SALWA RADIO - Menebar Salam, Menyebar Dakwah
Stay in touch with us:

Hukum Penyebaran Berita Gerhana dan Hukum Sholat Gerhana Hanya Berdasarkan Berita (Tidak Melihat Langsung)

5 years ago

Hukum Penyebaran Berita Gerhana dan Hukum Sholat Gerhana Hanya Berdasarkan Berita (Tidak Melihat Langsung)

FATWA ULAMA: HUKUM PENYEBARAN BERITA GERHANA dan HUKUM SHOLAT GERHANA HANYA BERDASARKAN BERITA TERSEBUT

 

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

 

Asy-Syaikhul ‘Allaamah Ibnu Baz rahimahullah berkata,

 

“Adapun berita-berita ahli astronomi tentang waktu-waktu gerhana maka tidak boleh dijadikan sandaran untuk melakukan sholat gerhana, dan hal tersebut telah ditegaskan oleh banyak ulama, diantaranya Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah dan murid beliau Al-‘Allamah Ibnul qoyyim rahmatullaahi ‘alaihima, karena para ahli astronomi tersebut kadang salah dan kadang benar dalam hisab mereka, maka tidak boleh bersandar kepada mereka, dan tidak disunnahkan bagi seorang pun untuk melakukan sholat gerhana dengan bersandarkan pendapat mereka, hanyalah sholat gerhana itu disyari’atkan ketika terjadinya dan disaksikan secara langsung.

 

Maka sepatutnya bagi Kementerian Komunikasi dan Informatika melarang para ahli astronomi untuk mengabarkan waktu-waktu terjadinya gerhana, agar sebagian orang tidak tertipu dengan berita-berita mereka (yang kadang salah dan kadang benar), dan karena adanya penyebaran berita tersebut dapat mengurangi dahsyatnya pengaruh gerhana di hati-hati manusia, padahal Allah Ta’ala menetapkannya untuk mempertakuti manusia dan mengingatkan mereka, agar mereka berdzikir kepada-Nya, bertakwa kepada-Nya, berdo'a kepada-Nya dan berbuat baik kepada hamba-hamba-Nya. Wallaahu Waliyyuttaufiq.” 

 

[Majmu’ Al-Fatawa, 13/36]


Silakan login untuk menulis komentar.

ARTIKEL TERKAIT

© 2020 - Www.SalamDakwah.Com