SALWA RADIO - Menebar Salam, Menyebar Dakwah
Stay in touch with us:

Kisah Menakjubkan

Ustadz Zainal Abidin. Lc - 5 years ago

Kisah Menakjubkan

Kisah ini saya rangkum dari cerita Syaikh Ali Thanthawi dalam kitabnya "Fi Indonesia". 

 

Ada dua sejoli yang sudah lama hidup berumah tangga tapi tidak dikaruniai anak hingga hidupnya sering dirundung tegang dan hampir di ambang perceraian. Namun ketetapan Allah menentukan lain, akhirnya keduanya memungut anak perempuan yang dibuang oleh kedua orangnya akibat korban hamil diluar nikah.

 

Keduanya mengasuhnya penuh kasih sayang dan membesarkannya penuh perhatian. 

 

Hingga keduanya senang memungut anak-anak terlantar bahkan setiap ada orang yang mendapat anak terlantar selalu diserahkan kepadanya maka akhirnya terkumpul anak-anak pungut berjumlah 135 anak dari berbagai jenis suku dan daerah. 

 

Semua anak-anak tersebut dididik diatas Islam hingga ada menjadi pengacara, dokter, ulama, pengusaha dan pedagang. Dan saat Syaikh Ali Thanthawi mengunjunginya anak-anak asuhnya tinggal 46 anak.

 

Keduanya bersabar atas ujian kemandulan ternyata Allah berikan ratusan anak belum lagi tambahan pahala akherat, kemuliaan dunia, tingginya derajat dan jasa besar yang sulit terlupakan terutama oleh anak-anak asuhnya. 

 

Yang membuat Syaikh Ali Thanthawi kagum adalah bagaimana keduanya bersabar, telaten dan tidak patah arang untuk mengasuh ratusan anak, padahal kita saja kadang-kadang baru mengasuh 5 atau 6 anak sering mengeluh dan merasa kecapekan.

 

Ketika Syaikh Ali bertanya kepada anak-anak asuh tersebut tentang sikap orang tua angkatnya, maka semua merasakan belaian kasih sayang dan perhatian seperti orang tua kandung sendiri.

 

Syaikh bertanya kepada keduanya "Sampai kapan anda berdua mengasuh anak-anak ini". 

Kenapa anda tidak menyerahkan anak-anak ini ke Pantai Asuhan".

 

Sang Ibu Asuh berkata: 

"Saya memungut anak perempuan ini saat itu umurku 25 tahun. Sekarang umurku hampir 50 tahun, tidak mungkin aku akan melepas anak-anak ini begitu saja. Aku akan mengasuh mereka hingga aku lanjut usia atau aku mati atau orang ini bosan". Sambil melihat dan menunjuk ke arah suaminya.

 

Sang suamipun memandang dan melempar senyum penuh makna cinta dan berkata kepada sang istri tercinta: 

"Aku akan mendampingimu hingga mati".

 

⏩ Copas dari group WA ملتقى الدعاة الى الله (Kiriman Ustadz Zainal Abidin bin Syamsuddin, Lc حفظه الله تعالى)

 

Demikian, mudah-mudahan bermanfa'at. Wabillahi at-Taufiiq

 

-----------------------------

📝 Dakwah Jalyat Unaiza_Indo

(Islamic Centre Unaiza, di Al-Qashim KSA)

21 Jumadal Ula 1436 / 12 Maret 2015


Silakan login untuk menulis komentar.

ARTIKEL TERKAIT

Tiga Bagian Mukmin Darimu
Tiga Bagian Mukmin Darimu
Ustadz Nuruddin Abu Faynan. Lc - 4 years ago
Sabar
Sabar
Redaksi SalamDakwah - 6 years ago
Berdo’a Harus Ikhlas
Berdo’a Harus Ikhlas
Ustadz Abdulloh Zein. Lc - 3 years ago
Jerat-Jerat Setan Dalam Menggoda Manusia
Jerat-Jerat Setan Dalam Menggoda Manusia
Redaksi SalamDakwah - 6 years ago
Adab Menguap
Adab Menguap
5 years ago
© 2020 - Www.SalamDakwah.Com