SALWA RADIO - Menebar Salam, Menyebar Dakwah
Stay in touch with us:

Berbagi Ramadhan (4)

Redaksi SalamDakwah - 5 years ago

Berbagi Ramadhan (4)

PUASA IKUT SIAPA?!  

 

#Al-Ustadz Aan Chandra Thalib -hafidzahullah-

 

Bismillah..

 

Rasulullah Shallallaahu 'alaihi wa sallam brsabda: 

 

"Barangsiapa mentaatiku berarti telah mentaati Allah, barangsiapa menentangku berarti telah menentang Allah, barangsiapa mentaati pemimpin umatku berarti telah mentaatiku, dan barangsiapa menentang pemimpin umatku berarti telah menentangku." (HR. Bukhari Muslim)

 

Imam Ibnu Abil Izz brkata, 

"Dalil-dalil dari Al-Qur'an, sunnah & ijma' salaf menunjukkan bahwa seorang penguasa, imam shalat, hakim, komandan perang & petugas zakat itu wajib ditaati semua keputusannya yang berkaitan dengan hal-hal yang bersifat ijtihadi. Pengusa tidak berkewajiban untuk mentaati rakyat dalam masaalah-masaalah ijtihadiah. Bahkan kewajiban rakyat adalah mentaati penguasa & meninggalkan pendapatnya demi pendapat yang dipilih penguasa. Karena sesungguhnya manfaat persatuan & kesatuan dan bahaya perpecahan & perbedaan itu lebih penting daripada ngotot dalam masalah-masalah ijtihadiah". (Syarh Thahawiah hal 376)

 

Wahai saudaraku..

Bersatulah dan jangan berpecah belah..

Ikutilah pemerintah dalam hal ini dan itu lebih selamat bagimu..

 

Sungguh..

Rabb-mu menyuruhmu untuk ta'at kepada pemerintah muslim..

Selama dalam perkara yang ma'ruf..

Didalamnya hikmah persatuan adalah lebih utama..

Yang jika seandainya pemerintah salah dalam hal ini..

Maka dosanya untuk mereka..

Sedangkan engkau lebih selamat karena mengikuti perintah Rabb-mu..

Itulah hujjahmu kelak ketika berdiri dihadapanNya..

 

Rasulmu bersabda:

 

"Dengar dan taatlah (kepada penguasa). Karena yang jadi tanggungan kalian adalah apa yang wajib bagi kalian, dan yang jadi tanggungan mereka adalah yang wajib bagi mereka." (HR. Muslim 1846)

 

"Sholatlah kalian bersama imam, jika sholat imam itu benar, kalian mendapat pahala. Jika sholat imam itu salah, kalian tetap mendapat pahala dan sang imam yg menanggung kesalahannya." (HR. Bukhari no. 662)

 

Sedangkan..

Jika engkau ikut Ormas yang menyelisihi pemerintah..

Kemudian ternyata mereka salah dalam perhitungannya..

Apa jawabmu kelak?

Sungguh tanggung jawab itu benar-benar akan ada sepenuhnya di pundakmu..

 

Allahu'alam bisshowab..

 

Copas via Akh dr. Rizki Linus -hafidzahullah-


Silakan login untuk menulis komentar.

ARTIKEL TERKAIT

Hukum Menyusui Anak Ketika Sholat
Hukum Menyusui Anak Ketika Sholat
Ustadz Ammi Nur Baits - 3 years ago
Mengapa Kita Harus Berhati-Hati Memilih Guru?
Mengapa Kita Harus Berhati-Hati Memilih Guru?
Ustadz Fadlan Fahamsyah. LC, MHI - 1 year ago
Sabarlah..
Sabarlah..
Redaksi SalamDakwah - 5 years ago
4 Masalah Besar Solusinya Ada Pada Diri Kita
4 Masalah Besar Solusinya Ada Pada Diri Kita
Ustadz Zainal Abidin. Lc - 4 years ago
Diantara Hikmah di Balik Musibah
Diantara Hikmah di Balik Musibah
Ustadz Sulhan Jauhari,Lc - 4 years ago
Wasiat Untuk Menahan Marah
Wasiat Untuk Menahan Marah
Redaksi SalamDakwah - 5 years ago
Makin Dinasehati, Malah Makin Arogan
Makin Dinasehati, Malah Makin Arogan
Ustadz Hasan Al-Jaizy,Lc - 1 year ago
© 2019 - Www.SalamDakwah.Com