SALWA RADIO - Menebar Salam, Menyebar Dakwah
Stay in touch with us:

Hukum Kodok

Ustadz Fuad Baraba Lc - 6 years ago

Hukum Kodok

Dari Abdurrahman bin Utsman (ia berkata): 

“Sesungguhnya seorang tabib (dokter) pernah bertanya kepada Nabi صلى الله عليه وسلم tentang kodok yang ia akan jadikan sebagai obat? maka Nabi صلى الله عليه وسلم telah melarang tabib tersebut membunuh kodok.”

 

HADITS SHAHIH dikeluarkan: 

Abu Dawud (no.3871 & 5269 & ini lafazhnya), Nasaa-i (7/210), Ahmad (3/453), Hakim (4/411) & Baihaqy (9/258), mereka semuanya meriwayatkan dari jalan Ibnu Abi Dzi’b, dari Sa’id bin Khalid, dari Sa’id bin Musayyab, dari Abdurrahman bin Utsman (seperti di atas).

 

Imam Hakim: “Hadits ini shahih isnadnya” & Imam Dzahabi telah menyetujuinya. 

 

FIQIH HADITS

 

Hadits mulia ini: hujjah yang sangat kuat tentang haramnya memakan daging kodok karena tiga sebab:

 

Pertama:

Karena Nabi صلى الله عليه وسلم telah melarang membunuhnya, baik untuk dimakan atau dimanfaatkan atau untuk disia-siakan.

 

Kedua:

Larangan memakannya. Karena tidak ada faedahnya kalau yang dimaksud oleh hadits di atas hanya terbatas pada larangan membunuhnya, tetapi halal memakannya!? Cara yg seperti ini merupakan kejumudan & lebih zhahir dari kaum zhahiriyyah, tanpa mau melihat & memahami lafazh & siyaaq (susunan) hadits. Di dalam hadits di atas seorang tabib (dokter) meminta izin kepada Nabi صلى الله عليه وسلم untuk menjadikan kodok sebagai obat. Tentunya yang dimaksud oleh si dokter ialah dengan cara memakannya atau memberi makan kepada si pasien yang dia yakini bahwa daging kodok itu sebagai obat. Inilah yang cepat kita tangkap dengan mudah dari permintaan izin dokter tersebut kepada Nabi صلى الله عليه وسلم. Apakah saudara akan memahami, bahwa maksud dokter tersebut meminta izin untuk menjadikan kodok sebagai obat, ialah dengan cara daging kodok itu dioles-oleskan ke tubuh si pasien bukan dengan cara memakannya?

 

Ketiga:

Para Ulama telah membuat satu kaidah dan telah menjadikannya sebagai salah satu sebab tentang haramnya sesuatu binatang yaitu: 

 

Setiap binatang yang kita diperintah untuk membunuhnya atau dilarang membunuhnya hukumnya adalah haram dimakan.

 

Reff: Buku Al-Masail Al-Ustadz Abdul Hakim Abdat -hafidzahullah-


Silakan login untuk menulis komentar.

ARTIKEL TERKAIT

Kenapa Pakai Hijab, Padahal Kamu Cantik ?!
Kenapa Pakai Hijab, Padahal Kamu Cantik ?!
Ustadz Fuad Baraba Lc - 4 years ago
Renungan Bagi Para Hakim
Renungan Bagi Para Hakim
Ustadz Fuad Baraba Lc - 6 years ago
Keagungan dan Lengkapnya Isi Kandungan Surat Al-Ashr
Keagungan dan Lengkapnya Isi Kandungan Surat Al-Ashr
Ustadz Fuad Baraba Lc - 4 years ago
Hakekat Kemuliaan
Hakekat Kemuliaan
Ustadz Fuad Baraba Lc - 6 years ago
Bahaya Meninggalkan Nahi Mungkar
Bahaya Meninggalkan Nahi Mungkar
Ustadz Fuad Baraba Lc - 4 years ago
Tiga Perniagaan Yang Tidak Akan Pernah Merugi
Tiga Perniagaan Yang Tidak Akan Pernah Merugi
Ustadz Fuad Baraba Lc - 4 years ago
Bergelimang Dalam Kenikmatan Surga
Bergelimang Dalam Kenikmatan Surga
Ustadz Fuad Baraba Lc - 4 years ago
Buah Kesombongan
Buah Kesombongan
Ustadz Fuad Baraba Lc - 4 years ago
© 2020 - Www.SalamDakwah.Com