SALWA RADIO - Menebar Salam, Menyebar Dakwah
Stay in touch with us:

Tiga Hal Yang Menghalalkan Darah Seorang Muslim

Ustadz Fuad Baraba Lc - 5 years ago

Tiga Hal Yang Menghalalkan Darah Seorang Muslim

Al-Imam Al-Barbahari rahimahullahu Ta’ala berkata: 

 

ولا يحل دم امرئ مسلم يشهد أن لا اله الا الله ويشهد أن محمدا عبده ورسوله إلا بإحدى ثلاث زنا بعد إحصان أو مرتد بعد إيمان أو قتل نفس مؤمنة بغير حق فيقتل به وما سوى ذلك فدم المسلم على المسلم حرام أبدا حتى تقوم الساعة

 

Dan tidak halal menumpahkan darah seorang muslim yang bersaksi bahwasanya tidak ada sesembahan yang haq selain Allah Ta'ala dan bersaksi bahwa Muhammad صلى الله عليه و سلم adalah hamba dan rasul-Nya, kecuali karena tiga perkara: 

 

1. Berzina setelah dia muhshan (menikah), atau

 

2. Murtad setelah dia beriman, atau

 

3. Membunuh jiwa seorang Mukmin tanpa alasan yang haq, sehingga dia dibunuh karenanya (diqishash). 

 

Adapun alasan selain itu maka darah seorang Muslim adalah haram bagi Muslim yang lainnya, selama-lamanya hingga hari kiamat.

 

Syaikh 'Allamah Ahmad bin Yahya An-Najmi

 

Hal ini ditunjukkan oleh hadits Abdullah Ibnu Mas’ud radhiallahu ’anhu yang terdapat dalam kitab Shahih al-Bukhari dalam Kitab ad-Diyat, bab:

firman Allah Ta’ala, "النفس بالنفس ". 

 

Demikian juga terdapat dalam riwayat Muslim dalam kitab al-Qasamah, bab:

 

ما يباح به دم المسلم 

 

Dan lafadz Imam Muslim bahwa Nabi صلى الله عليه و سلم bersabda

 

لاَ يَحِلُّ دَمُ امْرِئٍ يَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَأَنِّي رَسُوْلُ اللهِ إِلاَّ بِإِحْدَى ثَلاَثٍ: الثَّيِّبُ الزَّانِي وَالنَّفْسُ بِالنَّفْسِ وَالتَّارِكُ لِدِيْنِهِ الْمُفَارِقُ لِلْجَمَاعَةِ

 

“Tidak halal ditumpahkan darah seseorang yang bersaksi bahwa tidak ada sesembahan yang berhak untuk diibadahi kecuali Allah dan ia bersaksi bahwa aku adalah Rasulullah, kecuali salah satu dari tiga golongan, yaitu seseorang yang sudah/pernah menikah melakukan perbuatan zina, karena jiwa dibalas jiwa (seseorang membunuh orang lain maka balasannya ia diqishash/dibunuh juga), dan orang yang meninggalkan agamanya, berpisah dengan jamaahnya kaum muslimin.” 

(HR. Al-Bukhari:6878 dan Muslim:4351)

 

Aku (Syaikh Ahmad An Najmi) berkata: Tidak boleh membunuh jiwa tanpa adanya salah satu alasan di atas berdasarkan ijma’. Wabillahit taufiq.

 

[IrsyaadusSaari ila Taudhihi Syarhis Sunnah lil Imam Al-Barbahari].

 

________________________

Dipost oleh Ustadz Fuad Hamzah Baraba', Lc -hafizhahullah- tgl 2 Rabi'ul Tsani 1436 / 23 Januari 2015


Silakan login untuk menulis komentar.

ARTIKEL TERKAIT

Ilmu Dunia Profesor, Ilmu Agama SD
Ilmu Dunia Profesor, Ilmu Agama SD
Ustadz Fuad Baraba Lc - 4 years ago
Tazkiyatun Nufus
Tazkiyatun Nufus
Ustadz Fuad Baraba Lc - 4 years ago
Renungan Bagi Para Istri
Renungan Bagi Para Istri
Ustadz Fuad Baraba Lc - 4 years ago
Tiga Perniagaan Yang Tidak Akan Pernah Merugi
Tiga Perniagaan Yang Tidak Akan Pernah Merugi
Ustadz Fuad Baraba Lc - 3 years ago
Batas Akhir Penyembelihan Kurban
Batas Akhir Penyembelihan Kurban
Ustadz Fuad Baraba Lc - 5 years ago
‎Berkah Hidup Seorang Muslim
‎Berkah Hidup Seorang Muslim
Ustadz Fuad Baraba Lc - 3 years ago
Berkah Hidup Seorang Muslim
Berkah Hidup Seorang Muslim
Ustadz Fuad Baraba Lc - 5 years ago
Janganlah Membuat Mereka Menangis
Janganlah Membuat Mereka Menangis
Ustadz Fuad Baraba Lc - 5 years ago
© 2020 - Www.SalamDakwah.Com