SALWA RADIO - Menebar Salam, Menyebar Dakwah
Stay in touch with us:

Nisfu Syaban

Redaksi SalamDakwah - 5 years ago

Nisfu Syaban

Tidak terasa kita sesaat lagi akan memasuki bulan Ramadhan...

Bulan yang penuh keberkahan dan ampunan Allah Subhanahu wa ta'la.

 

Adapun saat ini kita semua sedang berada di bulan Sya'ban...

Kebanyakan kaum muslimin salah kaprah di bulan ini.

Kebanyakan mereka mengkhususkan ibadah yang sejatinya tidak ada tuntunannya dari Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam.

 

Perlu kita ketahui bersama, ibadah dalam agama islam dibangun diatas dalil, baik itu dalil Al Qur'an maupun hadits Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam.

 

Namun realita yang terjadi adalah seluruh hadits yang berisi tentang pengkhususan ibadah di malam-malam bulan Sya'ban dan khsususnya malam nisfu sya'ban tidak ada satupun yang shahih dari Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam.

 

Sehingga kita sebagai kaum yang berdiri tegak diatas ilmu dan cahaya agama ini, harus beramal dengan dalil. 

Tidak ada satupun hadits pengkhususan ibadah di malam nisfu sya'ban yang sohih dari Rasulullah, semuanya dhoi'if bahkan banyak sekali yang terlampau lemah.

 

Kita harus kuat beragama, maka ambillah yang kuat-kuat saja dari Rasulullah dan tinggalkan yang lemah karena kelemahan tidaklah mendatangkan kecuali kelemahan pula.

 

Kita ambil satu contoh hadits yang tersebar di masyarakat kita: 

 

إذا كانت ليلة من نصف شعبان فقوموا ليلها و صوموا نهارها

 

"Apabila datang malam nisfu sya'ban maka sholatlah kalian di malam harinya dan berpuasalah kalian di siang harinya". (HR. IBNU MAJAH)

 

Hadits ini sanadnya lemah bahkan sebagian ulama ada yang menempatkannya ke derajat palsu.

 

Memang ada hadits umum tentang keutamaan malam nisfu sya'ban.

Namun keutamaan suatu malam tidaklah menunjukkan bolehnya kita mengkhususkan malam itu dengan ibadah tertentu, kecuali ada dalil dari Al Qu'an atau hadits yang shohih dan benar dari Rasulullah sehingga memberikan kita rasa yakin dan aman dalam beribadah.

 

Rasulullah bersabda: 

 

عن الحسن بن علي رضى الله عنهما قال: حفظت من رسول الله صلى الله عليه وسلم:"دع ما يريبك إلى ما لا يريبك، فإن الصدق طمأنينة، والكذب ريبة"

 

Dari al Hasan bin Ali bin Abi Thalib radhiyallahu 'anhuma berkata: 

Aku hafal ucapan Rasulullah yang berbunyi: 

 

"Tinggalkanlah apa yang meragukan bagimu dan ambilnnya yang jelas dan kamu yakin kebenarannya, karena kejujuran adalah ketenangan sedangkan kedustaan adalah memberi keraguan".

 

Maka oleh karena itu keharusan kita dalam beribadah adalah mengambil apa yang benar, yakin dan sohih dari Rasulullah agar memberikan ketenangan bagi diri kita.

 

Wallahu ta'ala a'lam.

 

_________________________________________

Dari: Perkumpulan Pelajar Hadist di Madinah, Saudi

Kota Nabi, Sya'ban 1435H

 


Silakan login untuk menulis komentar.
© 2019 - Www.SalamDakwah.Com