SALWA RADIO - Menebar Salam, Menyebar Dakwah
Stay in touch with us:

Adab Tidur dan Bangun Dari Tidur

Ustadz Kholid Syamhudi, Lc - 4 years ago

Adab Tidur dan Bangun Dari Tidur

Apa yang harus dilakukan saat hendak tidur:

 

عن جابر بن عبد الله رضي الله عنهما قال: قال رسول اللهصَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: ((أطفئوا المصابيح بالليل إذا رقدتم، وأغلقوا الأبواب، وأوكئوا الأسقية، وخمروا الطعام والشراب)) متفق عليه.

 

Dari Jabir bin Abdullah radhiyallahu `anhuma bahwa Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Padamkanlah lampu-lampu bila engkau hendak tidur, kunci pintu, tutup bejana air, dan tutup makanan serta minuman”. Muttafaq alaih .[1]

 

Menuci tangan dari lemak (yang menempel) sebelum tidur:

 

عن أبي هريرة رَضِيَ اللهُ عَنْهُ عن النبي صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قال: ((إذا نام أحدكم وفي يده ريح غمر، فلم يغسل يده فأصابه شيء فلا يلومن إلا نفسه)) أخرجه الترمذي وابن ماجه.

 

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam  bersabda: “Apabila salah seorang diantara kalian tidur sedangkan di tangannya masih ada lemak (sisa makanan) dan belum dicucinya, lalu dia ditimpa sesuatu (penyakit) maka janganlah dia mencela kecuali dirinya sendiri“. H.R. Tirmizi dan Ibnu Majah. [2]

 

Fadhilah tidur dalam keadaan suci:

 

عن معاذ بن جبل رَضِيَ اللهُ عَنْهُ  عن النبي صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قال: ((ما من مسلم يبيت على ذكر طاهرا، فيتعار من الليل فيسأل الله خيرا من الدنيا والآخرة إلا أعطاه إياه)) أخرجه أبو داود وابن ماجه.

 

Dari Muaz bin Jabal radhiyallahu ‘anhu dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Tidaklah seorang muslim yang tidur malam dengan berzikir sebelumnya disertai wudhu’, lalu terbangun di tengah malam dan berdoa kepada Allah agar diberi kebaikan dunia dan akhirat kecuali Allah mengabulkan permohonan itu untuknya”. H.R. Abu Daud dan Ibnu Majah. [3]

 

  عن ابن عمر رضي الله عنهما أن رسول الله صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قال: ((من بات طاهرا بات في شعاره ملك، فلم يستيقظ إلا قال الملك: اللهم اغفر لعبدك فلان؛ فإنه بات طاهرا)) أخرجه ابن حبان.

 

Dari Ibnu Umar radhiyallahu `anhuma bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,” Barangsiapa yang tidur dalam keadaan suci maka seorang malaikat berada di dekatnya, saat dia terbangun malaikat berkata: “Ya, Allah! Ampunilah hamba-Mu ini karena dia tidur dalam keadaan suci”. H.R. Ibnu Hibban. [4]

 

[1]. muttafaq alaih diriwayatkan oleh Bukhari no hadist : 6296 dan Muslim no hadist : 2012.

[2]. Hadist shahih, diriwayatkan oleh Tirmizi no hadist : 1860 dan Ibnu Majah no hadist : 3297.

[3]. Hadist shahih, diriwayatkan oleh Abu Daud no hadist : 5042 dan Ibnu Majah no hadist : 3881.

[4]. Hadist hasan, diriwayatkan oleh Ibnu Hibban no hadist : 1051.

 

_________________

Artkel Klikuk.com

(Ustadz Kholid Syamhudi, Lc)

26 Al-Muharram 1436 / 19 Nov 2014


Silakan login untuk menulis komentar.

ARTIKEL TERKAIT

Sebab Pokok Kebahagiaan
Sebab Pokok Kebahagiaan
Ustadz Kholid Syamhudi, Lc - 7 years ago
Renungan Ramadhan
Renungan Ramadhan
Ustadz Kholid Syamhudi, Lc - 4 years ago
Mari bertakwa agar Mulia
Mari bertakwa agar Mulia
Ustadz Kholid Syamhudi, Lc - 6 years ago
Bank Syariat dalam Kritikan
Bank Syariat dalam Kritikan
Ustadz Kholid Syamhudi, Lc - 7 years ago
Bagaimana Qunut Witir Di Lakukan
Bagaimana Qunut Witir Di Lakukan
Ustadz Kholid Syamhudi, Lc - 3 years ago
Jangan Mudah Mengkafirkan!
Jangan Mudah Mengkafirkan!
Ustadz Kholid Syamhudi, Lc - 7 years ago
Mengapa Harus Beribadah?
Mengapa Harus Beribadah?
Ustadz Kholid Syamhudi, Lc - 5 years ago
Ilmu Kebutuhan Primer
Ilmu Kebutuhan Primer
Ustadz Kholid Syamhudi, Lc - 6 years ago
© 2019 - Www.SalamDakwah.Com