SALWA RADIO - Menebar Salam, Menyebar Dakwah
Stay in touch with us:

Saat Engkau Dimasukkan ke Liang Lahat

Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc - 7 years ago

Saat Engkau Dimasukkan ke Liang Lahat

Saat Engkau Dimasukkan ke Liang Lahat

Ziarah kubur..
Saudaraku, bila hati kita masih lalai, kunjungilah sebuah pemukiman masa depan, di sana engkau akan dikembalikan, dibungkus oleh kain kafan, lalu dimasukkan ke liang lahat.. gelap.. sepi.. sempit.. tak ada kawan yang membantu.. tiada pula handai taulan sebagai tempat mengadu. Cobalah renungkan, bukankah engkau akan seperti itu?
 كُلُّ نَفْسٍ ذَآئِقَةُ الْمَوْتِ ثُمَّ إِلَيْنَا تُرْجَعُونَ
Setiap jiwa pasti akan merasakan kematian, kemudian kepada Kamilah kamu akan dikembalikan“. (Al Ankabut: 57).
Nabi shalallahu ‘alaihi wasallam telah memerintahkan kita untuk berziarah kubur, agar kita selalu mengingat kehidupan akhirat,
زُورُوا الْقُبُورَ فَإِنَّهَا تُذَكِّرُكُمْ الْآخِرَةَ
Berziarah kuburlah, sesungguhnya ia mengingatkan akhirat“. (HR Ibnu Majah).
Dan ingatlah!! Bila Allah mampu menciptakan kita dikali yang pertama dari sari pati air yang memancar, maka Allahpun mampu membangkitkan kita setelah kematian, dan bagi Allah semua itu adalah mudah, firman-Nya,
أَيَحْسَبُ اْلإِنسَانُ أَن يُتْرَكَ سُدًى {36} أَلَمْ يَكُ نُطْفَةً مِّن مَّنِىٍّ يُمْنَى {37} ثُمَّ كَانَ عَلَقَةً فَخَلَقَ فَسَوَّى {38} فَجَعَلَ مِنْهُ الزَّوْجِيْنِ الذَّكَرَ وَاْلأُنثَى {39} أَلَيْسَ ذَلِكَ بِقَادِرٍ عَلَى أَن يُحْيِىَ الْمَوْتَى
“Apakah manusia mengira, bahwa ia akan dibiarkan begitu saja (tanpa pertanggung jawaban)? Bukankah Dia dahulu setetes mani yang ditumpahkan (ke dalam rahim), Kemudian mani itu menjadi segumpal darah, lalu Allah menciptakannya, dan menyempurnakannya, Lalu Allah menjadikan daripadanya sepasang: laki-laki dan perempuan. Bukankah (Allah yang berbuat) demikian berkuasa (pula) menghidupkan orang mati? (Al Qiyamah: 36-40).
Bukankah mudah bagi Allah untuk mengadzab seseorang di dalam kuburnya?! Tentu Allah tidak pernah menzalimi hamba-hamba-Nya, namun merekalah yang zalim; nikmat Allah senantiasa turun kepada manusia, namun maksiat dijadikan sebagai kendaraan. Allah telah menurunkan kitab-kitab dan mengutus para Rasul, akan tetapi mereka malah berpaling darinya dan mencari jalan yang lain.

Silakan login untuk menulis komentar.

ARTIKEL TERKAIT

Kullu itu Semua
Kullu itu Semua
Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc - 6 years ago
Membuka Situs Abu-Abu, Awas Syubhat !
Membuka Situs Abu-Abu, Awas Syubhat !
Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc - 2 years ago
Keutamaan Malam Nisfu Syaban
Keutamaan Malam Nisfu Syaban
Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc - 6 years ago
Sibuk Memikirkan Sesuatu
Sibuk Memikirkan Sesuatu
Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc - 6 years ago
Sumpah Terbanyak
Sumpah Terbanyak
Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc - 6 years ago
Seri Binatang (5) : Keutamaan Kambing
Seri Binatang (5) : Keutamaan Kambing
Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc - 5 years ago
Fiqih Qimar (Perjudian)
Fiqih Qimar (Perjudian)
Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc - 6 years ago
Kemuliaan
Kemuliaan
Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc - 5 years ago
Tidak Menjamin
Tidak Menjamin
Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc - 2 years ago
Doa Nabi Yusuf
Doa Nabi Yusuf
Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc - 6 years ago
© 2020 - Www.SalamDakwah.Com