SALWA RADIO - Menebar Salam, Menyebar Dakwah
Stay in touch with us:

Kaidah-kaidah Beragama bagian 1

Ustadz Muhammad Nuzul Dzikry, Lc - 7 years ago

Kaidah-kaidah Beragama bagian 1

 Kita akan mempelajari secara berkala kaidah-kaidah yang berkaitan dengan metode beragama ahlus sunnah wal jama’ah yang disarikan dari kitab Al Ishbah fi Bayan Manhajis Salaf fit Tarbiyati wal Ishlah yang ditulis oleh Syeikh Abdullah bin Sholih Al Ubailan dan dikoreksi serta diberikan kata pengantar oleh Syeikh Sholih Fauzan.

Kaidah pertama: “Agama islam dibangun diatas dua pondasi, yaitu ikhlas dan mutaba’atur rasul.”

Pondasi pertama:

Mengikhlaskan niat kita hanya untuk Allah dalam setiap amal ibadah, berdasarkan firman Allah dalam surat Al Bayyinah ayat 5:

‫‫وَمَا أُمِرُوا إِلَّا لِيَعْبُدُوا اللَّهَ مُخْلِصِينَ لَهُ الدِّينَ حُنَفَاءَ وَيُقِيمُوا الصَّلَاةَ وَيُؤْتُوا الزَّكَاةَ وَذَلِكَ دِينُ الْقَيِّمَةِ‬‬


“Padahal mereka tidak disuruh kecuali supaya menyembah Allah dengan mengikhlaskan/memurnikan ketaatan kepada-Nya dalam (menjalankan) agama dengan lurus, dan supaya mereka mendirikan salat dan menunaikan zakat; dan yang demikian itulah agama yang lurus.”

Pondasi kedua:

Mutaba’ah, yaitu akidah serta amal ibadah kita sesuai dengan apa yang disyari’atkan Rasulullah -shallallahu ‘alaihi wa sallam-. Hal ini berdasarkan firman Allah dalam surat Ali Imran ayat 31:

 ‫‫قُلْ إِنْ كُنْتُمْ تُحِبُّونَ اللَّهَ فَاتَّبِعُونِي يُحْبِبْكُمُ اللَّهُ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ وَاللَّهُ غَفُورٌ رَحِيمٌ‬‬ 

Katakanlah: "Jika kamu (benar-benar) mencintai Allah, ikutilah aku, niscaya Allah mengasihi dan mengampuni dosa-dosamu, dan  Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang

Dan dua pondasi ini dihimpun oleh Allah ta’ala dalam firman-Nya di surat Al Mulk ayat 2:             

‫‫  الَّذِي خَلَقَ الْمَوْتَ وَالْحَيَاةَ لِيَبْلُوَكُمْ أَيُّكُمْ أَحْسَنُ عَمَلًا وَهُوَ الْعَزِيزُ الْغَفُورُ‬‬

“Yang menjadikan mati dan hidup, supaya Dia menguji kamu, siapa di antara kamu yang paling baik amalnya. Dan Dia Maha Perkasa lagi Maha Pengampun.”

Fudhail bin ‘Iyadh berkata: “Makna

ahsanu ‘amala adalah yang paling ikhlas dan yang paling benar.” Lalu beliau ditanya: “Apa yang paling ikhlas dan yang paling benar?” Beliau menjawab: “Ikhlas adalah apa-apa yang dikerjakan untuk Allah, dan hal yang benar adalah apa yang sesuai dengan assunnah (syari’at Rasulullah –shallallahu ‘alaihi wa sallam-)

(dikeluarkan oleh Ibnu Abi Dunya dalam kitabnya Al Ikhlas wan Niyyah)


Silakan login untuk menulis komentar.

ARTIKEL TERKAIT

Kecintaan Ali kepada Abu Bakar dan Umar
Kecintaan Ali kepada Abu Bakar dan Umar
Ustadz Muhammad Nuzul Dzikry, Lc - 7 years ago
Kerdilkan dan Rendahkan Mereka
Kerdilkan dan Rendahkan Mereka
Ustadz Muhammad Nuzul Dzikry, Lc - 2 years ago
Bulan Dzulqo’dah, Dianak-tirikan?
Bulan Dzulqo’dah, Dianak-tirikan?
Ustadz Muhammad Nuzul Dzikry, Lc - 1 year ago
Keutamaan Akhlak Mulia
Keutamaan Akhlak Mulia
Ustadz Muhammad Nuzul Dzikry, Lc - 7 years ago
29 Hari + 6 Hari = 1 Tahun
29 Hari + 6 Hari = 1 Tahun
Ustadz Muhammad Nuzul Dzikry, Lc - 2 years ago
Siapa Sahabatmu?
Siapa Sahabatmu?
Ustadz Muhammad Nuzul Dzikry, Lc - 4 years ago
Jangan lalai dalam menuntut ilmu agama
Jangan lalai dalam menuntut ilmu agama
Ustadz Muhammad Nuzul Dzikry, Lc - 7 years ago
Faedah Dari Kasus Murid Yang Sangat Cerdas dan Sangat Bodoh
Faedah Dari Kasus Murid Yang Sangat Cerdas dan Sangat Bodoh
Ustadz Muhammad Nuzul Dzikry, Lc - 4 years ago
Renungan - Ibnu Mubarak
Renungan - Ibnu Mubarak
Ustadz Muhammad Nuzul Dzikry, Lc - 7 years ago
Kaidah-kaidah Beragama bagian 3
Kaidah-kaidah Beragama bagian 3
Ustadz Muhammad Nuzul Dzikry, Lc - 7 years ago
© 2019 - Www.SalamDakwah.Com