SALWA RADIO - Menebar Salam, Menyebar Dakwah
Stay in touch with us:

Pacaran itu Tidak Nikmat dan Tidak Spesial

6 years ago

Pacaran itu Tidak Nikmat dan Tidak Spesial

Oleh: Ustadz Muhammad Abduh Tuasikal, M.Sc hafidzahullah

 

Pacaran itu Tidak Nikmat dan Tidak Spesial

 

Mana yang lebih enak?

 

Menyentuh wanita setelah nikah ataukah sebelum nikah?

 

Memandang wanita setelah nikah ataukah sebelum nikah?

 

Berboncengan berdua setelah nikah ataukah sebelum nikah?

 

Jalan berdua bergandengan tangan setelah nikah ataukah sebelum nikah?

 

Kata-kata mesra lebih menyenangkan diucapkan setelah nikah ataukah sebelum nikah?

 

Saya simpulkan:

 

Kalau sudah disentuh sebelum nikah, sudah tidak ada nikmatnya lagi setelah nikah.

 

Kalau sudah dipandang sebelum nikah, sudah tidak ada deg-degannya lagi setelah nikah.

 

Kalau berboncengan sudah biasa sebelum nikah, sudah tidak ada lagi spesialnya setelah nikah.

 

Sama juga dengan jalan berdua.

 

Apalagi sudah berzina lebih dulu.

 

“حفت الجنة بالمكاره وحفت النار بالشهوات”

 

“Surga itu dihiasi dengan perkara-perkara yang dibenci sedangkan neraka dihiasi dengan hal-hal yang disukai.” (HR. Bukhari dan Muslim)

 

Think!

 

Kalau gitu …

 

Ngapain pacaran bertahun-tahun?

 

Kalau gitu …

 

Ngapain tidak segera dinikahi saja wanita pilihannya?

 

Biar dapat hal spesial dan nikmat di atas, daripada terus menerus dalam kubangan dosa.

 

Dishare Ustadz Muhammad Abduh Tuasikal, M.Sc hafidzahullah tanggal 15 September 2014


Silakan login untuk menulis komentar.

ARTIKEL TERKAIT

Istiqomah Dalam Islam
Istiqomah Dalam Islam
Ustadz Zainal Abidin. Lc - 4 years ago
Jangan Pernah Mencintai Mereka !
Jangan Pernah Mencintai Mereka !
Ustadz Fachruddin Nu'man, Lc - 3 years ago
Sihir vs Karomah
Sihir vs Karomah
- 4 years ago
Kan Terasa Setelah ia Pergi...
Kan Terasa Setelah ia Pergi...
Ustadz Abu Fairuz Ahmad, MA - 5 years ago
Belajar Dari Seekor Burung Kecil
Belajar Dari Seekor Burung Kecil
Ustadz Fadlan Fahamsyah. LC, MHI - 3 years ago
© 2020 - Www.SalamDakwah.Com