SALWA RADIO - Menebar Salam, Menyebar Dakwah
Stay in touch with us:

Doakanlah Guru Kita

5 years ago

Doakanlah Guru Kita

Oleh: Ustadz dr. Raehanul Bahraen

 

“Jika ingin jujur, pernahkah kita mendoakan guru kita?”

 

Terlalu banyak jasa guru bagi kita. Guru yang mengajarkan kita, baik adab dan ilmu. Guru yang telah menjelaskan cahaya kehidupan bagi kita dan memberikan petunjuk menghadapi dunia. Lebih-lebih guru agama yang telah memberikan pencerahan mengenai ilmu agama yang merupakan petunjuk keselamatan dunia-akhirat.

 

Doakan guru kita, lebih-lebih guru kita yang pertama kali yaitu orang tua kita. Doakan kebaikan yang banyak bagi mereka.

 

Salah satu bentuk membalas kebaikan adalah dengan mendoakan. Guru telah memberikan banyak kebaikan kepada kita

 

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

 

وَمَنْ أَتَى إِليْكُم مَعْروفاً فَكَافِئُوه فَإِنْ لَمْ تَجِدوا فَادْعُوا لَهُ، حَتَّى يَعلَمَ أن قَد كَافَئْتُمُوه

 

“Apabila ada yang berbuat baik kepadamu maka balaslah dengan balasan yang setimpal. Apabila kamu tidak bisa membalasnya, maka doakanlah dia hingga engkau memandang telah mencukupi untuk membalas dengan balasan yang setimpal.”[1]

 

Ibnu Jama’ah rahimahullah menjelaskan:

 

وينبغي أن يدعو له مدة حياته ويرعى ذريته وأقاربه وأودّاءه بعد وفاته

 

 “Hendaklah seorang penuntut ilmu mendoakan gurunya sepanjang waktu. Memperhatikan anak-anaknya, kerabatnya dan menunaikan haknya apabila telah wafat”[2]

 

Sudah sepantasnya guru kita doakan, lebih-lebih guru yang dekat dengan kita. Sering berdiskusi, tempat curhat, membicarakan ilmu serta mendiskusikan berbagai permasalahan dunia-akhirat.

 

Bahkan guru bisa sebagaimana orang tua

 

Nabi shallallau ‘alaihi wa sallam bersabda,

 

إِنَّمَا أَنَا لَكُمْ بِمَنْزِلَةِ الْوَالِدِ أُعَلِّمُكُمْ …

 

‘Sesungguhnya kedudukanku terhadap kalian seperti kedudukan seorang ayah, aku mengajari kalian semua….’”.[3]

 

Demikian, semoga bermanfaat

 

@Pogung Dalangan,  Yogyakarta Tercinta

3 Shafar 1436 / 26 Nov 2014

 

[1] HR. Bukhari dalam al-Adab al-Mufrod no. 216, as-Shohihah 254

 

[2] Tadzkirah Sami’ hal. 91

 

[3] HR. Abu Dawud no. 8, Al-Baghawi dalam Syarhus Sunnah, 1/173


Silakan login untuk menulis komentar.

ARTIKEL TERKAIT

Di Perancis Dan Jerman, Di Negeri Non Muslim
Di Perancis Dan Jerman, Di Negeri Non Muslim
Redaksi SalamDakwah - 6 years ago
Ulama Salaf Dalam Kejujuran Dan Keikhlasan
Ulama Salaf Dalam Kejujuran Dan Keikhlasan
Ustadz Muhammad Nuzul Dzikry, Lc - 6 years ago
Ketika Kau Terzholimi
Ketika Kau Terzholimi
Ustadz Abu Ja'far Cecep Rahmat,Lc - 2 years ago
Strategi Iblis Dalam Menyesatkan Manusia Dengan Indra Lisan
Strategi Iblis Dalam Menyesatkan Manusia Dengan Indra Lisan
Ustadz DR. Muhammad Nur Ihsan - 3 years ago
Memahami Al-Quran
Memahami Al-Quran
Redaksi SalamDakwah - 5 years ago
Selamat Pagi Itu Salamnya Orang-Orang Jahiliyah
Selamat Pagi Itu Salamnya Orang-Orang Jahiliyah
Ustadz Amir As-Soronji,Lc - 2 years ago
Ikuti Proses
Ikuti Proses
Ustadz Abu Fairuz Ahmad, MA - 5 years ago
© 2020 - Www.SalamDakwah.Com