SALWA RADIO - Menebar Salam, Menyebar Dakwah
Stay in touch with us:

Ooo, Dasar Tidak Pernah Makan Bangku Sekolah!

Ustadz Dr. Arifin Badri, MA - 2 years ago

Ooo, Dasar Tidak Pernah Makan Bangku Sekolah!

Di masyarakat ada celaan yang unik yaitu : 

"Tidak pernah makan bangku sekolah" . Celaan ini biasanya di arahkan kepada orang-orang yang berrpikir atau bersikap bodoh. Namun demikian, celaan ini tentu saja sangat aneh, karena bila dipahami secara terbalik, berati orang pandai adalah orang yang pernah makan bangku sekolah. 

 

Bila ini benar, maka tidak ada orang yang layak disebut pandai, karena sepandai apapun anda, saya yakin tidak pernah makan bangku sekolah. Bahkan kalau anda benar-benar pernah memakan bangku sekolah, maka saya meragukan kepandaian anda.

 

Anda bisa bayangkan, betapa pusing dan bingungnya orang asing baru belajar bahasa Indonesia, bila mendengar ucapan di atas. Bisa jadi mereka salah persepsi dan beranggapan bahwa bangsa Indonesia ganas dan rakus, sampai bangku sekolahpun dilahap hingga habis.

 

Saudaraku! 

Bisa saja anda membela dan berusaha menjelaskan maksud ucapan di atas, namun menurut saya ucapan di atas tetap saja menyisakan keunikannya tersendiri. 

 

Sobat! 

Kejadian di atas, hanyalah contoh sederhana bahwa untuk dapat memahami satu ucapan, sampaipun ucapan sederhana bahkan celaan semacam ini, anda harus memahami budaya dan berbagai hal lainnya. Sekedar memahami arti kata per kata tidaklah cukup. 

 

Bila anda memahami dan menyadari hal ini, tentu sudah sepantasnya andapun menyadari bahwa untuk memahami Al Qur'an, Hadits, dan juga perkataan ulama' dibutuhkan keahlian dan berbagai disiplin ilmu pendukung lainnya atau yang sering disebut dengan ilmu alat. Ada ilmu usul tafsir, ushul fiqih, musthalah hadits, maqashid as syar'iyah, qawaidh fiqhiyah, dll. 

 

Karena itu sudah sepatutnya kita semua mawas diri, bahwa ilmu agama bukanlah murah atau hina lebih murah atau lebih hina dibanding ilmu bahasa Indonesia. Karena itu hormatilah ilmu agama kita melebihi penghormatan anda kepada ilmu sastra bahasa Indonesia atau lainya.

 

Dishare Ustadz DR. Muhammad Arifin Badri hafidzahullah tanggal 7 Dzulqo'dah 1435 / 2 September 2014


Silakan login untuk menulis komentar.

ARTIKEL TERKAIT

Tidak Semua Layak Disebut Ahli Hadits dan Ahli Fiqih
Tidak Semua Layak Disebut Ahli Hadits dan Ahli Fiqih
Ustadz Dr. Arifin Badri, MA - 3 months ago
Contoh Cinta Sejati nan Abadi
Contoh Cinta Sejati nan Abadi
Ustadz Dr. Arifin Badri, MA - 1 year ago
Orang Miskin Paling Miskin
Orang Miskin Paling Miskin
Ustadz Dr. Arifin Badri, MA - 1 year ago
Dengan Doa, Tidak Perlu Mantra
Dengan Doa, Tidak Perlu Mantra
Ustadz Dr. Arifin Badri, MA - 10 months ago
Inilah Nabi Muhammad shallallahu alaihi wa sallam
Inilah Nabi Muhammad shallallahu alaihi wa sallam
Ustadz Dr. Arifin Badri, MA - 3 years ago
Memajang Foto Pernikahan di Medsos
Memajang Foto Pernikahan di Medsos
Ustadz Dr. Arifin Badri, MA - 7 months ago
Kepada Siapa Engkau Titipkan?
Kepada Siapa Engkau Titipkan?
Ustadz Dr. Arifin Badri, MA - 11 months ago
Istriku Menikahkanku Dengan Temannya
Istriku Menikahkanku Dengan Temannya
Ustadz Dr. Arifin Badri, MA - 3 months ago
© 2017 - Www.SalamDakwah.Com