SALWA RADIO - Menebar Salam, Menyebar Dakwah
Stay in touch with us:

Kesalahan-Kesalahan Dalam Shalat Yang Dapat Membatalkannya

6 years ago

Kesalahan-Kesalahan Dalam Shalat Yang Dapat Membatalkannya

Oleh : Ustadz Abu Thalhah Andri Abdul Halim, Lc

 

Kesalahan-kesalahan yang sering dilakukan oleh sebagian kaum muslimin di dalam shalatnya, yang jika ia melakukan SALAH SATU-NYA maka dapat berakibat MEMBATALKAN shalatnya. Diantaranya adalah sebagai berikut:

 

1⃣ Mengucapkan takbiratul ihram sebelum imam mengucapkan "Allahu Akbar" untuk takbiratul ihramnya, atau sebelum imam selesai mengucapkannya.

 

2⃣ Makmum yang terlambat lalu mengucapkan takbiratul ihram ketika ia turun untuk ruku' atau sujud mengejar ruku' atau sujudnya imam, yang harus dia lakukan adalah takbiratul ihram dalam keadaan berdiri, kemudian ruku' atau sujud mengikuti gerakan imam.

 

3⃣ Apabila seorang makmum mendapatkan imam dalam keadaan ruku' lalu ia turun untuk ruku' pada saat imam mulai mengangkat bangkit dari ruku'nya sebelum makmum masbuk tersebut sempurna dan tuma'ninah dalam ruku'nya maka ruku'nya tidak dianggap ruku' yang sah, sehingga wajib baginya mengulangi, dan jika ia tidak mengulangi atau mengganti rekaat tersebut maka shalatnya tidak sah. 

 

Karena tidaklah dianggap mendapatkan satu rakaat kecuali telah ruku' bersama imam dengan sempurna dan tuma'ninah, yaitu seukuran membaca dzikir wajib pada ruku' dengan keadaan tenang.

 

4⃣ Membaca surat Al-Fatihah, atau dzikir-dzikir dalam shalat dengan di dalam hati tanpa menggerakkan lisan dan kedua bibirnya, maka shalatnya tidak sah karena tidaklah disebut membaca orang yang hanya terlintas sebuah bacaan di dalam hatinya walaupun ia seolah-olah seperti membaca.

 

5⃣ Terlambat dari mengikuti gerakan imam dengan sengaja hingga berpindah pada rukun berikutnya, maka shalatnya tidak sah. Seperti imam sujud lalu makmum tidak mengikuti sujudnya kecuali setelah imam bangkit dari sujud untuk duduk diantara dua sujud, maka shalatnya tidak sah. Karena ia dengan sengaja meninggalkan kewajibannya untuk mengikuti imam.

 

6⃣ ......

 

Bersambung ke silsilah berikutnya InsyaAllah......

 

Demikian, wabillahi at-taufiiq

 

📚 Diringkas dari risalah "خمسة عشر خطأ تبطل الصلاة" Syaikh Shalih bin Sulaiman Ar-Rajhi hafidzahullah. 

✒Oleh: Andri Abdul Halim, Lc. حفظه الله تعالى

 

⏩ Sebarkan, mudah2an anda mendapatkan bagian dari pahalanya. 

 

---

 

(Bagian 2) 

 

Berikut ini adalah lanjutan dari silsilah nasihat sebelumnya terkait dengan kesalahan-kesalahan dalam shalat...

 

6⃣ Terlambat dalam mengucapkan takbir al-intiqal (takbir untuk pindah ke rukun berikutnya) hingga berada pada rukun berikutnya tersebut dengan sengaja, seperti orang yang bangun dari sujud ke rakaat kedua, dia tidak mengucapkan takbir hingga ia berdiri tegak di mana ia melakukannya dengan sengaja maka hal itu (tidak mencukupinya) yang dapat menyebabkan shalatnya tidak sah. Karena yang harus ia lakukan adalah bertakbir ketika sedang berpindah dari rukun ke rukun berikutnya, bukan pada rukun sebelumnya atau pada rukun setelahnya.

 

Dan apabila ia lakukan karena lupa maka tidak apa-apa. (Sebagaimana dijelaskan oleh Syaikh Utsaimin rahimahullah dalam Syarh Mumti' 3/88)

 

7⃣ Mengikuti imam yang salah dengan melebihi jumlah rakaat, rakaat kelima atau menambah shalatnya.

 

Apabila imam salah dengan melebihi jumlah rakaat (rakaat kelima misalnya) maka wajib bagi makmum untuk mengingatkannya (dengan mengucapkan tasbih bagi laki-laki, dan menepuk bagi perempuan) dan jika imam tetap berdiri maka wajib bagi makmum untuk duduk tasyahud, menunggu imam kemudian salam bersama imam dan tidak mengikuti rekaat yang lebih tersebut. Jika makmum mengikuti imam pada rakaat kelima tersebut dan mengetahui bahwa itu rakaat kelima maka shalatnya batal.

