SALWA RADIO - Menebar Salam, Menyebar Dakwah
Stay in touch with us:

Menghadapi Fitnah (Harta)

Ustadz Kholid Syamhudi, Lc - 7 years ago

Menghadapi Fitnah (Harta)

Sudah menjadi fithrah manusia, jika mengalami atau tertimpa suatu musibah, maka dia akan berusaha menyelamatkan diri dengan segala cara yang mungkin dilakukannya. Namun, ada juga sebagian orang yang pasrah, berputus asa dan tidak mau mencari jalan keluar, akhirnya kebinasaan menjadi pamungkasannya. Ada juga yang tidak menyadari dirinya sedang dalam musibah, sehingga tidak tergerak untuk mencari solusi, akhirnya penyesalan pun tak terelakkan.

 

Pada saat ini, banyak sekali bahaya yang mengintai kita sebagaimana yang dikabarkan oleh Rasûlullâh صلى الله عليه وسلم dalam banyak hadits tentang fitnah akhir zaman. Rasulullah صلى الله عليه وسلم sebagai rasul yang penuh kasih sayang kepada umatnya, tidak hanya memberitahukan tentang fitnah ini saja, tapi juga memberitahukan solusinya. Al-Qur’ân dan sunnah Rasûlullâh صلى الله عليه وسلم merupakan solusi yang tidak bisa ditawar-tawar. Kalau tidak, kesengsaraan mesti akan menimpa. Allah befirman:

 

(Artinya) Jika datang kepadamu petunjuk dari-Ku, maka barangsiapa yang mengikut petunjuk-Ku, ia tidak akan sesat dan tidak akan celaka. Dan barangsiapa berpaling dari peringatan-Ku, maka sesungguhnya baginya penghidupan yang sempit, dan Kami akan menghimpunkannya pada hari kiamat dalam keadaan buta”. Berkatalah ia, “Ya Rabbku, mengapa Engkau menghimpunkan aku dalam keadaan buta, padahal aku dahulunya adalah seorang yang melihat ?” Allâh berfirman, “Demikianlah, telah datang kepadamu ayat-ayat Kami, lalu kamu melupakannya, dan begitu (pula) pada hari ini kamupun dilupakan”. 

(QS. Thaha/20: 123-126)

 

Kini, fitnah-fitnah itu sudah banyak sekali disekitar kita, siap menerkam siapa saja yang lalai. Oleh karena itu, hendaknya kita senantiasa waspada dan menjaga diri.

Diantara fitnah-fitnah itu adalah fitnah harta. Diriwayatkan dari Ka’ab bin ‘Iyadh, dia mengatakan, “Aku pernah mendengar Rasulullah صلى الله عليه وسلم bersabda :

 

إِنَّ لِكُلِّ أُمَّةٍ فِتْنَةً وَإِنَّ فِتْنَةَ أُمَّتِي الْمَالُ

 

Sesungguhnya masing-masing umat itu ada fitnahnya dan fitnah bagi umatku adalah harta.

(HR. Ahmad, Tirmidzi dan Ibni Hibban dalam shahihnya)

 

Rasulullah صلى الله عليه وسلم bersabda :

 

فَوَاللَّهِ مَا الْفَقْرَ أَخْشَى عَلَيْكُمْ وَلَكِنِّي أَخْشَى أَنْ تُبْسَطَ عَلَيْكُمْ الدُّنْيَا كَمَا بُسِطَتْ عَلَى مَنْ كَانَ قَبْلَكُمْ فَتَنَافَسُوهَا كَمَا تَنَافَسُوهَا وَتُهْلِكَكُمْ كَمَا أَهْلَكَتْهُمْ

 

Demi Allâh ! Bukan kefakiran yang saya khawatirkan atas kalian, namun yang saya khawatirkan adalah kalian diberi kemakmuran dunia sebagaimana pernah diberikan kepada umat sebelum kalian, lalu kalian berlomba-lomba sebagaimana mereka. Sehingga akhirnya dunia menyebabkan kalian binasa sebagaimana mereka. 

