SALWA RADIO - Menebar Salam, Menyebar Dakwah
Stay in touch with us:

Penghalang-penghalang Terkabulnya Doa

6 years ago

Penghalang-penghalang Terkabulnya Doa

Oleh: Úsƭαϑz Abdussalam Busyro, Lc hafidzahullah 

 

Saat doa telah memenuhi syarat maka Allah Subhana Wata’ala akan:

 

** mengabulkan permohonan orang yang berdoa secara langsung atau 

 

** menundanya dengan tujuan agar seorang muslim lebih memperbanyak tangisan dan merendah diri di hadapan-Nya, atau

 

** Allah Subhana Wata’ala memberi sesuatu yang lebih baik dari yang diminta, Allah Subhana Wata’ala menolak bala’ dengan doa tsb.

 

Sungguh Allah Subhana Wata’ala lebih mengetahui kemaslahatan hamba-nya. Doa merupakan sarana paling tepat untuk menggapai harapan yang diinginkan dan berlindung dari hal yang dibenci.

 

Ada beberapa faktor penghalang terkabulnya doa diantaranya;

 

1. Lemahnya doa itu sendiri, karena doa yang dipanjatkan tidak disukai Allah Subhana Wata’ala disebabkan mengandung unsur permusuhan.

 

2. Lemahnya hati yang berdoa dan tidak menghadap kepada Allah Subhana Wata’ala saat berdoa.

 

3. Adanya hal-hal yang menghalangi terkabulnya doa, seperti; memakan barang haram, doa dalam keadaan lalai dan tidak serius, atau adanya dosa yang menumpuk dalam hati.

 

4.Tergesa-gesa minta dikabulkan doa, kemudian tidak berdoa karena merasa lambat dikabulkan doa.

 

5. Allah Subhana Wata’ala tidak memberinya di dunia namun akan memberinya dikhirat dengan yang lebih besar.

 

6. Allah Subhana Wata’ala tidak mengabulkan permintaan doanya namun menghilangkan keburukan yang semisalnya.

 

7. Tidak terkabulnya doa agar yang berdoa tidak lupa terhadap Allah Subhana Wata’ala. 

 

Al-Qur’an diturunkan sebagai penjelas segala sesuatu, petunjuk dan rahmat serta sebagai obat penyembuh, di dalamnya juga tercantum doa-doa yang dapat dipilih dan digunakan seorang muslim saat berdoa sesuai dengan kondisinya.

 

Maka hendaknya seorang muslim berdoa dengannya dan memilih yang sesuai dengan keadaan, disertai dengan pengambilan sebab-sebab yang disyariatkan.

 

(Al-Kamil by Syaikh Muhammad bin Ibrahim bin Abdullah At-Tuwaijiri)


Silakan login untuk menulis komentar.
© 2020 - Www.SalamDakwah.Com