 years ago
Fastabiqul Khoirot
Fastabiqul Khoirot
Ustadz Maududi Lc - 8 months ago
Tuntunan Puasa Syawal
Tuntunan Puasa Syawal
Redaksi SalamDakwah - 6 years ago
© 2020 - Www.SalamDakwah.Com