(HR. Bukhâri dan Muslim)

 

Harta itu fitnah dari semua sisi. 

Dimulai saat mengumpulkan dan mengembangkannya, kesibukan ini sering melalaikan seseorang dari beribadah kepada Allah. Juga kegemaran menumpuk harta yang tidak pernah bisa mencapai titik klimaks, diperparah lagi dengan prilaku menghalalkan segala cara demi memenuhi ambisinya. Harta juga menjadi fitnah atau musibah bagi yang empunya saat harta dibelanjakan di jalan yang tidak dibenarkan syari’at atau enggan mengeluarkan zakat yang menjadi kewajibannya. Akibatnya, berbagai keburukan pun bermunculan akibat harta.

 

Kini harta yang sering menjadi sumber fitnah itu melimpah ruah di mana-mana, sebagaimana yang dikabarkan oleh Rasulullah صلى الله عليه وسلم dalam sabda beliau :

 

إِنَّ مِنْ أَشْرَاطِ السَّاعَةِ أَنْ يَفْشُوَ الْمَالُ وَيَكْثُرَ وَتَفْشُوَ التِّجَارَةُ

 

Sesungguhnya diantara tanda-tanda kiamat yaitu tersebar dan melimpahnya harta serta melimpahnya perniagaan. (HR. an-Nasa’i dan al-Hakim, beliau mengatakan, “Shahih sesuai dengan syarat Bukhari dan Muslim)

 

Dalam hadits riwayat Abu Hurairah bahwa Rasulullah صلى الله عليه وسلم bersabda :

 

لَيَأْتِيَنَّ عَلَى النَّاسِ زَمَانٌ لَا يُبَالِي الْمَرْءُ بِمَا أَخَذَ الْمَالَ أَمِنْ حَلَالٍ أَمْ مِنْ حَرَامٍ

 

Sungguh akan datang suatu masa, saat itu manusia tidak lagi peduli dengan cara apa dia menghasilkan harta, apakah dari sesuatu yang halal ataukah haram ! 

(HR. Bukhari)

 

14 Jumadats Tsani 1435 / 14 April 2014


Silakan login untuk menulis komentar.

ARTIKEL TERKAIT

Jenis-Jenis Syukur
Jenis-Jenis Syukur
Ustadz Kholid Syamhudi, Lc - 9 years ago
Ketika Busana Muslimah Dicampakkan
Ketika Busana Muslimah Dicampakkan
Ustadz Kholid Syamhudi, Lc - 9 years ago
Seri Nasihat
Seri Nasihat
Redaksi SalamDakwah - 8 years ago
10 Nasehat Syaikh Ibrohim untuk Pemuda Ahlussunnah
10 Nasehat Syaikh Ibrohim untuk Pemuda Ahlussunnah
Ustadz Kholid Syamhudi, Lc - 9 years ago
Tanda Bahagia
Tanda Bahagia
Ustadz Kholid Syamhudi, Lc - 10 years ago
Meneladani Akhlak Rosululloh
Meneladani Akhlak Rosululloh
Ustadz Kholid Syamhudi, Lc - 9 years ago
Sahabat dan Tabiin Berargumentasi Dengan Manhaj Salaf
Sahabat dan Tabiin Berargumentasi Dengan Manhaj Salaf
Ustadz Kholid Syamhudi, Lc - 9 years ago
Untaian Nasehat - Balaslah Kejelekan dengan Kebaikan
Untaian Nasehat - Balaslah Kejelekan dengan Kebaikan
Ustadz Kholid Syamhudi, Lc - 10 years ago
Manusia dan Ilmu TIDAK TAHU
Manusia dan Ilmu TIDAK TAHU
Ustadz Kholid Syamhudi, Lc - 8 years ago
Bank Syariat dalam Kritikan
Bank Syariat dalam Kritikan
Ustadz Kholid Syamhudi, Lc - 10 years ago
© 2022 - Www.SalamDakwah.Com