SALWA RADIO - Menebar Salam, Menyebar Dakwah
Stay in touch with us:

Jangan Menyepelekan Kebaikan Sekecil Apapun

Ustadz Abu Fairuz Ahmad, MA - 5 years ago

Jangan Menyepelekan Kebaikan Sekecil Apapun

Oleh: Ustadz Abu Fairuz, MA hafidzahullah

 

Kemarin sore, sebelum daurah di PPIT Imam Syafii, kami begitu terkesan dengan tausiyah yang disampaikan Syeikh Abul Hasan Jadullah Al mishri di arena kami bermain Air Soft Gun. Diantara yang beliau sampaikan bahwa janganlah kita meremehkan kebaikan yang kita lakukan sekecil apapun bentuknya.

 

Beliau menyebutkan bagaimana Allah –subhanahu wa ta’ala – memasukkan ke dalam surga seorang pelacur Bani Israel disebabkan kebaikannya yang tak seberapa di mata manusia, yaitu belas kasihnya terhadap anjing yang menjulur-julurkan lidahnya kehausan dan berusaha menjilat-jilat tanah basah untuk melepaskan dahaganya. Melihat itu pelacur ini tersentuh dan iba terhadapnya, segera dia turun ke dalam sumur kecil dan menyidukkan air dengan sepatunya serta membawanya naik untuk diberikan pada anjing yang kehausan itu....dengan itulah Allah mengampuni dosa-dosanya dan memasukkannya ke dalam surga. Wallahu a’lam boleh jadi kebaikan itu pulalah yang membuka hatinya untuk bertaubat dan menggantikan maksiatnya dengan keta’atan.

 

Sebaliknya ada seorang wanita yang dimasukkan ke dalam neraka hanya disebabkan perkara kecil, mengurung kucing di dalam kamar tidak dia beri makan dan tidak pula dilepaskan hingga akhirnya mati kelaparan. Allah marah padanya dan memasukkannya ke dalam neraka.

 

Nabi -shalallahu alaihi wa sallam- memerintahkan kita untuk tidak meremehkan kebajikan sekecil apapun, walaupun hanya sekedar senyum yang kau berikan di wajah saudaramu. Apapun kebajikan yang mampu kau lakukan, walaupun sekedar menyingkirkan duri ataupun dahan yang melintang di jalan lakukanlah.

 

Sore tadi, sambil menunggu mobil di cuci di salah satu doorsmeer langgananku, aku didatangi seorang lelaki yang tidak ku kenal. Dia memberikan padaku bungkusan plastik berisikan somay yang free alias gratis. Sambil tersenyum dia mengatakan bahwa dia mengenalku lewat kajian-kajian Mp3 dan video-videoku yang selalu dia up load dari web milikku yang dikelola salah seorang ikhwan –jazaahullah khairan. 

Dengan bangga dia menunjukkan video terbaru kajianku yang baru saja dia download dari web.

 

Dia berkata: ”Saya banyak mengkoleksi kajian-kajian ustadz dari blog ustadz, bahkan kajian kitab kasyfus syubuhaat semua telah saya dengarkan hingga akhir” ujarnya. Katanya lagi:

”Semenjak mendengarkan kajian-kajian yang antum sampaikan Alhamdulillah kini saya mulai mengenal tauhid dan menjauhi kesyirikan yang dulu pernah saya lakukan”.

 

Ia menyebutkan awal ketertarikannya pada sunnah ketika menjelajah di dunia maya hingga akhirnya tanpa sengaja mendapatkan bloqku. Dari situlah pencariannya terhadap manhaj bermula. Kemudian dia juga berusaha melaksanakan sholat Jum’at tiap minggunya di masjid Sabilun Najaah. Semangkin lama ia merasa semakin bahagia tatkala mulai dapat menjalankan ibadah dan akidah yang di ajarkan Rasulullah -shallalahu alaihi wa sallam-.

 

Lebih menakjubkan lagi, meskipun ia hanyalah pedagang keliling yang menjajakan somay di sore hari dan bubur ayam di pagi hari, ia mampu membeli parabola untuk dapat menyaksikan kajian-kajian sunnah di chanel tv-tv sunnah, seperti Rodja, dll. Sungguh aku kagum padanya.

 

Kupesankan ditelinganya agar senantiasa mendoakan kebaikan atas siapa saja yang telah menjadi jalan baginya menerima hidayah, sekaligus mendoakan agar mereka diselamatkan Allah hingga akhir hayat mereka.

 

Alangkah musibahnya jika banyak orang mendapat hidayah ditangan para da'i tersebut, sementara dirinya digiring ke neraka oleh Allah disebabkan tidak mengamalkan ilmu yang dia sampaikan. Allahul musta an.

 

Selepas acara daurah mobilisasi infaq.. tadi malam aku membaca di group WA kami, ada seseorang yang kemarin memberikan HP yang lumayan harganya untuk diinfaqkan di jalan Allah. Subhanallah ...sungguh terharu dengan kebaikannya. Boleh jadi itulah harta yang paling dia cintai dan dia miliki satu-satunya untuk diinfaqkan. Semoga Allah memperbanyak orang-orang seperti ini.

 

Saudaraku lakukanlah selalu kebaikan semampumu, walaupun sekedar memboncengkan orang yang berjalan kaki yang kau lihat di jalan, walaupun berinfaq 500 hingga 1000 rupiah, menyingkirkan sampah yang anda temui di masjid, menyebarkan status jejaring sosial ataupun sms yang bermanfaat, atau kebaikan apapun juga yang mampu anda lakukan. 

 

Batam, 18 Al-Muharram 1436 / 10 Nov 2014

 

Abu Fairuz


Silakan login untuk menulis komentar.

ARTIKEL TERKAIT

© 2020 - Www.SalamDakwah.Com