SALWA RADIO - Menebar Salam, Menyebar Dakwah
Stay in touch with us:

Salaf Menilai Seseorang Berdasarkan Teman Dekatnya

Redaksi SalamDakwah - 5 years ago

Salaf Menilai Seseorang Berdasarkan Teman Dekatnya

“Ruh-ruh itu adalah tentara yang berbaris. Yang saling kenal (cocok/sesuai), mereka akan saling bersatu; adapun yang tidak saling kenal (tidak cocok/tidak sesuai) akan berselisih (berpisah).” [ HR. al-Bukhari 3158, Muslim 2638 ]

 

‘Abdullah bin Mas’ud radhiyallahu ‘anhu berkata,

 

“Ukurlah manusia itu berdasarkan teman dekatnya. Seorang muslim itu akan mengikuti muslim, sedangkan orang fajir juga akan mengikuti orang fajir.” [ al-Ibanah : 502 ]

 

Abu Hatim rahimahullah berkata,

 

Musa bin ‘Uqbah ash-Shuri datang ke Baghdad. Maka disampaikan (berita tersebut) kepada Ahmad bin Hanbal, beliau pun berkata, “Lihat kepada siapa turun (singgah) dan kepada siapa dia berlindung.” [ al-Ibanah : 514 ]

 

Yahya bin Sa’id al-Qaththan rahimahullah berkata,

 

Ketika Sufyan ats-Tsauri datang ke Bashrah, beliau melihat kondisa ar-Rabi’ bin Shubaih dan kedudukannya di hadapan manusia. Maka Sufyan bertanya, “Apa madzhabnya?” 

Mereka menjawab, ‘Tidak lain madzhabnya adalah Sunnah.’

 

Sufyan bertanya lagi, “Siapakah teman-teman dekatnya?”

 

Mereka menjawab, “Pengingkar Takdir”.

 

Sufyan menegaskan, “Kalau begitu dia adalah Qadari (pengingkar takdir)!” [ al-Ibanah : 421 ]

 

Ibnu Baththah al-’Ukbari rahimahullah menanggapi sikap Sufyan ats-Tsauri tersebut mengatakan,

 

“Semoga rahmat Allah terhadap Sufyan ats-Tsauri. Sungguh dia telah berucap berdasarkan hikmah, sehingga dia pun benar. Berucap berdasarkan ilmu, sehingga sesuai dengan al-Kitab dan as-Sunnah, serta berucap berdasarkan hikmah, apa yang dilihat mata, dan diketahui oleh orang-orang yang memiliki bashirah. 

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman,

 

(Artinya) “Wahai orang-orang yang beriman, janganlah kalian menjadikan orang yang di luar kalangan kalian sebagai teman-teman dekat (karena) mereka tidak henti-hentinya (menimbulkan) kemudharatan bagimu. mereka menyukai apa yang menyusahkan kamu.”(Ali ‘Imran : 118) [ al-Ibanah : 421 ]

 

Ibnu ‘Aun rahimahullah berkata, 

"Orang yang duduk dengan ahlul bid’ah lebih berat atas kami dibandingkan ahlul bid’ahnya itu sendiri!!” [ al-Ibanah : 486 ]

 

[ Sumber : Lammu ad-Durri al-Mantsur min al-Qaul al-Ma'tsur 176-177 ]

@Dakwah Islamiyah


Silakan login untuk menulis komentar.

ARTIKEL TERKAIT

Jika Ada Dua Srigala
Jika Ada Dua Srigala
Ustadz Abu Fairuz Ahmad, MA - 3 years ago
Mencela Pemerintah
Mencela Pemerintah
Ustadz Kurnaedi Lc - 3 years ago
Ikhtiar
Ikhtiar
Ustadz Abu Fairuz Ahmad, MA - 3 years ago
Mati Dengan Tenang ?
Mati Dengan Tenang ?
Ustadzah Ummu Faynan,Lc - 3 years ago
Furqon (Pembeda)
Furqon (Pembeda)
4 years ago
© 2019 - Www.SalamDakwah.Com