SALWA RADIO - Menebar Salam, Menyebar Dakwah
Stay in touch with us:

Bidadari Surga Marah Lantaran Istri Menyakiti Suaminya

5 years ago

Bidadari Surga Marah Lantaran Istri Menyakiti Suaminya

Oleh : Ustadz Muhammad Abduh Tuasikal, M.Sc

 

Jika istri menyakiti suami, maka bidadari di surga akan marah. Kenapa bisa?

 

Abu ‘Isa Tirmidzi membawakan judul bab dalam kitab jami’nya: “Ancaman bagi wanita yang menyakiti suaminya.” 

Imam Nawawi membawakan judul bab dalam Riyadhus Sholihin tentang kewajiban istri pada suami. 

Keduanya membawakan hadits berikut ini setelahnya.

 

Dari Mu’adz bin Jabal radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

 

لاَ تُؤْذِى امْرَأَةٌ زَوْجَهَا فِى الدُّنْيَا إِلاَّ قَالَتْ زَوْجَتُهُ مِنَ الْحُورِ الْعِينِ لاَ تُؤْذِيهِ قَاتَلَكِ اللَّهُ فَإِنَّمَا هُوَ عِنْدَكِ دَخِيلٌ يُوشِكُ أَنْ يُفَارِقَكِ إِلَيْنَا

 

“Jika seorang istri menyakiti suaminya di dunia, maka calon istrinya di akhirat dari kalangan bidadari akan berkata:

 

“Janganlah engkau menyakitinya. Semoga Allah mencelakakanmu sebab ia hanya sementara berkumpul denganmu. Sebentar lagi ia akan berpisah dan akan kembali kepada kami.” 

(HR. Tirmidzi no. 1174 dan Ibnu Majah no. 2014. Al Hafizh Abu Thohir mengatakan bahwa sanad hadits ini hasan)

 

Beberapa faedah dari hadits di atas:

 

○ Yang dimaksud janganlah menyakiti suami adalah menyakitinya dengan alasan yang tidak benar.

○ Bidadari surga yang dimaksud adalah wanita yang putih matanya begitu putih dan hitam matanya begitu hitam. Matanya pun begitu mempesona.

○ Hadits di atas menunjukkan tidak bolehnya seorang istri menyakiti hati suaminya diantara bentuknya adalah tidak mau taat pada suami dalam hal yang ma’ruf (perkara kebaikan).

○ Namun hendaklah masing-masing pasangan berlaku baik satu dan lainnya, tidak menuntut yang lain untuk menunaikan haknya. 

Dengan demikian ikatan cinta suami istri akan terus langgeng.

○ Allah menjanjikan balasan bagi orang beriman dengan mendapatkan pasangan yang suci, enak dipandang, yang membuat seseorang begitu cinta dan rindu padanya.

○ Surga dan kenikmatannya ada saat ini.

○ Dunia negeri ujian, sedangkan akhirat negeri balasan.

 

Semoga bermanfaat. Semoga kita mendapatkan istri yang shalihah yang jadi penyejuk mata di dunia dan akhirat.

 

Referensi:

 

Nuzhatul Muttaqin dan Bahjatun Nazhirin.

 

Selesai disusun bada Ashar, 24 Jumadats Tsaniyyah 1436 H di Darush Sholihin Panggang, Gunungkidul

 

Penulis: Muhammad Abduh Tuasikal

 

___

Dipost Ustadz Muhammad Abduh Tuasikal, M.Sc -hafizhahullah- tgl 14 April 2015


Silakan login untuk menulis komentar.

ARTIKEL TERKAIT

Apa Itu Barokah ?
Apa Itu Barokah ?
- 4 years ago
Jangan Menunggu-nunggu Hasil Dakwahmu
Jangan Menunggu-nunggu Hasil Dakwahmu
Ustadz DR Musyaffa' Ad Dariny,MA - 3 years ago
Alangkah Beratnya Fatwa
Alangkah Beratnya Fatwa
Ustadz Abu Ubaidah As-Sidawi - 3 years ago
Berbagi Ramadhan (16)
Berbagi Ramadhan (16)
Redaksi SalamDakwah - 6 years ago
© 2020 - Www.SalamDakwah.Com