SALWA RADIO - Menebar Salam, Menyebar Dakwah
Stay in touch with us:

Doa-Doa Saat Umroh

Ustadz Abu Riyadl Nurcholis Majid - 4 years ago

Doa-Doa Saat Umroh

DOA-DOA PENTING DISAAT MENJALANKAN IBADAH UMROH                                                   

1. Doa ketika berihrom dari miqat untuk umrah dengan mengucapkan:

 

 اَللَّهُمَّ لَبَّيْكَ عُمْرَةً , اَللَّهُمَّ هَذِهِ عُمْرَة لاَ رِيَاءَ فِيْهَا وَ لاَ سُمْعَة

Alloohumma Labaika ‘umrotan, Alloohumma haadzihi umroh laa riyaa a fiihaa wa laa sum’ah

 

Artinya : Ya Allah, Aku penuhi panggilanMu (ya Allah untuk melaksanakan ibadah) umrah. Ya Allah, ini adalah umrah yang tidak ada riya (ingin dilihat) dan sum’ah (ingin didengar) didalamnya. (HR. Bukhari dan Al-Baihaqi)

 

2. Doa khawatir tidak dapat menyelesaikan umrah karena sakit atau adanya penghalang lain, maka dibolehkan mengucapkan persyaratan setelah mengucapkan kalimat di atas dengan mengatakan:

 

إِنْ حَبَسَنِيْ حَابِسٌ فَمَحِلِّيْ حَيْثُ حَبَسْتَنِيْ

Inn habasanii haabisun famahillii haitsu habastanii

 

Jika ada halangan yang menghalangiku maka tempat tahallulku adalah di mana Engkau menahan aku.  

(HR. Bukhari dan Muslim)

 

3. Doa Talbiyah:

Perbanyak talbiyah berikut ini, sambil mengeraskan suara hingga tiba di Makkah.

 

لَبَّيْكَ اللَّهُمَّ لَبَّيْكَ، لَبَّيْكَ لاَ شَرِيْكَ لَكَ لَبَّيْكَ، إِنَّ الْحَمْدَ وَالنِّعْمَةَ لَكَ وَالْمُلْكَ لاَ شَرِيْكَ لَكَ

LabbaikAlloohumma labbaik, labbaika laa syariikalaka labbaik, innalhamda wanni’mata laka wal mulk, laa syariika lak

 

Artinya : Aku memenuhi panggilanMu, ya Allah aku memenuhi panggilanMu. 

Aku memenuhi panggilanMu, tiada sekutu bagiMu, aku memenuhi panggilanMu. Sesungguhnya pujaan dan nikmat adalah milikMu, begitu juga kerajaan, tiada sekutu bagiMu.

(HR. Bukhari dan Muslim)

 

4. Doa Masuk Masjidil Haram dengan mendahulukan kaki kanan sambil membaca do’a masuk masjid:

 

بِسْمِ اللهِ, وَالصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ عَلَى رَسُوْلِ اللهِ, أَعُوْذُ بِاللهِ الْعَظِيْمِ وَبِوَجْهِهِ الْكَرِيْمِ وَسُلْطَانِهِ الْقَدِيْمِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ, اللَّهُمَ افْتَحْ لِي أَبوَابَ رَحْمَتِكَ

Bismillaah, washsholaatu wassalaamu ‘ala rosuulillaah, A’uudzu billaahil ‘adhim, wa biwajhihil kariim, wa sulthoonihil qodiim, minasy syaithoonir rojiim, Allahummaftahlii abwaaba rohmatik

 

Dengan menyebut asma Allah, semoga shalawat dan salam tercurah kepada Rasulullah. Aku berlindung kepada Allah Yang Maha Agung, dengan Wajah-Nya Yang Mulia, dan kerajaan-Nya yang ada semenjak azali, dari setan yang terkutuk, Ya Allah bukakanlah untukku pintu-pintu rahmat-Mu).

