SALWA RADIO - Menebar Salam, Menyebar Dakwah
Stay in touch with us:

Nyontek = Gelisah = Dosa (Mengubur Budaya Nyontek)

Redaksi SalamDakwah - 6 years ago

Nyontek = Gelisah = Dosa (Mengubur Budaya Nyontek)

Nyontek = Gelisah = Dosa

(Mengubur Budaya Nyontek-1)

 

Memasuki masa ujian sekolah, terdapat PERKARA BESAR yang kerap terjadi yaitu “NYONTEK”.

 

Takut menghadapi ujian mungkin merupakan sesuatu yang wajar.

 

Akan tetapi jika ketakutan tersebut mengantarkan seseorang menjadi nyontek ketika ujian, itu baru TIDAK WAJAR.

 

Apa itu nyontek…?

 

NYONTEK adalah membawa catatan khusus untuk dapat disalin ketika ujian atau meniru pekerjaan orang lain dengan cara yang tidak dibenarkan (curang).

 

Tindakan nyontek hanya dilakukan oleh orang-orang yang LEMAH IMANnya, yang dirinya lupa bahwa Allah selalu mengawasinya.

 

Apakah nyontek itu dosa…?

 

Ketika seseorang berniat untuk menyontek, tentu ia akan mencari cara bagaimana agar TIDAK KETAHUAN oleh sang PENGAWAS.

 

Saat posisi dan waktu telah dirasa aman, mulailah ia melakukan aksinya yaitu “menyontek” dengan perasaan dag-dig-dug takut kalau-kalau aksinya ketahuan oleh sang pengawas.

 

Sungguh apa yang telah dilakukan olehnya tadi sangat sesuai dengan apa yang disabdakan oleh Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam,

 

الْبِرُّ حُسْنُ الْخُلُقِ وَالْإِثْمُ مَا حَاكَ فِي نَفْسِكَ وَكَرِهْتَ أَنْ يَطَّلِعَ عَلَيْهِ النَّاسُ

 

“Kebajikan adalah bagusnya akhlak, sedangkan dosa adalah sesuatu yang mengGELISAHkan JIWAmu dan engkau tidak suka apabila hal itu diketahui oleh orang lain...” (HR Muslim: 4633)

 

Nyontek itu sepele…?

 

Kalaulah kita terima pendapat ini yaitu bahwa nyontek merupakan perbuatan yang sepele dan hanya merupakan dosa kecil, maka alangkah indahnya perkataan Ibnul Mu’taz:

 

“Tinggalkanlah dosa baik yang kecil ataupun yang besar, maka itulah takwa…

 

Jadilah seperti orang yang berjalan di atas tanah yang berduri, tentu ia akan berhati-hati dari apa yang dilihatnya…

 

Janganlah engkau meremehkan dosa-dosa kecil, karena gunung pun terdiri dari kerikil…”

 

(Jami’ul Ulum wal Hikam: 212, Darul Aqidah)

 

*Oleh Al-Ustadz Ibnu Ali, S.T

 

Prestasi itu Perlu, Jujur itu Harus…

 

@sahabatilmu

11 Sya'ban 1435H / 9 Juni 2014

 

***

 

Nyontek = Kesaksian Palsu = Dosa Besar. (Mengubur Budaya Nyontek-2)

 

Bila dicermati LEBIH DALAM tentang perkara nyontek ini, ternyata ia adalah sebuah perkara yang SANGAT MENGERIKAN dan dianggap BESAR di dalam Islam.

 

Rasullullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

 

مَنْ غَشَّنَا فَلَيْسَ مِنَّا

 

“Barangsiapa yang berbuat CURANG, maka ia BUKAN termasuk golongan kami...” (HR Muslim:146)

 

Abu Bakrah radhiyallahu ‘anhu menuturkan,

 

"Suatu ketika kami berada di samping Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam, kemudian beliau bersabda,

 

“Maukah aku kabarkan kepada kalian dosa-dosa besar yang PALING BESAR?”

-beliau mengucapkannya sebanyak 3 kali-

 

الْإِشْرَاكُ بِاللَّهِ وَعُقُوقُ الْوَالِدَيْنِ وَشَهَادَةُ الزُّورِ أَوْ قَوْلُ الزُّورِ

 

“Berbuat syirik kepada Allah, durhaka kepada kedua orangtua, dan berSAKSI PALSU atau berKATA DUSTA”.

