SALWA RADIO - Menebar Salam, Menyebar Dakwah
Stay in touch with us:

Daun Bidara

Ustadz Dr. Arifin Badri, MA - 6 years ago

Daun Bidara

# Daun Bidara Memanjakan Wanita Agar Suami Bahagia!

 

Sobat, salah satu sunnah Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam yang nampaknya kini telah diabaikan oleh banyak orang ialah penggunaan daun bidara disaat wanita bersuci dari haidh atau nifas. 

 

Padahal anjuran menggunakan daun bidara untuk mensucikan organ kewanitaan pada saat mandi bersuci dari haidh dan nifas memiliki manfaat yang sangat besar, tentunya tidak ketinggalan manfaat untuk suami tercinta.

 

Simak hadits berikut, agar anda mengetahui langsung anjuran Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam tersebut :

 

‘Aisyah mengisahkan: Suatu hari Asma’ binti Abi Bakar radhiallahu ‘anhum bertanya kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam perihal tatacara mandi janabah seusai suci dari haidh. Beliau bersabda:

 

تَأْخُذُ إِحْدَاكُنَّ مَاءَهَا وَسِدْرَتَهَا فَتَطَهَّرُ فَتُحْسِنُ الطُّهُورَ ثُمَّ تَصُبُّ عَلَى رَأْسِهَا فَتَدْلُكُهُ دَلْكًا شَدِيدًا حَتَّى تَبْلُغَ شُئُونَ رَأْسِهَا ثُمَّ تَصُبُّ عَلَيْهَا الْمَاءَ. ثُمَّ تَأْخُذُ فِرْصَةً مُمَسَّكَةً فَتَطَهَّرُ بِهَا ». فَقَالَتْ أَسْمَاءُ وَكَيْفَ تَطَهَّرُ بِهَا فَقَالَ « سُبْحَانَ اللَّهِ تَطَهَّرِينَ بِهَا ». فَقَالَتْ عَائِشَةُ كَأَنَّهَا تُخْفِى ذَلِكَ تَتَبَّعِينَ أَثَرَ الدَّمِ. وَسَأَلَتْهُ عَنْ غُسْلِ الْجَنَابَةِ فَقَالَ « تَأْخُذُ مَاءً فَتَطَهَّرُ فَتُحْسِنُ الطُّهُورَ – أَوْ تُبْلِغُ الطُّهُورَ – ثُمَّ تَصُبُّ عَلَى رَأْسِهَا فَتَدْلُكُهُ حَتَّى تَبْلُغَ شُئُونَ رَأْسِهَا ثُمَّ تُفِيضُ عَلَيْهَا الْمَاءَ ». فَقَالَتْ عَائِشَةُ نِعْمَ النِّسَاءُ نِسَاءُ الأَنْصَارِ لَمْ يَكُنْ يَمْنَعُهُنَّ الْحَيَاءُ أَنْ يَتَفَقَّهْنَ فِى الدِّينِ.

 

“Hendaknya engkau mengambil air dan daun bidara, kemudian dia bersuci dan menyempurnakan mandi bersucinya. Selanjutnya, engkau menyiramkan air dari atas kepalamu lalu menggosok-gosoknya dengan kuat sehingga air membasahi seluruh kulit kepalamu. Bila telah basah seluruh kulit kepalanya, maka hendaknya engkau menyiramkan air ke seluruh badanmu. Bila telah selesai, ambillah sepotong kain atau kapas yang telah dibubuhi minyak misik (wangi), kemudian dia bersuci dengannya. Asma’ kembali bertanya : “Bagaimana caranya aku bersuci dengan kain atau kapasnya?” Beliau bersabda: “Subhanallah, bersucilah dengannya”. 

Aisyah memahami bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam merasa risih untuk menjelaskan lebih detail, maka ia segera memberikan penjelasan kepada saudarinya Asma’, “Engkau mengusapkan kain/kapas itu ke area yang terkena darah haidh.” 

HR Imam Muslim.

 

Selamat mencoba, insyaAllah suami tambah lengket kayak perangko.

 

________________________________

Dipost Ustadz DR. Muhammad Arifin Badri -hafizhahullah- tgl 19 Maret 2015

 

***

 

# Aduuh! Bau Ketiaknya

 

Sobat mungkin anda bermasalah dengan yang satu ini? 

Bau ketiak yang kurang sedap bahkan sangat tidak sedap. Jangan kawatir, insyaAllah resep berikut manjur alias mujarrab, dan yang penting lagi muraaaaah lagi meriah.

 

Ambillah beberapa helai daun bidara, lalu remas agar lebih lunak dan selanjutnya gosokkan ke ketiak anda ketika mandi. Insya Allah urusan bau keringat ketiak akan ngabrit terbirit-birit.

 

Wajar bila sejak zaman dahulu kala daun bidara digunakan untuk mandi, bahkan Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam telah menggunakannya baik untuk memandikan jenazah ataupun orang hidup, terutama wanita tatkala mandi seusai suci dari haidh atau nifasnya, sebagaimana diriwayatkan dalam hadits Imam Muslim.

 

Selamat mencoba.

 

__________________

Dipost Ustadz DR. Muhammad Arifin Badri -hafizhahullah- tgl 15 Maret 2015

 


Silakan login untuk menulis komentar.

ARTIKEL TERKAIT

Batu Akik Berkhodam
Batu Akik Berkhodam
Ustadz Dr. Arifin Badri, MA - 5 years ago
Manhaj Ilmu dan Manhaj Amal
Manhaj Ilmu dan Manhaj Amal
Ustadz Dr. Arifin Badri, MA - 5 years ago
Perintis Kebaikan Dan Perintis Kejahatan
Perintis Kebaikan Dan Perintis Kejahatan
Ustadz Dr. Arifin Badri, MA - 7 years ago
Memajang Foto Pernikahan di Medsos
Memajang Foto Pernikahan di Medsos
Ustadz Dr. Arifin Badri, MA - 5 years ago
Melihat Mereka, Rasa Syukur Kembali Di Hatiku
Melihat Mereka, Rasa Syukur Kembali Di Hatiku
Ustadz Dr. Arifin Badri, MA - 4 months ago
Wali Asli Vs Wali Imitasi
Wali Asli Vs Wali Imitasi
Ustadz Dr. Arifin Badri, MA - 5 years ago
Mengharamkan Taqlid Secara Mutlak adalah Bid'ah
Mengharamkan Taqlid Secara Mutlak adalah Bid'ah
Ustadz Dr. Arifin Badri, MA - 4 years ago
Anda Merasa Kesepian?
Anda Merasa Kesepian?
Ustadz Dr. Arifin Badri, MA - 8 years ago
Dasar Kampungan! Dasar Orang Kota!
Dasar Kampungan! Dasar Orang Kota!
Ustadz Dr. Arifin Badri, MA - 7 years ago
© 2021 - Www.SalamDakwah.Com