SALWA RADIO - Menebar Salam, Menyebar Dakwah
Stay in touch with us:

Istiqomah, Nikmat Yang Sering Terlupakan

5 years ago

Istiqomah, Nikmat Yang Sering Terlupakan

Oleh: Ustadz Aan Chandra Thalib hafidzahullah

 

Imam Ibnul Qayyim -rahimahullah- mengatakan:

 

"إذا فتح الله عليك في باب قيام الليل ،فلا تنظر للنائمين نظرة ازدراء ... وإذا فتح الله عليك في باب الصيام ، فلا تنظر للمفطرين نظرة ازدراء... وإذا فتح الله عليك في باب الجهاد ، فلا تنظر للقاعدين نظرة ازدراء ... فرب نائم ومفطر وقاعد أقرب إلى الله منك."

 

"Bila Allah membukakan bagimu pintu (kemudahan dalam melakukan) sholat malam, maka jangan engkau memandang orang yang tidur dengan pandangan merendahkan.

 

Bila Allah membukakan bagimu pintu (kemudahan dalam melaksanakan) puasa, maka jangan engkau memandang orang yang tak berpuasa dengan pandangan merendahkan.

 

Bila Allah membukakan untukmu pintu (kemudalahan untuk) berjihad, maka jangan engkau memandang orang yang tak berjihad dengan pandangan merendahkan.

 

Boleh jadi orang yang tertidur, tak berpuasa dan tak berjihad lebih dekat kepada Allah ketimbang dirimu."

 

Beliau juga mengatakan:

 

"وإنك أن تبيت نائماً وتصبح نادماً خير من أن تبيت قائماً وتُصبح معجباً ، فإنَّ المُعجَب لا يصعد له عمل".

 

Engkau tertidur di malam hari lalu menyesal di pagi harinya lebih baik daripada engkau terjaga beribadah di malam hari lalu berbangga dipagi harinya.

Karena orang yang bangga diri, amalannya tidak akan naik ke sisi Allah."

 

(Madarijus Salikin:1/177) 

 

Ungkapan yang sama pernah diucapkan Imam Mutharrif Ibnu Sikhkhir -rahimahullah- , beliau mengatakan: 

 

ﻷن أبيت نائما و أصبحت نادما أحب إلى من أن أبيت قا ئما و أصبحت معجبا

 

" Aku tidur terlelap di malam hari lalu menyesal di pagi hari lebih aku sukai daripada aku bangun menghidupkan malam namun aku bangun pagi dengan perasaan ujub (bangga diri) ".  

(Al Hilyah: II/200)

 

Sahabat fillah.

Saat Allah Azza wa jalla memilihmu menapaki jalan hidayah-Nya, memudahkan anggota badanmu beribadah kepada-Nya itu bukan karena engkau kuat, tapi semua itu semata-mata rahmat dan kurnia-Nya, dan kapan saja karunia itu bisa dicabutnya.

 

Petuah Imam Mutharrif dan Imam Ibnul Qayyim di atas mengingatkan kepada kita betapa pentingnya mensyukuri nikmat istiqomah dan betapa bahaya penyakit ujub (bangga diri) apalagi bila disertai dengan sikap merendahkan orang lain. Karena kemudahan dalam beramal semata-mata murni taufiq dari Allah yang harus kita mohonkan dan kita syukuri. 

 

Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam bersabda:

 

ثلاث مهلكات : شح مطاع ، و هوى متبع ، و إعجاب المرء بنفسه

 

Ada 3 hal yang dapat membinasakan diri seseorang yaitu: 

Kekikiran yang ditaati, hawa nafsu yang dituruti serta sifat bangganya seseorang terhadap dirinya sendiri (ujub)". 

(HR.Al Baihaqy)

 

Abdullah bin Mas’ud radhiyallahu anhu pernah mengatakan: 

“Kebinasaan itu ada pada 2 perkara, yaitu merasa putus asa dari rahmat Allah, dan merasa bangga terhadap diri sendiri.”

 

Suatu hari seseorang pernah berkata kepada syaikh bin Baz -rahimahullah-, wahai syaikh.. fulan kini telah berubah menjadi buruk, syaikh kemudian menjawab: "Dia berubah mungkin karena 2 hal, dia tidak meminta keteguhan pada Allah dan tidak mensyukuri Allah atas nikmat istiqomah".

 

Maka jangan mudah terpedaya dengan amal-amal yang sudah kita lakukan, jangan pula memandang rendah orang lain yang belum menemukan jalan hidayah atau belum diberi taufiq oleh Allah dalam melaksanakan ketaatan kepada-Nya. Sebab kalau bukan karena rahmat Allah mungkin kita berada pada posisi orang yang kita remehkan itu.

 

” ولولا أن ثبتناك لقد كدت تركن إليهم شيئا قليلا “

 

"Dan kalau Kami tidak meneguhkan (hati) mu, niscaya kamu hampir-hampir condong sedikit kepada mereka".

 

Sekali lagi... jangan pernah menganggap bahwa keteguhan dan kemudahan dalam beragama itu diraihq karena usaha kita pribadi,

Ingat... Allah pernah berfirman kepada penghulu anak cucu adam:

 

” لولا أن ثبتناك “

 

"Dan kalau saja Kami tidak meneguhkan (hati) mu".

 

Bila Rasulullah saja demikian, maka bagaimana dengan kita...?

 

Semoga Allah meneguhkan hati kita diatas iman.

 

Aamiin

 

________________________________________

Madinah, 15 Dzulqo'dah 1435 / 10 September 2014


Silakan login untuk menulis komentar.

ARTIKEL TERKAIT

Tanda Lailatul Qadar
Tanda Lailatul Qadar
Redaksi SalamDakwah - 5 years ago
Salaf dan Adab
Salaf dan Adab
5 years ago
Kapan Anak Perempuan Mulai Berhijab Sempurna ?
Kapan Anak Perempuan Mulai Berhijab Sempurna ?
Ustadzah Ummu Faynan,Lc - 3 years ago
Muhasabah
Muhasabah
5 years ago
9 Hal Yang Diharamkan Terkait Perempuan
9 Hal Yang Diharamkan Terkait Perempuan
Ustadz Abdullah Taslim MA - 5 years ago
Ampunilah Aku
Ampunilah Aku
5 years ago
Pernahkah Menangis Karena Allah?
Pernahkah Menangis Karena Allah?
Redaksi SalamDakwah - 5 years ago
© 2020 - Www.SalamDakwah.Com