SALWA RADIO - Menebar Salam, Menyebar Dakwah
Stay in touch with us:

Manusia Super

Ustadz Ahmad Zainuddin Lc - 5 years ago

Manusia Super

Pernahkah mendengar tentang manusia super? 

Mempunyai kekuatan di luar batas?

Mampu terbang, berlari sangat cepat, berkekuatan baja dan berotot besi?

Mari kita kupas beberapa manusia super ditinjau dari Al Quran dan Hadits:

 

1. SEORANG MAMPU MENAHAN AMARAH MESKIPUN IA MAMPU MELAMPIASKANNYA:

 

(وَسَارِعُوا إِلَى مَغْفِرَةٍ مِنْ رَبِّكُمْ وَجَنَّةٍ عَرْضُهَا السَّمَاوَاتُ وَالْأَرْضُ أُعِدَّتْ لِلْمُتَّقِينَ * الَّذِينَ يُنْفِقُونَ فِي السَّرَّاءِ وَالضَّرَّاءِ وَالْكَاظِمِينَ الْغَيْظَ وَالْعَافِينَ عَنِ النَّاسِ وَاللَّهُ يُحِبُّ الْمُحْسِنِينَ) [آل عمران:133، 134].

Artinya: "(yaitu) orang-orang yang menafkahkan (hartanya), baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan (kesalahan) orang. 

Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan." QS. Ali Imran: 133-134

 

 عن معاذ بن أنس، رضي الله عنه، أن رسول الله صلى الله عليه وسلم قال: "مَنْ كَظَمَ غَيْظًا وَهُوَ يَسْتَطِيعُ أَنْ يُنَفِّذَهُ دَعَاهُ اللَّهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ عَلَى رُؤُوسِ الْخَلَائِقِ حَتَّى يُخَيِّرَهُ فِي أَيِّ الْحُورِ شَاءَ ". أخرجه أحمد (15637) والترمذي (2021) وقال حسن غريب، وأبو داود (4777) وابن ماجة (4186) 

Artinya: "Mu'adz bin Anas radhiyallahu 'anhu meriwayatkan bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Barangsiapa yang menahan amarah padahal ia mampu untuk melampiaskannya, niscaya Allah akan memanggilnya pada hari kiamat di hadapan para makhluk sampai dipilihkan untuknya dari bidadari yang ia kehendaki." HR. Ahmad (15637), At Tirmidzi (2021) ia berkata: "Hasan Gharib", Abu Daud (4777) dan Ibnu Majah (4186)

 

عن أبي هريرة رضي الله عنه، أن رسول اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يقول: " لَيْسَ الشَّدِيدُ بِالصُّرْعَةِ ، إِنَّمَا الشَّدِيدُ الَّذِي يَمْلِكُ نَفْسَهُ عِنْدَ الْغَضَبِ. رواه البخاري (5763)، ومسلم (2609).

Artinya: "Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu berkata: "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: 

"Bukanlah orang yang kuat yang (menang) bergulat, sesungguhnya yang kuat adalah seorang yang mampu menahan dirinya tatkala marah." HR. Bukhari (5763) dan Muslim (2609)

 

2. SEORANG MAMPU MENGAKUI KESALAHAN DAN KEMBALI KEPADA KEBENARAN MESKIPUN IA ORANG TERPANDANG.

 

قَالَا رَبَّنَا ظَلَمْنَا أَنفُسَنَا وَإِن لَّمْ تَغْفِرْ لَنَا وَتَرْحَمْنَا لَنَكُونَنَّ مِنَ الْخَاسِرِينَ

Artinya: "Keduanya berkata: "Ya Tuhan kami, kami telah menganiaya diri kami sendiri, dan jika Engkau tidak mengampuni kami dan memberi rahmat kepada kami, niscaya pastilah kami termasuk orang-orang yang merugi." QS. Al A'raf: 23

 

Ayat ini menceritakan pengakuan Nabi Adam akan kesalahan beliau dan kembalinya beliau kepada Allah.

 

وقال عمر بن الخطاب في رسالته إلى أبي موسى الأشعري في القضاء وآدابه :" لا يمنعك قضاء قضيته بالأمس راجعت فيه نفسك وهديت فيه لرشدك أن تراجع الحق فإن الحق قديم وإن الحق لا يبطله شيء ومراجعة الحق خير من التمادي في الباطل".

