SALWA RADIO - Menebar Salam, Menyebar Dakwah
Stay in touch with us:

Makna Ghibah dan Taubat Ghibah

Ustadz Abu Riyadl Nurcholis Majid - 4 years ago

Makna Ghibah dan Taubat Ghibah

#Makna Ghibah

 

Nabi shallallahu ’alaihi wasallam menjelaskan makna ghibah dengan definisi:  

Menyebutkan aib saudara kita dengan sesuatu yang jika ia mendengarnya maka pasti ia tidak suka, baik tentang  fisiknya maupun sifat-sifatnya. 

Maka setiap kalimat yang kita ucapkan sementara saudara kita ini  tidak suka akan hal itu jika ia tahu, maka itulah ghibah. 

Baik yang terdzolimi ini  orang tua maupun anak muda, akan tetapi kadar dosa yang ditanggung tiap orang berbeda-beda sesuai dengan apa yang dia ucapkan meskipun pada kenyataannya gibah tersebut terbukti pada saudara kita.

Adapun jika sesuatu yang  kita sebutkan tadi ternyata tidak ada pada diri saudara kita berarti kita telah melakukan dua kejelekan sekaligus yaitu : ghibah dan buhtan (dusta/fitnah dlm arti bhs Indonesia).

 

Ibnu Abbas Radhiyallahu 'Anhuma mengatakan, "Sesungguhnya Allah membuat perumpamaan ini untuk perbuatan ghibah, karena memakan daging bangkai adalah perbuatan haram yang menjijikkan, begitu juga ghibah, haram dalam pandangan agama dan buruk menurut penilaian jiwa."

 

Qatadah rahimahullah berkata, 

"Sebagaimana salah seorang kalian dilarang memakan daging saudaranya yang sudah mati, begitu juga wajib menjauhi menggunjingnya sewaktu ia masih hidup.

 

Dari Abu Hurairah Radhiyallahu 'Anhu, Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam bersabda,

 

كُلُّ الْمُسْلِمِ عَلَى الْمُسْلِمِ حَرَامٌ دَمُهُ وَمَالُهُ وَعِرْضُهُ

 

"Setiap muslim haram darah, harta, dan kehormatannya atas muslim lainnya." 

(HR. Muslim)

 

Nawawiy rahimahullah mengatakan, 

“Ghibah berarti seseorang menyebut-nyebut sesuatu yang dibenci saudaranya baik tentang tubuhnya, agamanya, duniannya, jiwanya, akhlaknya, hartanya, anak-anaknya, istri-istrinya, pembantunya, gerakannya, mimik bicaranya atau kemuraman wajahnya dan yang lainnya yang bersifat mengejek baik dengan ucapan maupun isyarat.”

 

 

Ibnul Mundzir rahimahullah berkata, 

“Sabda Nabi shalallahu ’alaihi wasallam ذِكْرك أَخَاك (engkau menyebut-nyebut saudaramu) ini merupakan dalil bahwa larangan ghibah hanya berlaku bagi sesama saudara (muslim) tidak ada ghibah yang haram untuk orang yahudi, nashrani dan semua agama yang menyimpang, demikian juga orang yang dikeluarkan dari Islam (murtad) karena bid’ah yang ia perbuat.”


Qurthubi rahimahullah mengatakan, 

“Para ulama telah sepakat bahwasanya ghibah termasuk dosa besar. Mereka berdalil dengan sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam:


فَإِنَّ دِمَاءَكُمْ وَأَمْوَالكُمْ وَأَعْرَاضكُمْ حَرَام عَلَيْكُم


“Sesungguhnya darah kalian, harta kalian dan kehormatan kalian adalah haram atas (sesama) kalian”.

(HR Muslim 3179, Syarh Nawai ‘ala Muslim)


☆☆☆


#Taubat Ghibah


Bagaimana Taubat Ghibah?


Pertama istighfar dan mohon ampun kpd Allah Ta'ala dan menyesali berbuatan tsb serta bertekad kuat untuk tidak ghibah lagi..


Kemudian jika memungkinkan minta maaf kpd yg kita ghibahi maka kita lakukan dgn menyebut apa kesalahan kita secara terus terang... 

Namun bila tidak memungkinkan itu atau justru ditakutkan dia akan marah besar dan mendiamkan kita maka jangan kita lakukan hal ini dan kita lakukan langkah lain.. yaitu : dgn menyebut kebaikannya di hadapan majlis yg kita waktu itu ghibahi dia.. sehingga impas... dulu kita menjelekkan dia di hadapan orang lain maka sekarang kita ganti dgn menyebutkan kebaikan kebaikannya di hadapan orang lain dlm majlis yg sama...


Semoga kita terlindungi bahaya ghibah.. karena hal ini merupakan sesuatu yg akan menjadi batu penghalang yg besar untuk masuk surga...

Krn dosa ghibah itu bukan Allah Ta'ala yg memaafkan namun itu akan dilepas perkaranya kpd manusia yg terdzolimi.


Naudzubillahi mindzqlika..


___

✏ Dipost Ustadz Abu Riyadl, Lc -hafizhahullah- tgl 29 Rajab 1436 / 18 Mei 2015


Silakan login untuk menulis komentar.

ARTIKEL TERKAIT

Hamba Yang Tersembunyi
Hamba Yang Tersembunyi
Ustadz Abu Riyadl Nurcholis Majid - 5 years ago
Siapakah Ahli Surga dan Ahli Neraka?
Siapakah Ahli Surga dan Ahli Neraka?
Ustadz Abu Riyadl Nurcholis Majid Rahimahulloh - 7 years ago
Beberapa Pucuk Surat Dari Penghancur Kelezatan
Beberapa Pucuk Surat Dari Penghancur Kelezatan
Ustadz Abu Riyadl Nurcholis Majid - 5 years ago
Perlombaan Dengan Biaya Ditarik Dari Peserta
Perlombaan Dengan Biaya Ditarik Dari Peserta
Ustadz Abu Riyadl Nurcholis Majid - 9 months ago
Nasehat Kepada Tukang Ruqyah
Nasehat Kepada Tukang Ruqyah
Ustadz Abu Riyadl Nurcholis Majid - 4 years ago
Penghafal Al Quran Akan Memakai Mahkota Di Hari Qiyamat
Penghafal Al Quran Akan Memakai Mahkota Di Hari Qiyamat
Ustadz Abu Riyadl Nurcholis Majid - 5 years ago
Senin dan Kamis
Senin dan Kamis
Ustadz Abu Riyadl Nurcholis Majid - 5 years ago
Doa Galau
Doa Galau
Ustadz Abu Riyadl Nurcholis Majid - 4 years ago
Berbakti Kepada Orang Tua Setelah Mereka Wafat
Berbakti Kepada Orang Tua Setelah Mereka Wafat
Ustadz Abu Riyadl Nurcholis Majid Rahimahulloh - 7 years ago
Makan Sahur, Cara Menyelisihi Yahudi dan Nasrani !
Makan Sahur, Cara Menyelisihi Yahudi dan Nasrani !
Ustadz Abu Riyadl Nurcholis Majid - 4 years ago
© 2019 - Www.SalamDakwah.Com