SALWA RADIO - Menebar Salam, Menyebar Dakwah
Stay in touch with us:

Kajian Ilmiyah Tentang Fiqh (Seri 1)

Ustadz Abu Riyadl Nurcholis Majid - 5 years ago

Kajian Ilmiyah Tentang Fiqh (Seri 1)

Seri 1 (Episode 1)

 

Muqaddimah

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيمِ

 

Segala puji hanya untuk Allah, kita memujiNya, meminta pertolonganNya, memohon ampunanNya, dan bertaubat kepadaNya. Kita berlindung kepada Allah dari keburukan jiwa-jiwa kita dan kejelekan amal-amal kita. Barang siapa yang Allah beri petunjuk, maka tidak ada yang dapat menyesatkannya. Barang siapa yang Allah sesatkan, tidak ada yang dapat memberinya petunjuk. Aku bersaksi bahwa tidak ada sesembahan yang berhak diibadahi kecuali Allah semata tidak ada sekutu bagiNya. Aku bersaksi sesungguhnya Muhammad adalah hamba dan rasulNya. Semoga shalawat Allah dan salam tercurah kepada beliau dan keluarga beliau.

 

Fiqh adalah ilmu yang mempelajari hukum-hukum syar’i yang cabang yang berkaitan dengan perbuatan hamba besertan dalil-dalilnya dari Al-Kitab, As-Sunnah, Ijma’, dan qiyas yang shohih.

 

Hukum terbagi menjadi dua yaitu:

hukum syar'i dan hukum wadh'iy

 

Hukum-hukum syari itu ada lima:

 

1. Wajib: Setiap perkara yang pelakunya diberi pahala, yang meninggalkan diberi hukuman. 

2. Haram: Adalah lawan dari wajib.

3. Sunnah: Setiap perkara yang pelakunya diberi pahala, orang yang meninggalkannya tidak diberi hukuman. 

4. Makruh: Adalah lawan dari sunnah.

5. Mubah: Setiap perkara yang jika dilakukan dan ditinggalkan sama saja.

 

Adapun hukum wadh'iy adalah firman Allah Ta'ala atau sabda Rasulullah yang berkaitan untuk menjadikan sesuatu sebagai : sebab, syarat atau penghalang dari sesuatu hukum yang lain.

 

ليس للقاتل ميراث

 

Artinya : “Pembunuh tidak mendapat waris.”

 

Hadis tersebut menunjukkan bahwa pembunuhan sebagai penghalang untuk mendapakan warisan. 

Sehingga "penghalang " disebut hukum wadh'i

 

Hukum Belajar Fiqh

 

Fardhu 'ain atas setiap mukallaf (muslim) untuk belajar ilmu fiqh yang dia butuhkan di dalam ibadah dan muamalahnya.

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

 

مَنْ يُرِدِ اللهُ بِهِ خَيْرًا يُفَقِّهْهُ فِي الدِّينِ

 

“Barang siapa yang Allah kehendaki kebaikan, Allah akan pahamkan dia di dalam agama.” 

HR. Al-Bukhari (71) dan Muslim (1037) 

 

Adapun hukum mempelajari ilmu fiqh secara detail dan menyeluruh maka hukumnya fardhu kifayah.

 

Lanjut pada bab berikut insyaAllah.

 

Dishare Ustadz Abu Riyadl, Lc hafidzahullah tanggal 15 Dzulqo'dah 1435 / 10 September 2014


Silakan login untuk menulis komentar.

ARTIKEL TERKAIT

Ilmu Perbintangan
Ilmu Perbintangan
Ustadz Abu Riyadl Nurcholis Majid Rahimahulloh - 7 years ago
Hukum Menghapal Al Quran dan Keutamaan Menghapal Al Quran
Hukum Menghapal Al Quran dan Keutamaan Menghapal Al Quran
Ustadz Abu Riyadl Nurcholis Majid - 4 years ago
Pahala Memberi Minum Manusia, Atau Membuatkan Sumur..
Pahala Memberi Minum Manusia, Atau Membuatkan Sumur..
Ustadz Abu Riyadl Nurcholis Majid Rahimahulloh - 7 years ago
Keutamaan Sedekah Di Bulan Ramadhan
Keutamaan Sedekah Di Bulan Ramadhan
Ustadz Abu Riyadl Nurcholis Majid - 4 years ago
Cara Evektif Menghadang Syiah
Cara Evektif Menghadang Syiah
Ustadz Abu Riyadl Nurcholis Majid - 5 years ago
Siapakah Yang Mendapatkan Keutamaan Lailatul Qodar
Siapakah Yang Mendapatkan Keutamaan Lailatul Qodar
Ustadz Abu Riyadl Nurcholis Majid - 4 years ago
Antara Amal Dan Ilmu
Antara Amal Dan Ilmu
Ustadz Abu Riyadl Nurcholis Majid - 5 years ago
Siapakah Orang Yang Hayyin, Layyin, Qarib, Sahl?
Siapakah Orang Yang Hayyin, Layyin, Qarib, Sahl?
Ustadz Abu Riyadl Nurcholis Majid - 1 year ago
Perlombaan Dengan Biaya Ditarik Dari Peserta
Perlombaan Dengan Biaya Ditarik Dari Peserta
Ustadz Abu Riyadl Nurcholis Majid - 9 months ago
Kemuliaan Pagi
Kemuliaan Pagi
Ustadz Abu Riyadl Nurcholis Majid - 5 years ago
© 2019 - Www.SalamDakwah.Com