(HR. Abu Dawud, Ibnu As-Sunni, Abu Dawud, Muslim, Sunan Ibnu Majah)

 

5. Doa melihat Ka’bah:

 

اَلَّلهُمَّ أَنْتَ السَّلاَمُ وَ مِنْكَ السَّلاَمُ فَحَيِّنَا رَبَّنَا بِالسَّلاَمِ

Alloohumma antas Salaam wa minkas Salam fahayyinaa Robbanaa bis Salaam

 

Ya Allah, Engkau adalah As-Salaam (Maha Penebar Kesejahteraan lagi selamat dari segala cacat dan kekurangan) dan dariMu kesejahteraan, maka hidupkanlah kami wahai Rabb kami dengan kesejahteraan. 

(Atsar Ibnu Abbas, riwayat Ibnu Abi Syaibah, Al-Baihaqi dll dengan sanad sahih)

 

6. Doa memulai towaf saat menuju ke Hajar Aswad, lalu menghadapnya sambil membaca:

 

بِسْمِ اللهِ وَ اللهُ أَكْبَر

Bismillaahi waAlloohu Akbar 

 

(Dengan nama Allah dan Allah Maha Besar). 

(HR. Bukhari, Al-Baihaqi dll)

 

7. Doa ketika berada di antara Rukun Yamani dan Hajar Aswad, disunnahkan membaca:

 

رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي اْلآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّار

Robbanaa aatinaa fiddunya hasanah wa fil aakhiroti hasanah wa qinaa ‘adzaaban naar

 

Wahai Tuhan kami! 

Berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, dan selamatkanlah kami dari siksa api Neraka. 

(HR. Abu Dawud dll dengan sanad sahih)

 

8. Doa menuju ke maqam (tempat berdiri) Ibrahim sambil membaca:

 

وَاتَّخِذُوا مِنْ مَقَامِ إِبْرَاهِيمَ مُصَلًّى

Wat takhidzuu mim Maqoomi Ibroohima mushollaa

 

Dan jadikanlah sebahagian maqam Ibrahim tempat shalat. 

(QS. Al-Baqarah: 125. HR. Muslim)

 

9. Bacaan menuju ke bukit Shafa untuk melaksanakan Sa’i umrah, dan jika telah mendekat Shafa membaca:

 

إِنَّ الصَّفَا وَالْمَرْوَةَ مِنْ شَعَائِرِ اللَّهِ فَمَنْ حَجَّ الْبَيْتَ أَوِ اعْتَمَرَ فَلَا جُنَاحَ عَلَيْهِ أَنْ يَطَّوَّفَ بِهِمَا وَمَنْ تَطَوَّعَ خَيْرًا فَإِنَّ اللَّهَ شَاكِرٌ عَلِيمٌ

Innash Shoffaa wal Marwata min sya’aa irillaah, faman hajjal baita awi’tamaro falaa junaaha ‘alaihi Ayyath thowwafa bihimaa, wa man ta thowwa’a khoiron fa innaAllooha Syaakirun ‘Aliim

 

Artinya : Sesungguhnya Shafaa dan Marwah adalah sebahagian dari syi’ar Allah. Maka barangsiapa yang beribadah haji ke Baitullah atau ber-’umrah, maka tidak ada dosa baginya mengerjakan sa’i antara keduanya. Dan barangsiapa yang mengerjakan suatu kebajikan dengan kerelaan hati, maka sesungguhnya Allah Maha Mensyukuri kebaikan lagi Maha Mengetahui. 

(QS. Al-Baqarah: 158)

Kemudian membaca

 

أَبْدَأُ بِمَا بَدَأَ اللهُ بِه

Abda’u bimaa bada’a Alloohu bih

 

Aku memulai dengan apa yang Allah memulai dengannya (memulai sa’i dari Shafaa menuju Marwah). (HR. Muslim)

 

10. Doa Menaiki bukit Shafa lalu menghadap ke arah Ka’bah hingga melihatnya, jika hal itu memungkinkan, kemudian membaca:

 

اَللهُ أَكْبَر, اَللهُ أَكْبَر, اَللهُ أَكْبَر, لاَ إِلَـهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ، يُحِيى وَ يُمِيْتُ, وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ، لاَ إِلَـهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ أَنْجَزَ وَعْدَهُ وَنَصَرَ عَبْدَهُ وَهَزَمَ اْلأَحْزَابَ وَحْدَهُ

