SALWA RADIO - Menebar Salam, Menyebar Dakwah
Stay in touch with us:

Doa-Doa Terlarang

4 years ago

Doa-Doa Terlarang

(Ustadz Muhammad Sulhan, Lc, MHI)

 

Ada beberapa doa yang dilarang oleh Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam untuk dipanjatkan oleh seorang muslim. Apa saja? berikut di antaranya. Selamat menyimak.

 

PERTAMA: Larangan Mendoakan Keburukan Bagi Diri, Keluarga Atau Harta

 

Mendoakan keburukan bagi diri, keluarga dan harta merupakan kebodohan. Namun anehnya terkadang seseorang melakukannya, khususnya bila ia sedang marah. Oleh karena itu, berusahalah untuk senantiasa menjaga lisan dalam setiap keadaan, terlebih pada saat sedang emosi. Jika doa keburukan dikabulkan, yang tersisa hanyalah penyesalan. Maka itu Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam mewanti-wanti kita agar tidak mendoakan keburukan bagi diri, keluarga dan harta. Beliau bersabda:

 

لاَ تَدْعُوْا عَلَى أَنْفُسِكُمْ، وَلاَ تَدْعُوْا عَلَى أَوْلاَدِكُمْ، وَلاَ تَدْعُوْا عَلَى أَمْوَالِكُمْ، لاَ تُوَافِقُوْا مِنْ اللَّهِ سَاعَةً يُسْأَلُ فِيْهَا عَطَاءٌ فَيَسْتَجِيْبُ لَكُمْ.

 

Janganlah kalian mendoakan keburukan bagi diri-diri kalian, janganlah kalian mendoakan keburukan bagi anak-anak kalian, jangan pula kalian mendoakan keburukan bagi harta-harta kalian, sebab jika doa kalian bertepatan dengan waktu dikabulkannya permohonan oleh Allah maka Dia akan mengabulkan bagi kalian. (HR. Muslim)

 

KEDUA: Larangan Memohon Kematian Karena Musibah yang Menimpa

 

Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam pernah menasihati paman beliau, al-Abbas radhiyallahu 'anhu yang sedang sakit dan mengharap kematian. Beliau mengatakan:

 

يَا عَمُّ! لاَ تَتَمَنَّ الْمَوْتَ، فَإِنَّكَ إِنْ كُنْتَ مُحْسِنًا، فَأَنْ تُؤَخَّرْ تَزْدَدْ إِحْسَانًا إِلَى إِحْسَانِكَ، خَيْرٌ لَكَ، وَإِنْ كُنْتَ مُسِيْئًا فَأَنْ تُؤَخَّرْ فَتَسْتَعْتِبْ مِنْ إِسَائَتِكَ، خَيْرٌ لَكَ، فَلاَ تَتَمَنَّ الْمَوْتَ.

 

Wahai paman! Janganlah engkau mengharap kematian. Sebab bila selama ini engkau berbuat baik, kemudian (umurmu) ditangguhkan, maka itu adalah kebaikan yang ditambahkan kepada kebaikanmu dulu, dan itu baik bagimu. Bila selama ini engkau berbuat tidak baik, kemudian (umurmu) ditangguhkan, lalu engkau diberi kesempatan untuk bertaubat dari kesalahanmu, maka itu pun baik pula bagimu. Maka janganlah engkau mengharap kematian. (Hadis sahih riwayat Ahmad dan al-Hakim)

 

KETIGA: Larangan Memohon Agar Disegerakan Hukuman Di Dunia

 

Bisa jadi, sebagian orang karena takut hukuman di akhirat memohon kepada Allah agar disegerakan baginya hukuman di dunia. Alasannya, hukuman di dunia lebih ringan dari pada hukuman di akhirat. Ini merupakan tindakan ceroboh. Sebab hukuman itu sangat berat, bisa jadi ia tidak mampu menanggungnya. 

 

Suatu ketika Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wa sallam menjenguk seorang yang sakit hingga badannya sangat kurus, beliau berkata kepadanya: 

 

هَلْ كُنْتَ تَدْعُو بِشَيْءٍ أَوْ تَسْأَلُهُ إِيَّاهُ.

 

“Apakah engkau pernah berdoa dengan sesuatu atau memohon sesuatu kepada Allah?” 

 

Ia menjawab: “Iya, pernah. Aku dahulu pernah berkata, Ya Allah, janganlah engkau menghukumku di akhirat, maka itu segerakan hukuman di dunia bagiku.” Mendengar ucapannya Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: 

 

سُبْحَانَ اللَّهِ لاَ تُطِيْقُهُ أَوْ لاَ تَسْتَطِيْعُهُ، أَفَلاَ قُلْتَ اللَّهُمَّ: آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي اْلآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ.

 

“Maha suci Allah! engkau tidak akan kuat atau tidak mampu menanggungnya, mengapa engkau tidak berkata, Ya Allah berilah kepada kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, dan lindungilah kami dari azab neraka! Lalu beliau mendoakan orang itu dan Allah memberikan kesembuhan baginya. (HR. Muslim)

 

KEEMPAT: Larangan Melampaui Batas Dalam Berdoa

 

Abdullah bin Mughaffal radhiyallahu 'anhu pernah mendengar anaknya berdoa, “Ya Allah, aku memohon kepadamu istana putih di sisi surga, apabila aku masuk ke dalamnya.” Lalu Abdullah berkata: “Wahai putraku, mintalah kepada Allah surga dan berlindunglah kepada-Nya dari neraka, sesungguhnya aku mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:

 

سَيَكُوْنُ قَوْمٌ يَعْتَدُوْنَ فِي الدُّعَاءِ.

 

“Akan ada suatu kaum yang melampaui batas dalam berdoa.” (Hadis sahih riwayat Ibnu Majah)

 

Semoga Allah subhanahu wa ta'ala mengabulkan doa-doa baik kita. Aamiin. 

 

Bagian Indonesia

ICC DAMMAM KSA

 

____________________

Dipost oleh Ustadz Muhammad Sulhan, Lc, MHI -hafidzahullah- di Dammam,Saudi tgl 1 Rabi'uts Tsani 1436 / 22 Januari 2015


Silakan login untuk menulis komentar.

ARTIKEL TERKAIT

Maka Larilah Kepada Allah...
Maka Larilah Kepada Allah...
Ustadz Najmi Umar Bakkar - 1 year ago
Wahai The Strangers!!!
Wahai The Strangers!!!
Ustadz Ibnu Hiban - 3 years ago
Ketika Ayah Tidak Mau Jadi Wali Nikah
Ketika Ayah Tidak Mau Jadi Wali Nikah
Ustadz Ammi Nur Baits - 3 years ago
Tidakkah Dikau Bersyukur?
Tidakkah Dikau Bersyukur?
Ustadz Abu Fairuz Ahmad, MA - 9 months ago
Sudahkah Mendapatkan Surga Dunia?
Sudahkah Mendapatkan Surga Dunia?
Ustadz Najmi Umar Bakkar - 1 year ago
© 2019 - Www.SalamDakwah.Com