SALWA RADIO - Menebar Salam, Menyebar Dakwah
Stay in touch with us:

Al Quds

Redaksi SalamDakwah - 6 years ago

Al Quds

Penulis: Al-Ustadz Aan Chandra Thalib hafidzahullah

 

Engkau terluka lagi....

Gazamu kini meregang nyawa...

 

Maafkan Kami Al Quds....

 

Di atas puing-puing reruntuhan peradaban, semua seolah diam melupakanmu, seolah tak ada yang peduli dengan lukamu.

Lama aku tak mendengar namamu disebut.

Kisahmu yang mengharu biru perlahan mulai terlupakan.

Kisah tangis anak-anak yang terhenti karena tikaman peluru musuh seolah tak terdengar lagi.

Seperti musibah hilangnya kerabat jauh yang kadang tak menyisahkan duka untuk waktu yang lama.

 

Ah... 

Mungkin saja tembok-tembok tinggi itu telah menghalangi teriakanmu yang memanggil kami. 

Atau mungkin dosa ketidakpedulian ini membuat teriakanmu terdengar seperti nyanyian syahdu yang melelapkan.

Atau mungkin engkau di hati kami seperti batu permata yang hilang di dasar lautan yang dalam dan tak pernah diharap kembali.

Atau laksana anak tiri yang tersisih dan tak pernah dianggap ada oleh saudara lainnya.

 

Dan kini engkau kembali berduka...

Gazzamu meregang nyawa...

 

Maafkan kami Al Quds...

Maafkan lidah kami yang jarang menyebutmu. .

Maafkan majelis kami yang hampir tak pernah membicarakanmu walau untuk seuntai tanya, "Bagaimana kabar Aqshaku hari ini...?"

Maafkan kami yang lupa bahwa lukamu adalah luka kami.

Maafkan Air mata kami yang kering serta hati yang telah membatu, tak lagi mengenal duka.

 

Al Quds..

Di tengah deritamu...

Izinkan kami memberi harap dan semangat baru,

Suatu saat nanti, fajar kemenangan itu akan menyingsing memenuhi setiap sudut kotamu, 

iya fajar kemenangan itu bahkan akan menyemburat ke seluruh ufuk.

Setiap rumah akan menyaksikan kebesaran Yang Maha Agung.

 

Percayalah.. bahwa dukamu takkan lama.

Namun untuk semua itu, ada harga yang harus dibayar.

Yaitu kembali kepada Aqidah yang murni di atas manhaj Nubuwwah yang suci.

 

Hari ini.. 

Mungkin kami tidak bisa berbuat banyak untukmu, namun kami juga tidak akan membelamu dengan seruan-seruan kosong yang membuat sesak jalanan.

 

Percayalah... 

Di atas reruntuhan peradaban itu, engkau akan terus terucap dalam baris-baris do'a mereka yang khusyuk.

Diatas mimbar Nabawi aku sering mendengar do'a untukmu..

Dari mereka yang masih menyisahkan ruang dihatinya, untuk mengukir namamu di lubuk hati yang paling dalam.

 

Kami bersamamu Al Quds..

 

Catatan:

REPOST dari tulisan kami 2 tahun yang lalu dengan sedikit perubahan.

 

_______________________________________

Kediri, Jum'at 13 Ramadhan 1435H / 11 Juli 2014


Silakan login untuk menulis komentar.
© 2021 - Www.SalamDakwah.Com