SALWA RADIO - Menebar Salam, Menyebar Dakwah
Stay in touch with us:

Hati-hati dalam menyebarkan Amalan

Ustadz Abu Riyadl Nurcholis Majid, Lc - 8 years ago

Hati-hati dalam menyebarkan Amalan

 JANGAN GEGABAH dalam memberi info Agama sebelum kita yakini kebenarannya.

Sering kita menyebutnya sebagai amalan yang berpahala..

Bisa jadi apa yang kita sebutkan itu hanyalah karangan manusia bukan wahyu dari Allah Ta’ala
Padahal agama ini adalah HAK milik Allah, bagaimana  manusia bisa mengarangnya?!!!

Sering kita dapat broadcast yang bentukanya: amalan ini dapat ini, amalan ini & itu jika dibaca sekian kali  akan mendapat pahala ini dan itu....
Atau amalan dosa ini akan dapat siksa ini dan itu..
Tanpa DALIL maupun DASAR KUAT
Atau malah buat hadits palsu atau pernyataan sendiri dan berbohong atas nama agama.

Subhanallah begitu mudahnya kita menjanjikan sesuatu tanpa dalil. Padahal itu adalah HAK ALLAH Ta’ala

Innalillah..

Lihat Firman Allah Ta’ala:
وَيَوْمَ الْقِيَامَةِ تَرَى الَّذِينَ كَذَبُواْ عَلَى اللَّهِ وُجُوهُهُم مُّسْوَدَّةٌ
“Dan pada hari kiamat kamu akan melihat orang-orang yang berbuat dusta atas nama Allah, wajah-wajah mereka menjadi hitam.” (QS. Az-Zumar: 60)
Dari Abu Hurairah radhiallahu anhu dia berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
مَنْ كَذَبَ عَلَيَّ مُتَعَمِّدًا فَلْيَتَبَوَّأْ مَقْعَدَهُ مِنْ النَّارِ
“Barangsiapa yang berdusta atas namaku dengan sengaja maka hendaklah dia mempersiapkan tempat duduknya di neraka.” (HR. Al-Bukhari no. 107 dan Muslim no. 3)
Al-Mughirah radhiallahu anhu berkata: Saya mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
إِنَّ كَذِبًا عَلَيَّ لَيْسَ كَكَذِبٍ عَلَى أَحَدٍ فَمَنْ كَذَبَ عَلَيَّ مُتَعَمِّدًا فَلْيَتَبَوَّأْ مَقْعَدَهُ مِنْ النَّارِ
“Sesungguhnya berdusta atas namaku tidaklah sama dengan berdusta atas nama orang lain. Karena barangsiapa yang berdusta atas namaku dengan sengaja maka hendaklah dia mempersiapkan tempat duduknya dari neraka.” (HR. Al-Bukhari no. 1209 dan Muslim no. 4)


Mari kita berhati hati.. Jangan sampai tangan kita menjerumuskan diri kita  maupun orang lain kedalam kesalahan.
Semoga menjadi bahan renungan..


Silakan login untuk menulis komentar.

ARTIKEL TERKAIT

Terlalu Sering Bergaul
Terlalu Sering Bergaul
Ustadz Abu Riyadl Nurcholis Majid, Lc - 8 years ago
Konsep Wanita Bekerja
Konsep Wanita Bekerja
Ustadz Abu Riyadl Nurcholis Majid - 4 years ago
Keutamaan Sedekah Di Bulan Ramadhan
Keutamaan Sedekah Di Bulan Ramadhan
Ustadz Abu Riyadl Nurcholis Majid - 5 years ago
Kasih Sayang Rosululloh kepada Kaum Hawa
Kasih Sayang Rosululloh kepada Kaum Hawa
Ustadz Abu Riyadl Nurcholis Majid, Lc - 8 years ago
Waspadalah Penyakit Hasad
Waspadalah Penyakit Hasad
Ustadz Abu Riyadl Nurcholis Majid - 6 years ago
Tahukah siapa pembunuh amirul muminin Ali bin Abi Tholib ?
Tahukah siapa pembunuh amirul muminin Ali bin Abi Tholib ?
Ustadz Abu Riyadl Nurcholis Majid - 6 years ago
Sama Tapi Tak Serupa
Sama Tapi Tak Serupa
Ustadz Abu Riyadl Nurcholis Majid - 4 years ago
Hak Pemimpin dan Rakyat
Hak Pemimpin dan Rakyat
Ustadz Abu Riyadl Nurcholis Majid, Lc - 8 years ago
Siapakah Yang Telah Meninggalkan Quran?
Siapakah Yang Telah Meninggalkan Quran?
Ustadz Abu Riyadl Nurcholis Majid - 5 years ago
Cara Menilai Orang Faqih, Seorang Pemimpin dan Orang Kaya
Cara Menilai Orang Faqih, Seorang Pemimpin dan Orang Kaya
Ustadz Abu Riyadl Nurcholis Majid - 5 years ago
© 2021 - Www.SalamDakwah.Com