SALWA RADIO - Menebar Salam, Menyebar Dakwah
Stay in touch with us:

Kaidah-kaidah Beragama bagian 2

Ustadz Muhammad Nuzul Dzikry, Lc - 9 years ago

Kaidah-kaidah Beragama bagian 2

Kaidah kedua: Sumber syari’at, dakwah dan ibadah adalah Al Qur’an dan As Sunnah


Allah ta’ala berfirman:

‫‫وَأَطِيعُوا اللَّهَ وَالرَّسُولَ لَعَلَّكُمْ تُرْحَمُونَ‬‬


“Dan taatilah Allah dan Rasul, supaya kamu diberi rahmat.” (QS. Ali Imran: 132)

‫‫يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا لَا تُقَدِّمُوا بَيْنَ يَدَيِ اللَّهِ وَرَسُولِهِ وَاتَّقُوا اللَّهَ إِنَّ اللَّهَ سَمِيعٌ عَلِيمٌ‬‬

“Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mendahului Allah dan Rasul-Nya dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.” (QS. Al Hujurat: 1)'

Rasulullah –shallallahu ‘alaihi wa sallam- bersabda:

‫‫تَرَكْتُ فِيْكُمْ شَيْئَيْن لَنْ تَضِلُّوْا بَعْدَهُمَا: كِتَابُ الله وَ سُنَّتِي‬‬


“Aku tinggalkan untuk kalian dua hal yang kalian tidak akan tersesat setelahnya, Kitabullah dan Sunnahku.” (HR. Hakim)Ini adalah penyempurnaan dari kaidah sebelumnya bahwa sesungguhnya sebuah amal tidak akan diterima di sisi Allah kecuali dengan 2 syarat:

a.     dikerjakan dengan penuh keikhlasan
b.    dan mengikuti syari’at atau tuntunan Rasulullah.


Dan untuk mengetahui syariat Rasulullah kita harus kembali ke sumbernya yang otentik yaitu Al Qur’an dan As Sunnah (hadits-hadits Nabi shallahu alaihi wasallam yang shahih/valid).
Berangkat dari hal ini, kita memetik sebuah pelajaran berharga bahwa keta’atan mutlak hanyalah untuk Allah dan untuk Rasul-Nya karena beliau tidak mensyariatkan kecuali dengan apa-apa yang Allah perintahkan, sebagaimana firman Allah:

‫‫وَمَا يَنْطِقُ عَنِ الْهَوَى (3) إِنْ هُوَ إِلَّا وَحْيٌ يُوحَى‬‬


“Dan tiadalah yang diucapkannya (Rasulullah) itu menurut kemauan hawa nafsunya (3) Ucapannya itu tiada lain hanyalah wahyu yang diwahyukan (kepadanya).” (An Najm; 3-4) 

Sedangkan selain Rasulullah, jika kita ta’at kepada mereka maka ketaatan kita kepada mereka jika mereka mengikuti Rasulullah –shallallahu ‘alaihi wa sallam-, bukan keta’atan secara mutlak.

 Adapun jika mereka salah dan menyelisihi Al Qur’an dan As Sunnah maka mereka tidak dita’ati, hal ini berdasarkan sabda Nabi –shallallahu ‘alaihi wa sallam-:

‫‫لاَ طَاعَةَ لِمَخْلُوقٍ فِي مَعْصِيَةِ الْخَالِق‬‬

“Tidak ada keta’atan kepada makhluk dalam kemaksiatan kepada Allah.” (HR. Ahmad)


Silakan login untuk menulis komentar.

ARTIKEL TERKAIT

Kaidah-kaidah Beragama bagian 3
Kaidah-kaidah Beragama bagian 3
Ustadz Muhammad Nuzul Dzikry, Lc - 9 years ago
Apakah Engkau Ingin Didoakan Malaikat??
Apakah Engkau Ingin Didoakan Malaikat??
Ustadz Muhammad Nuzul Dzikry, Lc - 7 years ago
Kerdilkan dan Rendahkan Mereka
Kerdilkan dan Rendahkan Mereka
Ustadz Muhammad Nuzul Dzikry, Lc - 3 years ago
Perusak-perusak Keikhlasan
Perusak-perusak Keikhlasan
Ustadz Muhammad Nuzul Dzikry, Lc - 8 years ago
Akhlaq kepada Manusia
Akhlaq kepada Manusia
Ustadz Muhammad Nuzul Dzikry, Lc - 8 years ago
Ramadhan Akan Berlalu...
Ramadhan Akan Berlalu...
Ustadz Muhammad Nuzul Dzikry, Lc - 5 years ago
The Power Of Dzikir
The Power Of Dzikir
Ustadz Muhammad Nuzul Dzikry, Lc - 6 years ago
Seri Tazkiyatun Nufs
Seri Tazkiyatun Nufs
Ustadz Muhammad Nuzul Dzikry, Lc - 8 years ago
Anda Bisa Menjadi Orang Shalih
Anda Bisa Menjadi Orang Shalih
Ustadz Muhammad Nuzul Dzikry, Lc - 4 years ago
Siapa Sahabatmu?
Siapa Sahabatmu?
Ustadz Muhammad Nuzul Dzikry, Lc - 5 years ago
© 2020 - Www.SalamDakwah.Com