SALWA RADIO - Menebar Salam, Menyebar Dakwah
Stay in touch with us:

Ustadz Juga Manusia

5 years ago

Ustadz Juga Manusia

Oleh : Ustadz Aan Chandra Thalib

 

Seorang ustadz/alim bukanlah orang yang tak pernah salah. Dia juga bukan orang yang harus tahu semua permasalahan agama. Hal ini sudah dijelaskan oleh ulama kita sejak dahulu, agar nantinya tidak ada lagi orang yang menyibukkan diri dengan menghitung-hitung kesalahan seorang alim/ustadz, kemudian menjadikannya dalil untuk menghukumi bahwa ustadz fulan bodoh karena tidak tahu permasalahan ini dan itu.

 

Imam Ibnu Abdil Bar -rahimahullah- mengatakan:

 

"Orang alim tidak lepas dari kesalahan

 

Siapa yang sedikit kesalahannya dan banyak benarnya maka dialah orang alim.

 

Dan siapa yang sedikit benarnya dan banyak kesalahannya maka dialah orang jahil."

 

(Jami' bayaan al ilmi: 2/106)

 

Hal yang sama juga ditegaskan oleh Yaqut Al Hamawi -rahimahullah-. 

Beliau mengatakan: 

 

"Orang alim/ustadz pasti ada saja yang tidak diketahuinya. Bisa saja dia tidak mengetahui jawaban terhadap masalah yang ditanyakan kepadanya, mungkin karena masalah tersebut belum pernah didengar sebelumnya atau karena dia lupa". 

 

(Irsyaad al-ariif: 1/24)  

 

Syaikhul Islam Ahmad Ibnu Abdil Halim Al Harrany -rahimahumallah- menambahkan: 

 

"Kalau seandainya seorang alim/ustadz yang banyak memberikan fatwa salah dalam seratus masalah, maka itu bukan suatu aib. Karena siapa saja selain Rasulullah -shallallahu 'alaihi wasallam- dia bisa benar dan bisa saja salah." 

 

(Majmu Fatawa: 28/301)

 

Cukup banyak persoalan agama yang terlihat mudah dan sepele bagi sebagian orang, namun persoalan tersebut luput dari pengetahuan ulama-ulama besar Islam. 

Kita ambil contoh hukum isti'dzan, persolan ini luput dari seorang Umar -radhiallahu anhu- dan sahabat lainnya, mengapa..? 

Karena mereka juga manusia. 

Maka tidak sepantasnya bila kita menemukan seorang alim/ustadz yang keliru atau tidak bisa menjawab satu atau dua pertanyaan lalu dengan mudah kita merendahkan si alim/ustadz tersebut, apalagi sampai mengatakan fulan itu bodoh, tidak boleh duduk di majelisnya.

 

Semoga bermanfaat

 

_________

Madinah 15-06-1435 H

ACT El-Gharantaly

 

(Direpost oleh Ustadz Aan Chandra Thalib -hafidzahullah- tgl 2 Jumadal Ula 1436 / 21 Februari 2015)


Silakan login untuk menulis komentar.

ARTIKEL TERKAIT

© 2020 - Www.SalamDakwah.Com