 

Dan jika ia mengikuti rakaat imam (yang kelima tersebut) karena tidak tahu bahwa itu rakaat kelima atau tidak tahu hukum haramnya mengikutinya maka shalatnya tetap sah. (Sebagaimana di jelaskan dlm Asy-Syarh Al-Kabir, Ibnu Quddamah. Dan juga fatwa Syaikh bin Baz rahimahumallah)

 

8⃣ Mengangkat kedua tangan atau salah satunya atau mengangkat kedua kaki ketika sujud, atau meletakkan salah satunya di atas kaki yang lain ketika sujud, atau mengangkat salah satunya dari tempat sujud apabila ia melakukannya selama ia sujud (dari awal hingga akhir sujud) maka shalatnya tidak sah.

 

Dan jika ia mengangkat salah satunya kemudian meletakkan kembali masih dalam keadaan sujud maka tidak membatalkan shalat.

 

Karena meletakkan tujuh anggota sujud ke tempat sujud adalah merupakan rukun di antara rukun2 shalat. (Al-Mughni, Ibnu Quddamah: 1/516)

 

9⃣ Takbir untuk ruku' (bagi makmum yang terlambat) dan melupakan takbiratul ihram.

 

Seorang makmum yang terlambat dan sedang mendapati imam ruku' lalu ia terburu-buru takbir untuk ruku' bersama imam dan tidak takbiratul ihram maka shalatnya tidak sah baik itu dilakukan dengan sengaja atau karena lupa. 

 

Karena ia belum mengucapkan takbiratul ihram, dan takbiratul ihram adalah rukun shalat yang tidak sah shalat seseorang tanpa mengucapkannya. (Majmu' Fatawa Syaikh Ibn Utsaimin rahimahullah, 14/37)

 

🔟 Mengikuti imam yang tidak mungkin bagi seorang makmum dapat membaca surat Al-Fatihah atau tuma'ninah. 

 

Seseorang yang shalat di belakang imam yang tidak tuma'ninah dalam shalatnya yang berakibat tidak adanya kemungkinan bagi makmum untuk dapat membaca surat Al-Fatihah pada shalat sirriyah (yang lirih bacaannya) atau sempurna dalam membacanya atau tidak dapat tuma'ninah dalam gerakan-gerakan shalatnya maka mengikutinya menyebabkan shalatnya tidak sah.

 

Maka wajib baginya untuk memisahkan diri darinya dan menyempurnakan shalatnya dengan tuma'ninah dan khusyu'. (Majmu' Fatawa Syaikh Ibn Utsaimin rahimahullah, 15/155)

 

⛔ 11. Terakhir: Merunduk sedikit ketika ruku'. 

 

Apabila seseorang ruku' tidak merundukkan punggungnya kecuali hanya sedikit saja maka ruku'nya tidak sah.

 

Karena yang wajib ketika ruku' adalah merundukkan punggungnya lurus, dan batasannya adalah ia dikatakan orang yang lebih dekat kepada orang yang sedang ruku' sempurna dari pada dianggap seperti orang yang sedang berdiri. (Syath Al-Mumti', Syaikh Ibnu Utsaimin rahimahullah: 3/91)

 

Demikian diantara kesalahan-kesalahan yang dapat membatalkan shalat seseorang jika ia melakukannya, maka hendaknya kita mengambil pelajaran darinya agar shalat yang kita lakukan benar-benar shalat yang sesuai dengan petunjuk Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam.

 

Wabillahi at-Taufiiq

 

📚 Diringkas dari risalah "خمسة عشر خطأ تبطل الصلاة" Syaikh Shalih bin Sulaiman Ar-Rajhi hafidzahullah. (Dengan sedikit tambahan dan pengurangan)

 

✒ Oleh: Andri Abdul Halim, Lc. حفظه الله تعالى

 

⏩ Sebarkan, mudah2an anda mendapatkan bagian dari pahalanya. 

 

---

📝 Dakwah Jalyat Unaiza_Indo

 

(Islamic Centre Unaiza, di Al-Qassim KSA)

8 Rabi'uts Tsani 1436 / 29 Januari 2015


Silakan login untuk menulis komentar.

ARTIKEL TERKAIT

Risalah Untuk Yang Terjepit
Risalah Untuk Yang Terjepit
Ustadz Hasan Al-Jaizy,Lc - 3 years ago
Memahami Al-Quran
Memahami Al-Quran
Redaksi SalamDakwah - 6 years ago
Sunnah Yang Banyak Ditinggalkan: Dibaca Antara Tasyahud dan Salam
Sunnah Yang Banyak Ditinggalkan: Dibaca Antara Tasyahud dan Salam
Ustadz DR Musyaffa' Ad Dariny,MA - 5 years ago
Siapa Yang Menjamin Umurmu Bisa Bertahan Hingga Esok Hari?!
Siapa Yang Menjamin Umurmu Bisa Bertahan Hingga Esok Hari?!
Ustadz DR Musyaffa' Ad Dariny,MA - 5 years ago
Cinta Yang Rumit
Cinta Yang Rumit
Ustadz Abu Fairuz Ahmad, MA - 4 years ago
Tafakur Cinta
Tafakur Cinta
6 years ago
© 2021 - Www.SalamDakwah.Com