SALWA RADIO - Menebar Salam, Menyebar Dakwah
Stay in touch with us:

Stop BC/WA Kabar Yang Menimbulkan Kekhawatiran di Masyarakat

Ustadz Ferry Nasution - 6 years ago

Stop BC/WA Kabar Yang Menimbulkan Kekhawatiran di Masyarakat

STOP BC/WA! YANG MENYEBARKAN KABAR YANG AKAN MENIMBULKAN KEKHAWATIRAN/RASA AMAN DI TENGAH-TENGAH MASYARAKAT

 

Sungguh sangat mengherankan perbuatan sebagian kaum muslimin yang mereka suka memunculkan fitnah dimana-mana dan lebih menakjubkan apabila perbuatan tersebut dilakukan oleh sebagian "PENUNTUT ILMU" yang mereka sangat bersemangat sekali untuk menyebarkan berita apa pun keadaannya serta menyebarkannya sebagaimana yang dia dengar TANPA mengecek berita tersebut benar atau tidak, yang demikian sepatutnya tdk dilakukan oleh seorang PENUNTUT ILMU yang mereka terbiasa membahas suatu ilmu di dalam Islam dengan cara mengecek sanad-sanadnya. 

 

Ikhwan dan akhwat sekalian, 

terutama para penuntut ilmu syar'i yang saya hormati.

 

Berikut akan saya sampaikan, 

ada beberapa tahapan yang semestinya dilakukan oleh seorang penuntut ilmu dalam menyikapi suatu kabar berita, yaitu:

 

1. Memastikan keshahihan berita tersebut dengan meneliti sumber beritanya.  

2. Setelah mengetahui apabila berita tersebut Shahih! Maka sepatutnya mereka merenungkan dan menimbang-nimbang terlebih dahulu (apalagi berbicara tentang permasalahan yang sangat besar, yang terkait dengan keamanan/ketenangan kaum muslimin/masyarakat umumnya) apakah dengan menyebarkannya berita tersebut bermanfaat bagi manusia baik dari sisi agama/dunia ataukah malah menimbulkan bahaya, perpecahan, perdebatan kusir (orang-orang awam) di tengah-tengah masyarakat ATAU membuat masyarakat menjadi ketakutan yang sangat besar, merasa resah, tidak nyaman, kebingungan, dan lain-lain.

 

Oleh sebab itu Rabbuna Azza wa jalla berfirman:

 

وَإِذَا جَاءَهُمْ أَمْرٌ مِنَ الأمْنِ أَوِ الْخَوْفِ أَذَاعُوا بِهِ وَلَوْ رَدُّوهُ إِلَى الرَّسُولِ وَإِلَى أُولِي الأمْرِ مِنْهُمْ لَعَلِمَهُ الَّذِينَ يَسْتَنْبِطُونَهُ مِنْهُمْ وَلَوْلا فَضْلُ اللَّهِ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَتُهُ لاتَّبَعْتُمُ الشَّيْطَانَ إِلا قَلِيلا (٨٣ )

 

Yang artinya, “Dan apabila datang kepada mereka suatu berita tentang keamanan ataupun ketakutan, mereka lalu menyiarkannya. Dan kalau mereka menyerahkannya kepada Rasul dan ulil amri di antara mereka, tentulah orang-orang yang ingin mengetahui kebenarannya (akan dapat) mengetahuinya dari mereka (Rasul dan ulil amri). Kalau tidaklah karena karunia dan rahmat Allah kepada kamu, tentulah kamu mengikut syaitan, kecuali sebahagian kecil saja (di antaramu)” 

(An Nisa’: 83)

 

Berdasarkan ayat yang mulia ini maka kita mendapatkan pelajaran yang sangat-sangat berharga sekali, diantaranya:

 

1. Hendaknya setiap berita yang bisa menimbulkan keresehan atau rasa aman di tengah masyarakat maka kita berkewajiban untuk tidak tergesa-gesa menyebarluaskannya di tengah masyarakat. 

2. Sebelum menyebarkannya dari setiap berita yang terkait tentang masyarakat luas tentang keamanan, dan lain-lain, maka kita memiliki kewajiban untuk mengembalikannya kepada Rasul yaitu kepada sunnah Rasul bagaimana menyikapinya serta mengembalikannya kepada ulil amri yaitu para ulama yang memiliki ilmu yang sangat dalam, pengetahuan serta pemahaman yang sangat dalam dan kepada ULAMA/ USTADZ Ahlus sunnah yang lebih pengalaman tentang masalah dakwah di negara tersebut (bukan manusia yang baru-baru terjun ke medan dakwah, yang tidak mengalami masa-masa sulit/getirnya di awal-awal dakwah). 

3. Jika memang menyebarkan berita tersebut bermanfaat untuk ummat tentu para ulama akan menyarankannya. Jika TIDAK! maka para ulama akan melarangnya (tentunya Ulama disini ialah ulama Ahlussunnah di negara tersebut yang mereka lebih memahami kondisi negara tersebut!). Yang demikian, apabila kita menyebarkannya kita tidak menanggung beban tanggung jawabnya.

 

Oleh karena itu ada suatu nasehat emas dari kaum salaf mereka mengatakan: 

“Janganlah kalian menjadi orang-orang yang ‘ujulan, madzaayi’ dan badzran.”

 

Semoga memberikan manfaat untuk kita semua...

 

13 Ramadhan 1435H / 11 Juli 2014

 


Silakan login untuk menulis komentar.

ARTIKEL TERKAIT

Masihkah Adakah Diantara Kita Yang Membela ISIS?
Masihkah Adakah Diantara Kita Yang Membela ISIS?
Ustadz Ferry Nasution - 6 years ago
Ramadhan Bulan Penuh Keberkahan
Ramadhan Bulan Penuh Keberkahan
Ustadz Ferry Nasution - 6 years ago
Adab-Adab Dalam Safar
Adab-Adab Dalam Safar
Ustadz Ferry Nasution - 7 years ago
Tadabbur Al-Quran
Tadabbur Al-Quran
Ustadz Ferry Nasution - 6 years ago
Nasehat Emas
Nasehat Emas
Ustadz Ferry Nasution - 6 years ago
Hak Suami Yang Harus Dipenuhi Oleh Istri
Hak Suami Yang Harus Dipenuhi Oleh Istri
Ustadz Ferry Nasution - 7 years ago
Bahayanya Membuka Aib Saudaranya
Bahayanya Membuka Aib Saudaranya
Ustadz Ferry Nasution - 7 years ago
Indahnya Rumah Tangga Rasulullah
Indahnya Rumah Tangga Rasulullah
Ustadz Ferry Nasution - 6 years ago
Sangat Berhajatnya Seorang Hamba Atas Ilmu Syari
Sangat Berhajatnya Seorang Hamba Atas Ilmu Syari
Ustadz Ferry Nasution - 6 years ago
Seperti Inilah Semestinya Seorang Mukmin Bersikap!
Seperti Inilah Semestinya Seorang Mukmin Bersikap!
Ustadz Ferry Nasution - 6 years ago
© 2021 - Www.SalamDakwah.Com