SALWA RADIO - Menebar Salam, Menyebar Dakwah
Stay in touch with us:

Redaksi Istighfar (Bagian 3)

Ustadz Abdullah Zein Lc MA - 5 years ago

Redaksi Istighfar (Bagian 3)

Pada pertemuan lalu kita telah membahas beberapa redaksi istighfar yang termaktub di dalam Hadits. 

Berikut kelanjutannya;

 

9. Kesembilan:

 

“اللَّهُمَّ اغْفِرْ لَنَا وَارْحَمْنَا وَتُبْ عَلَيْنَا إِنَّكَ أَنْتَ التَّوَّابُ الرَّحِيْمُ“

 

“ALLÔHUMMAGH FIRLANÂ WAR HAMNÂ WA TUB ‘ALAINÂ, INNAKA ANTAT TAWWÂBUR ROHÎM”

 

(Ya Allâh, ampunilah kami dan sayangilah kami, serta terimalah taubat kami. Sesungguhnya Engkau Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang). 

HR. An-Nasa’iy dalam al-Kubra.

 

10. Kesepuluh:

 

“أَسْتَغْفِرُ اللهَ وَأَتُوبُ إِلَيْهِ”

 

“ASTAGHFIRULLÔH WA ATÛBU ILAIH”.

 

(Aku memohon ampun kepada Allah dan bertaubat kepada-Nya).

 

Dalam HR. Bukhari, Abu Hurairah radhiyallahu’anhu menerangkan bahwa Rasulullah shallallahu ’alaihi wasallam dalam sehari membacanya lebih dari tujuh puluh kali.

 

11. Kesebelas:

 

“رَبِّ اغْفِرْ لِى وَتُبْ عَلَىَّ إِنَّكَ أَنْتَ التَّوَّابُ الرَّحِيمُ”

 

“ROBBIGHFIRLÎ WA TUB ‘ALAYYA INNAKA ANTAT TAWWÂBUR ROHÎM”

 

(Ya Rabbi ampunilah aku dan terimalah taubatku. Sesungguhnya Engkau Maha Penerima taubat dan Maha Penyayang).

 

Dalam HR. Abu Dawud yang dinilai sahih oleh al-Albany, Ibn Umar radhiyallahu ’anhuma menjelaskan bahwa Rasulullah shallallahu’alaihi wasallam sering membaca istighfar di atas dalam sekali duduk sebanyak seratus kali.

 

Dalam berbagai redaksi di atas, istighfar digandengkan dengan permohonan taubat. 

Ibn al-Qayyim dalam Madârij as-Sâlikîn menjelaskan bahwa jika istighfar disebutkan secara bersamaan dengan taubat, maka yang dimaksud dari istighfar adalah meminta perlindungan dari keburukan dosa yang telah terjadi. Sedangkan taubat adalah kembali dan meminta perlindungan dari keburukan yang dikhawatirkan terjadi di masa yang akan datang, berupa kejelekan amal yang dia perbuat. Maka istighfar adalah menghilangkan keburukan, sedangkan taubat adalah meminta adanya manfaat (kebaikan). Ampunan akan melindungi diri kita dari keburukan dosa yang telah terjadi. Adapun taubat, setelah adanya perlindungan tersebut, maka terwujudlah apa yang dia cintai atau dia harapkan berupa maslahat atau kebaikan.

 

12. Keduabelas:

 

“أَسْتَغْفِرُ اللهَ”

 

“ASTAGHFIRULLÔH”.

 

(Aku memohon ampun kepada Allah).

 

Redaksi di atas dibaca antara lain setiap selesai shalat fardhu, sebanyak tiga kali. Sebagaimana dalam HR. Muslim dari Tsauban radhiyallahu ’anhu.

 

@ Pesantren “Tunas Ilmu” Kedungwuluh Purbalingga, 8 Rajab 1436 / 26 April 2015

 

Diterjemahkan secara bebas oleh Abdullah Zaen, Lc., MA 

dari http://www.alukah.net/sharia/0/30266/.

 

___

Dipost Ustadz Abdullah Zaen, MA -hafizhahullah- tgl 8 Rajab 1436 / 27 April 2015


Silakan login untuk menulis komentar.

ARTIKEL TERKAIT

Jangan Tidur Setelah Sholat Shubuh
Jangan Tidur Setelah Sholat Shubuh
Redaksi SalamDakwah - 6 years ago
Belajar Ikhlas
Belajar Ikhlas
5 years ago
Si Perusak Amal
Si Perusak Amal
5 years ago
Bolehkah Menafsirkan Al-Quran Dengan Teori Modern ?
Bolehkah Menafsirkan Al-Quran Dengan Teori Modern ?
Ustadzah Ummu Faynan,Lc - 4 years ago
Aku Rela Menikah Dengannya Agar Ayah Tidak Dipenjara
Aku Rela Menikah Dengannya Agar Ayah Tidak Dipenjara
Ustadz Abu Fairuz Ahmad, MA - 5 years ago
Ajarkan Hadits Pada Anak
Ajarkan Hadits Pada Anak
Ustadz Abdulloh Zein. Lc - 5 years ago
Empat Pilar Kekufuran
Empat Pilar Kekufuran
Ustadz Aan Chandra Thalib,Lc - 4 years ago
© 2020 - Www.SalamDakwah.Com