SALWA RADIO - Menebar Salam, Menyebar Dakwah
Stay in touch with us:

Hati-hati dalam menyebarkan Amalan

Ustadz Abu Riyadl Nurcholis Majid, Lc - 7 years ago

Hati-hati dalam menyebarkan Amalan

 JANGAN GEGABAH dalam memberi info Agama sebelum kita yakini kebenarannya.

Sering kita menyebutnya sebagai amalan yang berpahala..

Bisa jadi apa yang kita sebutkan itu hanyalah karangan manusia bukan wahyu dari Allah Ta’ala
Padahal agama ini adalah HAK milik Allah, bagaimana  manusia bisa mengarangnya?!!!

Sering kita dapat broadcast yang bentukanya: amalan ini dapat ini, amalan ini & itu jika dibaca sekian kali  akan mendapat pahala ini dan itu....
Atau amalan dosa ini akan dapat siksa ini dan itu..
Tanpa DALIL maupun DASAR KUAT
Atau malah buat hadits palsu atau pernyataan sendiri dan berbohong atas nama agama.

Subhanallah begitu mudahnya kita menjanjikan sesuatu tanpa dalil. Padahal itu adalah HAK ALLAH Ta’ala

Innalillah..

Lihat Firman Allah Ta’ala:
وَيَوْمَ الْقِيَامَةِ تَرَى الَّذِينَ كَذَبُواْ عَلَى اللَّهِ وُجُوهُهُم مُّسْوَدَّةٌ
“Dan pada hari kiamat kamu akan melihat orang-orang yang berbuat dusta atas nama Allah, wajah-wajah mereka menjadi hitam.” (QS. Az-Zumar: 60)
Dari Abu Hurairah radhiallahu anhu dia berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
مَنْ كَذَبَ عَلَيَّ مُتَعَمِّدًا فَلْيَتَبَوَّأْ مَقْعَدَهُ مِنْ النَّارِ
“Barangsiapa yang berdusta atas namaku dengan sengaja maka hendaklah dia mempersiapkan tempat duduknya di neraka.” (HR. Al-Bukhari no. 107 dan Muslim no. 3)
Al-Mughirah radhiallahu anhu berkata: Saya mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
إِنَّ كَذِبًا عَلَيَّ لَيْسَ كَكَذِبٍ عَلَى أَحَدٍ فَمَنْ كَذَبَ عَلَيَّ مُتَعَمِّدًا فَلْيَتَبَوَّأْ مَقْعَدَهُ مِنْ النَّارِ
“Sesungguhnya berdusta atas namaku tidaklah sama dengan berdusta atas nama orang lain. Karena barangsiapa yang berdusta atas namaku dengan sengaja maka hendaklah dia mempersiapkan tempat duduknya dari neraka.” (HR. Al-Bukhari no. 1209 dan Muslim no. 4)


Mari kita berhati hati.. Jangan sampai tangan kita menjerumuskan diri kita  maupun orang lain kedalam kesalahan.
Semoga menjadi bahan renungan..


Silakan login untuk menulis komentar.

ARTIKEL TERKAIT

Mengharapkan Ampunan tapi tanpa usaha, Apalah guna?
Mengharapkan Ampunan tapi tanpa usaha, Apalah guna?
Ustadz Abu Riyadl Nurcholis Majid - 6 years ago
7 Penyebab Doa Yang Tertolak
7 Penyebab Doa Yang Tertolak
Ustadz Abu Riyadl Nurcholis Majid - 5 years ago
Wahai Wanita Siapakah Mahrammu?
Wahai Wanita Siapakah Mahrammu?
Ustadz Abu Riyadl Nurcholis Majid - 6 years ago
Syiah: Nikah Mut-ah, Para Habib, Dan Tingkatan Sesatnya
Syiah: Nikah Mut-ah, Para Habib, Dan Tingkatan Sesatnya
Ustadz Abu Riyadl Nurcholis Majid - 5 years ago
Pergaulan Sesama Muslimah
Pergaulan Sesama Muslimah
Ustadz Abu Riyadl Nurcholis Majid - 6 years ago
Kajian Ilmiyah Tentang Fiqh (Seri 1)
Kajian Ilmiyah Tentang Fiqh (Seri 1)
Ustadz Abu Riyadl Nurcholis Majid - 5 years ago
Nasihat untuk Para Suami..
Nasihat untuk Para Suami..
Ustadz Abu Riyadl Nurcholis Majid, Lc - 7 years ago
Sunnah VS Bid'ah
Sunnah VS Bid'ah
Ustadz Abu Riyadl Nurcholis Majid - 3 years ago
Perbedaan Antara Menuntut Ilmu dan Mendalami Ilmu Agama
Perbedaan Antara Menuntut Ilmu dan Mendalami Ilmu Agama
Ustadz Abu Riyadl Nurcholis Majid, Lc - 7 years ago
© 2019 - Www.SalamDakwah.Com