Alloohu Akbar, Alloohu Akbar, Alloohu Akbar, Laa Ilaaha Illallooh Wahdahuu Laa Syariikalah, Lahul Mulku Walahul Hamdu, yuhyii Wa yumiitu, Wa huwa ‘Ala Kulli Syai’in Qodiir, Laa Ilaha Illallooh Wah dahu Laa Syarikalah Anjaza Wa’dah Wa nashro ‘Abdah Wa Hazamal Ahzaaba Wahdah. 3x

 

Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar. Tiada Tuhan yang berhak disembah selain Allah, Yang Maha Esa, Tiada sekutu bagiNya. BagiNya kerajaan dan pujian. Dia Menghidupkan dan Mematikan. Dia-lah Yang Mahakuasa atas segala sesuatu. Tiada Tuhan yang berhak disembah selain Allah Yang Maha Esa, Tiada sekutu bagiNya, yang melaksanakan janjiNya, membela hambaNya (Muhammad صلى ا لله عليه وسلم) dan mengalahkan golongan musuh sendirian. 3x 

(HR. Muslim, An-Nasa’i dan Ibnu Majah)

 

11. Doa di antara dua tanda lampu hijau yang berada di Mas’a (tempat sa’i), seraya membaca doa’:

 

رَبِّ اغْفِرْ وَ ارْحَمْ إِنَّكَ أَنْتَ اْلأَعَزُّ اْلأَكْرَم

Robbighfir Warham Innaka Antal A’azzul Akrom

 

Ya Tuhan, ampuni dan sayangi (hamba), sesungguhnya Engkau adalah Yang Maha Perkasa lagi Maha Mulia. 

(Doa Ibnu Umar dan Ibnu Mas’ud, riwayat Ibnu Abi Syaibah dengan sanad sahih)

 

_______

Dipost oleh Ustadz Abu Riyadl, Lc -hafizhahullah- tgl 28 Jumadal Ula 1436 / 19 Maret 2015


Silakan login untuk menulis komentar.

ARTIKEL TERKAIT

Hukum Mendatangi Istri Saat Haid atau Setelah Suci Sebelum Mandi
Hukum Mendatangi Istri Saat Haid atau Setelah Suci Sebelum Mandi
Ustadz Abu Riyadl Nurcholis Majid - 8 months ago
Tanda Cinta Allah
Tanda Cinta Allah
Ustadz Abu Riyadl Nurcholis Majid - 1 year ago
Kemuliaan Umroh di Bulan Ramadhan
Kemuliaan Umroh di Bulan Ramadhan
Ustadz Abu Riyadl Nurcholis Majid Rahimahulloh - 6 years ago
Makna Menyambung Silaturrohim
Makna Menyambung Silaturrohim
Ustadz Abu Riyadl Nurcholis Majid Rahimahulloh - 7 years ago
Doa Dua Malaikat Di Pagi Hari
Doa Dua Malaikat Di Pagi Hari
Ustadz Abu Riyadl Nurcholis Majid - 5 years ago
Keyakinan Menyimpang Pada Bulan Shafar
Keyakinan Menyimpang Pada Bulan Shafar
Ustadz Abu Riyadl Nurcholis Majid - 4 years ago
Wahai Kaum Hawa
Wahai Kaum Hawa
Ustadz Abu Riyadl Nurcholis Majid - 5 years ago
Keutamaan Haji Dan Umrah Di Dunia Dan Akhirat
Keutamaan Haji Dan Umrah Di Dunia Dan Akhirat
Ustadz Abu Riyadl Nurcholis Majid - 5 years ago
Keyakinan (Iman) Yang Benar
Keyakinan (Iman) Yang Benar
Ustadz Abu Riyadl Nurcholis Majid - 5 years ago
Membaca Ramalan Bintang (Zodiak)
Membaca Ramalan Bintang (Zodiak)
Ustadz Abu Riyadl Nurcholis Majid - 5 years ago
© 2019 - Www.SalamDakwah.Com