 

وكان رسول اللّه صلى الله عليه وسلم متّكئا فجلس فما زال يكرّرها حتّى قلنا لَيته سكت

 

Saat itu beliau bersandar kemudian beliau duduk. Beliau masih saja MENGULANG-ULANG sabdanya sampai-sampai kami berkata bila seandainya beliau diam...” (HR. Muslim: 126)

 

Mungkin dapat kita katakan bahwa nyontek termasuk salah satu perbuatan memberikan persaksian palsu.

 

Bukankah orang yang nyontek sebenarnya TIDAK BISA menjawab soal-soal ujian..?!

 

Bukankah nilai hasil ujian yang bagus sebetulnya TIDAK BISA diraih seandainya ia tidak nyontek..?!

 

Bukankah ini berarti nilai-nilai yang ada di raport/transkip nilainya adalah nilai-nilai yang PALSU..?!

 

Sungguh ia telah memberikan KESAKSIAN PALSU kepada manusia yang membaca raport/transkip nilainya..!!!

 

Wal ‘iyadzubillah..

 

*Oleh Al-Ustadz Ibnu Ali, S.T

 

Ketahui ‘tuk dijauhi…

 

@sahabatilmu

11 Sya'ban 1435H / 9 Juni 2014

 

***

 

Nyontek = Pendusta = Neraka

(Mengubur Budaya Nyontek-3)

 

Jangan hancurkan harga diri..!!

 

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

 

إِنَّ الصِّدْقَ بِرٌّ وَإِنَّ الْبِرَّ يَهْدِي إِلَى الْجَنَّةِ وَإِنَّ الْعَبْدَ لَيَتَحَرَّى الصِّدْقَ حَتَّى يُكْتَبَ عِنْدَ اللَّهِ صِدِّيقًا وَإِنَّ الْكَذِبَ فُجُورٌ وَإِنَّ الْفُجُورَ يَهْدِي إِلَى النَّارِ وَإِنَّ الْعَبْدَ لَيَتَحَرَّى الْكَذِبَ حَتَّى يُكْتَبَ كَذَّابًا

 

“Sesungguhnya ke-JUJUR-an adalah sebuah KEBAJIKAN, sedangkan kebajikan akan menuntun seseorang menuju SURGA.

 

Sesungguhnya seorang hamba senantiasa berlaku jujur sampai ia tercatat di sisi Allah sebagai orang yang jujur.

 

Adapun sesungguhnya ke-DUSTA-an adalah sebuah ke-KEJI-an, sedangkan kekejian akan menuntun seseorang menuju NERAKA.

 

Sesungguhnya seorang hamba senantiasa berdusta hingga ia tercatat di sisi Allah sebagai seorang pendusta...” (HR. Muslim: 4720)

 

Maukah kita dicap oleh Allah sebagai seorang pendusta hanya gara-gara kita MEMBIASAKAN diri untuk selalu menyontek ketika ujian…??

 

Sungguh betapa buruk GELAR sebagai seorang PENDUSTA..!!

 

Apabila seseorang pernah tertangkap basah menyontek, mungkin orang-orang disekitarnya akan menjadi RAGU tentang kejujuran dirinya.

 

Gerak-geriknya menjadi selalu diawasi karena khawatir ia akan melakukan sebuah kecurangan.

 

Orang bertipe penyontek akan selalu berusaha mencari-cari KESEMPATAN untuk berbuat CURANG demi keuntungan pribadinya.

 

*Oleh Al-Ustadz al-Hafidz Ibnu Ali, S.T

 

- Berani Jujur Itu Hebat -

 

@sahabatilmu

11 Sya'ban 1435H / 9 Juni 2014


Silakan login untuk menulis komentar.

ARTIKEL TERKAIT

Ghibah
Ghibah
Ustadzah Ummu Faynan,Lc - 4 years ago
Adab Memanggil Guru
Adab Memanggil Guru
- 3 years ago
Syafaat Allah adalah Syafaat Terbesar
Syafaat Allah adalah Syafaat Terbesar
Ustadz Ammi Nur Baits - 4 years ago
Berbagi Ramadhan (17)
Berbagi Ramadhan (17)
Redaksi SalamDakwah - 5 years ago
Nasehat Ulama: Jagalah Rahasia Rumah Tanggamu
Nasehat Ulama: Jagalah Rahasia Rumah Tanggamu
Redaksi SalamDakwah - 4 years ago
Sungguh Betapa Mengherankan...
Sungguh Betapa Mengherankan...
Ustadz Najmi Umar Bakkar - 2 years ago
© 2020 - Www.SalamDakwah.Com