SALWA RADIO - Menebar Salam, Menyebar Dakwah
Stay in touch with us:

Ooo, Dasar Tidak Pernah Makan Bangku Sekolah!

Ustadz Dr. Arifin Badri, MA - 5 years ago

Ooo, Dasar Tidak Pernah Makan Bangku Sekolah!

Di masyarakat ada celaan yang unik yaitu : 

"Tidak pernah makan bangku sekolah" . Celaan ini biasanya di arahkan kepada orang-orang yang berrpikir atau bersikap bodoh. Namun demikian, celaan ini tentu saja sangat aneh, karena bila dipahami secara terbalik, berati orang pandai adalah orang yang pernah makan bangku sekolah. 

 

Bila ini benar, maka tidak ada orang yang layak disebut pandai, karena sepandai apapun anda, saya yakin tidak pernah makan bangku sekolah. Bahkan kalau anda benar-benar pernah memakan bangku sekolah, maka saya meragukan kepandaian anda.

 

Anda bisa bayangkan, betapa pusing dan bingungnya orang asing baru belajar bahasa Indonesia, bila mendengar ucapan di atas. Bisa jadi mereka salah persepsi dan beranggapan bahwa bangsa Indonesia ganas dan rakus, sampai bangku sekolahpun dilahap hingga habis.

 

Saudaraku! 

Bisa saja anda membela dan berusaha menjelaskan maksud ucapan di atas, namun menurut saya ucapan di atas tetap saja menyisakan keunikannya tersendiri. 

 

Sobat! 

Kejadian di atas, hanyalah contoh sederhana bahwa untuk dapat memahami satu ucapan, sampaipun ucapan sederhana bahkan celaan semacam ini, anda harus memahami budaya dan berbagai hal lainnya. Sekedar memahami arti kata per kata tidaklah cukup. 

 

Bila anda memahami dan menyadari hal ini, tentu sudah sepantasnya andapun menyadari bahwa untuk memahami Al Qur'an, Hadits, dan juga perkataan ulama' dibutuhkan keahlian dan berbagai disiplin ilmu pendukung lainnya atau yang sering disebut dengan ilmu alat. Ada ilmu usul tafsir, ushul fiqih, musthalah hadits, maqashid as syar'iyah, qawaidh fiqhiyah, dll. 

 

Karena itu sudah sepatutnya kita semua mawas diri, bahwa ilmu agama bukanlah murah atau hina lebih murah atau lebih hina dibanding ilmu bahasa Indonesia. Karena itu hormatilah ilmu agama kita melebihi penghormatan anda kepada ilmu sastra bahasa Indonesia atau lainya.

 

Dishare Ustadz DR. Muhammad Arifin Badri hafidzahullah tanggal 7 Dzulqo'dah 1435 / 2 September 2014


Silakan login untuk menulis komentar.

ARTIKEL TERKAIT

Kiat Menghapuskan Sifat Kikir
Kiat Menghapuskan Sifat Kikir
Ustadz Dr. Arifin Badri, MA - 6 years ago
Bau Mulutmu Kurang Sedap, Ketika Berpuasa? Jangan Takut!
Bau Mulutmu Kurang Sedap, Ketika Berpuasa? Jangan Takut!
Ustadz Dr. Arifin Badri, MA - 4 years ago
Membalas Air Susu Dengan Air Tuba
Membalas Air Susu Dengan Air Tuba
Ustadz Dr. Arifin Badri, MA - 2 years ago
Contoh Cinta Sejati nan Abadi
Contoh Cinta Sejati nan Abadi
Ustadz Dr. Arifin Badri, MA - 4 years ago
Pengalaman Bepergian Ke Negeri Orang
Pengalaman Bepergian Ke Negeri Orang
Ustadz Dr. Arifin Badri, MA - 2 years ago
Disaat Menyambut Tamu Istimewa
Disaat Menyambut Tamu Istimewa
Ustadz Dr. Arifin Badri, MA - 5 years ago
Buka Rumah Makan Baru
Buka Rumah Makan Baru
Ustadz Dr. Arifin Badri, MA - 4 years ago
Wisata Kuliner
Wisata Kuliner
Ustadz Dr. Arifin Badri, MA - 4 years ago
Husnudzon Bukan Dalil
Husnudzon Bukan Dalil
Ustadz Dr. Arifin Badri, MA - 4 years ago
Sakti Tapi Kok Mati ?
Sakti Tapi Kok Mati ?
Ustadz Dr. Arifin Badri, MA - 2 years ago
© 2020 - Www.SalamDakwah.Com