Artinya: "Umar bin Khaththab di dalam suratnya kepada Abu Musa Al Asy'ari di dalam keputusannya berkata: "Janganlah keputusan yang telah engkau putuskan kemarin, lalu dirimu di dalamnya kembali dan kamu telah diberikan petunjuk kepada kebenaranmu, menahanmu untuk kembali kepada kebenaran, sesungguhnya kebenaran itu abadi dan sungguhnya kebenaran tidak ada sesuatu pun yang membatalkannya dan KEMBALI KEPADA KEBENARAN LEBIH BAIK DARIPADA TERUS MENERUS DI DALAM KEBATILAN."

 

3. SEORANG MAMPU MENERIMA NASEHAT MESKIPUN PAHIT DAN MESKIPUN DARI SEORANG YANG DIANGGAP BAWAHAN

 

 ﴿ وَإِذَا قِيلَ لَهُ اتَّقِ اللَّهَ أَخَذَتْهُ الْعِزَّةُ بِالْإِثْمِ ﴾ [البقرة: 206]

Artinya: "Dan jika dikatakan kepadanya takutlah kepada Allah, niscaya tumbuh darinya kesombongan untuk melakukan dosa." QS. Al Baqarah: 206

 

يقول عبدُ الله بن مسعود - رضي الله عنه -: "كفَى بالمرء إثمًا أن يقول له أخوه: اتَّقِ الله. فيقولُ: عليك بنفسِك، مثلُك يُوصِيني!".

Artinya: "Abdullah bin Mas'ud radhiyallahu 'anhu berkata: 

"Cukup seseorang dikatakan sebagai orang yang berdosa, saudaranya menasehatinya: "Takutlah kepada Allah", malah ia menjawab: "Urus dirimu sendiri, (masa) seperti dirimu menasehatiku."

 

قال الإمام الشافعي - رحمه الله تعالى -: "ما نصحتُ أحدًا فقبِلَ مني إلا هِبتُه واعتقدتُّ مودَّتَه، ولا ردَّ أحدٌ عليَّ النصحَ إلا سقطَ من عيني، ورفضتُه".

Artinya: "Imam Asy Syafi'i rahimahullah berkata: "Tidaklah aku menasehati seseorang lalu ia menerimanya dariku melainkan aku akan memberinya hadiah dan sangat mencintainya, dan tidaklah seseorang menolak nasehatku melainkan jatuh dirinya dari kedua mataku dan aku menolaknya."

 

_____________________

Dipost oleh Ustadz Ahmad Zainuddin, Lc -hafidzahullah- tgl 11 Rabi'uts Tsani 1436 / 1 Februari 2015


Silakan login untuk menulis komentar.

ARTIKEL TERKAIT

Wajahku Tidak Cantik / Tidak Ganteng
Wajahku Tidak Cantik / Tidak Ganteng
Ustadz Ahmad Zainuddin Lc - 3 years ago
Anak Yang Selalu Menyusahkan Orangtua
Anak Yang Selalu Menyusahkan Orangtua
Ustadz Ahmad Zainuddin Lc - 5 years ago
Kekuatan Istri
Kekuatan Istri
Ustadz Ahmad Zainuddin Lc - 4 years ago
Dua Hal Ini Menjadikan Anak Keturunan Anda Sholeh !
Dua Hal Ini Menjadikan Anak Keturunan Anda Sholeh !
Ustadz Ahmad Zainuddin Lc - 3 years ago
Sibuk Dengan Aib Diri Sendiri Daripada Aib Orang Lain
Sibuk Dengan Aib Diri Sendiri Daripada Aib Orang Lain
Ustadz Ahmad Zainuddin Lc - 6 years ago
Bermunajat Kepada Allah Tatkala Mendapat Ujian Hidup
Bermunajat Kepada Allah Tatkala Mendapat Ujian Hidup
Ustadz Ahmad Zainuddin Lc - 3 years ago
Wanita Pendakwah Islam
Wanita Pendakwah Islam
Ustadz Ahmad Zainuddin Lc - 3 years ago
Yang Kucari adalah Agamamu Bukan Rupa dan Hartamu
Yang Kucari adalah Agamamu Bukan Rupa dan Hartamu
Ustadz Ahmad Zainuddin Lc - 3 years ago
Tetap Abadi
Tetap Abadi
Ustadz Ahmad Zainuddin Lc - 5 years ago
© 2020 - Www.SalamDakwah.Com