SALWA RADIO - Menebar Salam, Menyebar Dakwah
Stay in touch with us:

Jihad Dengan Hujjah dan Bayan

Ustadz Ferry Nasution - 7 years ago

Jihad Dengan Hujjah dan Bayan

Al-Imam ibnul Qayyim menjelaskan dikitabnya Miftah Daar as-Sa'adah, beliau mengatakan: 

"Tiang penompang agama ini adalah ilmu dan jihad".

 

Karena itu jihad terbagi menjadi 2 macam:

 

1. Jihad dengan tangan dan lisan.

2. Jihad dengan hujjah wal bayan.

 

Jihad yang ke-2 ini adalah jihadnya khusus para pengikut Rasul dan ini merupakan jihadnya para imam. 

Hal ini merupakan seutama-utamanya jihad, disebabkan oleh besarnya manfaat dan sangat dibutuhkan serta banyaknya musuh yang menghadang mereka. 

 

Sebagaimana ALLAH berfirman:

 

"Dan andaikata Kami menghendaki benar-benarlah Kami utus pada tiap-tiap negeri seorang yang memberi peringatan. Maka janganlah kamu mengikuti orang-orang kafir dan berjihadlah dengan Al-Qur'an dengan jihad yang besar".

(Al-Furqan : 51-52)

 

Ini adalah jihad yang terbesar dari 2 macam jihad tersebut. Dan itu termasuk jihad terhadap orang-orang munafiq, karena tidaklah mereka berperang bersama para musuh, dan bersama ini sungguh beliau telah mengatakan: bahwa jihad melawan munafiq adalah dengan hujjah dan Al-Qur'an.

 

Kemudian Abdul bar an-Namiri dalam pujiaannya terhadap para pejuang dengan hujjah dan bayan (penuntut ilmu) yg telah dianggap oleh ibnu Qayyim sebagai jihad terbesar, beliau berkata:

 

Ahlan wasahlan dengan orang-orang yang paling dicinta dan disayang di sisi ALLAH yang memiliki kenikmatan.

 

Ahlan dengan kaum yang shaleh yang memiliki ketakwaan putih, bercahaya wajah-wajahnya yang menghiasi setiap tempat.

 

Mereka adalah (orang-orang) yang bersusah payah menuntut ilmu hadits dengan menghiasi diri mereka serta menjaga diri dari segala yang tidak baik, kerendahan hati, ketenangan dan rasa malu.

 

Mereka memiliki kewibawaan, keagungan ilmu dan keutamaan lainnya yang tidak terhitung.

 

Tinta yang mengalir dari pena-pena mereka lebih suci dan lebih utama dari darahnya para syuhada'.

 

Wahai para penuntut ilmu Nabi Muhammad صلَّى اللهُ عليه وسلَّمَ tidaklah kalian sama dengan yang lainnya (yang tidak mempelajari ilmu syar'i).

 

Tidak diragukan lagi, bahwa macam dari jihad ini sangat membutuhkan kepada kesabaran yang baik, niat yang jujur, (sungguh-sungguh dalam belajar, tolong menolong dalam kebaikan), beramal dengan ilmunya sehingga nampak bekasnya bagi orang yang masuk kedalamnya terbasahi dan teraliri sungainya.

 

(Al-Irhab wa atsaruhu 'alal Afrad wal Umam; 133-135, syaikh Zaid bin Muhammad bin hadi al-Madkhaly)

 

Wahai penuntut Ilmu...

sibukkanlah hari-harimu dengan ilmu serta beramal dengannya yang demikian bermanfaat bagi dirimu utk meraih kebahagiaan dunia dan akhirat...dan jangan engkau lewati hari-harimu dengan sesuatu yang sia-sia bagi kehidupan dunia dan akhiratmu, apalagi yang engkau sibukkan yang bukan urusan dari dirimu...

 

3 Sya'ban 1435H / 1 Juni 2014

 


Silakan login untuk menulis komentar.

ARTIKEL TERKAIT

Ujian / Musibah
Ujian / Musibah
Ustadz Ferry Nasution - 7 years ago
Bagaimana Islam Dalam Mendidik Istri Yang Nusyuz?
Bagaimana Islam Dalam Mendidik Istri Yang Nusyuz?
Ustadz Ferry Nasution - 7 years ago
Tanpa Ilmu, Amal Tidak Mungkin Diterima Allah Taala
Tanpa Ilmu, Amal Tidak Mungkin Diterima Allah Taala
Ustadz Ferry Nasution - 7 years ago
Untaian Doa: Untuk Saudara-Saudara Kami di Palestina
Untaian Doa: Untuk Saudara-Saudara Kami di Palestina
Ustadz Ferry Nasution - 7 years ago
Hak Suami Yang Harus Dipenuhi Oleh Istri
Hak Suami Yang Harus Dipenuhi Oleh Istri
Ustadz Ferry Nasution - 8 years ago
Kucing Dapur
Kucing Dapur
Ustadz Ferry Nasution - 7 years ago
© 2022 - Www.SalamDakwah.Com