SALWA RADIO - Menebar Salam, Menyebar Dakwah
Stay in touch with us:

Dada Yang Lapang

4 years ago

Dada Yang Lapang

Oleh : Ustadz Fuad Hamzah Baraba', Lc dan Ustadzah Ari Mardiah Joban

 
# Ustadz Hamzah Baraba', Lc :
 
Ikhwan fillah...
Ketahuilah, bahwa lapang dada adalah satu kondisi yang menjadikan sesorang mampu melaksanakan keta'atan kepada Allah Ta'ala dengan semaksimal mungkin, dia mampu mendidik anak-anaknya dan memberikan perhatian untuk kemaslahatan mereka, dan dengan lapang dada seseorang bisa melaksanakan berbagai macam tugas kewajibannya, baik kecil maupun besar.
 
Lapang dada merupakan karunia pemberian Allah Ta'ala, perhatikanlah doa dan permohonan Nabi Musa 'alaihis salam tatkala Allah Ta'ala memerintahkannya untuk melaksanakan tugas Чαπƍ begitu berat; yaitu mendatangi Fir'aun yangƍ sudah melampaui batas,
 
اذهب إلى فرعون إنه طغى 
 
"Pergilah kamu kepada Fir’aun, karena dia telah berbuat melampui batas". 
(QS. Thaha: 24)
 
---
 
# Ustadzah Ari Mardiah Joban :
 
Suatu tugas yang sangat berat, dan besar, tatkala Allah Ta'ala perintahkan hal itu dia berkata, 
 
رب اشرح لي صدري ويسر لي أمري
 
"Berkata Musa: "Ya Tuhanku,
lapangkanlah untukku dadaku, dan mudahkanlah untukku urusanku". 
(QS. Thaha: 25-26).
 
Dan tidak diragukan lagi bahwa lapangnya dada merupakan karunia Allah Ta'ala dan taufik dari-Nya, dengan mengusahakan sebab-sebabnya. 
 
Diantara sebab-sebab agar dada menjadi lapang: 
 
1. Mentauhidkan Allah Ta'ala dan mengikhlaskan agama bagi-Nya, menujukan ibadah hanya kepada-Nya, dan menjauhi kesyirikan baik kecil maupun besar.
 
2. Cahaya keimanan Чαπƍ Allah berikan pada hati seorang hamba.
 
3. Ilmu Чαπƍ bermanfaat Чαπƍ bersumber dari al-Quran dan sunnah Nabi صلى الله عليه و سلم.
 
4. Inabah (kembali) kepada Allah Ta'ala dan cinta kepada-Nya, serta mendahulukan cinta kepada Allah dari pada cinta kepada selain-Nya.
 
5. Konsisten dan terus-menerus dalam dzikir kepada Allah Ta'ala dan memberikan perhatian Чαπƍ besar dalam hal itu.
 
6. Berbuat baik kepada semua makhluk, sesuai dengan kemampuannya, baik dalam bentuk harta, pertolongan, kedudukan, dll.
 
7. Keberanian dan kuatnya hati (tidak pengecut). 
 
8. Menghilangkan kedengkian (penyakit hati). 
 
9. Meninggalkan fudhul (berlebih-lebihan), baik ucapan, pandangan mata, pendengaran, ataupun makanan.
 
10. Baik dalam ittiba' (mengikuti)Nabi صلى الله عليه و سلم. 
 
Disarikan dari kajian Syekh Prof. Dr. Abdurrazak bin Abdul Muhsin al-Badr -hafidzahullah-
 
______________________
Diposting ole Ustadzah Ari Mardiah Jobab- tgl 26 Rabi'uts Tsani 1436 / 16 Februari 2015

Silakan login untuk menulis komentar.

ARTIKEL TERKAIT

4 Hal Apabila Telah Pergi Tidak Akan Kembali
4 Hal Apabila Telah Pergi Tidak Akan Kembali
Ustadz Fuad Baraba Lc - 3 years ago
Dalam Kesendirian...
Dalam Kesendirian...
Ustadz Fuad Baraba Lc - 3 years ago
Faedah Dalam Surat Yusuf
Faedah Dalam Surat Yusuf
Ustadz Fuad Baraba Lc - 2 years ago
Doa Sebelum Jima' Suami Istri
Doa Sebelum Jima' Suami Istri
Ustadz Fuad Baraba Lc - 2 years ago
Shalat Dapat Menghapuskan Keburukan-Keburukan
Shalat Dapat Menghapuskan Keburukan-Keburukan
Ustadz Fuad Baraba Lc - 4 years ago
© 2019 - Www.SalamDakwah.Com