SALWA RADIO - Menebar Salam, Menyebar Dakwah
Stay in touch with us:

Keutamaan Akhlak Mulia

Ustadz Muhammad Nuzul Dzikry, Lc - 7 years ago

Keutamaan Akhlak Mulia
Keutamaan Akhlak Mulia
 
Dibawah ini beberapa keutamaan akhlak yang mulia sehingga kita semakin termotivasi untuk menghiasi diri kita dengannya.
1. Akhlak yang mulia membawa kita menuju surga yg paling tinggi.
Rasulullah shalallahu alaihi wa sallam bersabda:
“Aku menjamin sebuah rumah di tempat yang rendah di dalam surga  bagi orang yang meninggalkan perdebatan walaupun ia berada pada posisi yang benar, dan sebuah rumah d tengah-tengah surga bagi orang yang meninggalkan kedustaan walaupun ia hanya bercanda, dan sebuah rumah di surga yang tertinggi bagi orang yang memiliki akhlak yang baik.”(HR Abu Dawud, shahih li ghairihi).
2. Akhlak yang mulia merupakan sebab mendapatkan cinta ALLAH subhanahu wata’ala.
Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda:
“Hamba-hamba ALLAH yang paling dicintai oleh ALLAH adalah orang yang paling baik akhlaknya.”(HR Hakim, shahih)
‎​3. Selalu ingat kepada Allah dan tidak bosan dalam beribadah kepadaNya
Orang-orang yang hatinya sehat akan selalu ingat kepada Allah ta’ala. Mereka meneladani pribadi Rasulullah -shallallahu ‘alaihi wa sallam-.
Aisyah -radhiyallahu ‘anha- berkata, yang artinya: “Adalah Nabi -shallallahu ‘alaihi wa sallam- selalu mengingat Allah dalam setiap keadaannya.” (HR Muslim)
Orang yang hatinya sehat akan selalu beribadah kepada Allah ta’ala, tidak pernah bosan dan selalu berdzikir kepada Allah dengan dzikir yang sesuai dengan sunnah Nabi -shallallahu ‘alaihi wa sallam-.
Adapun orang yang hatinya sakit hanya beribadah kepada Allah ta’ala secara musiman. Giat beribadah hanya di bulan Ramadhan, padahal Allah berfirman, yang artinya: “Beribadahlah kamu kepada Rabbmu sampai datang al yaqiin (yaitu kematian).” (QS Al Hijr : 99)
Orang yang hatinya sehat akan selalu beribadah kepada Allah ta’ala secara kontinyu dan terus menerus meskipun sedikit. Rasulullah -shallallahu ‘alaihi wa sallam- bersabda yang artinya: “Amalan yang paling dicintai Allah adalah yang kontinyu meskipun sedikit” (HR. Muslim)
Sebaliknya, orang yang hatinya sakit akan mengalami kebosanan dalam beribadah, malas dan futur (bosan/jenuh).
4. Bersedih apabila terluput dari wirid, lebih sedih daripada kehilangan harta.
Wirid adalah suatu amal keta’atan yang rutin dilakukan, seperti berdzikir pagi dan petang, membaca al Qur’an, shalat malam, menuntut ilmu dan lain sebagainya.
Orang yang hatinya sehat akan merasa sedih apabila terluput dari wirid-wiridnya. Berbeda dengan orang yang hatinya sakit, dimana antara berdzikir dengan tidak berdzikir sama saja, tidak ada perbedaan, tidak bersedih dan tidak menyesal.
Bahkan orang yang hatinya sakit selalu membuang-buang waktu, tidak banyak beramal, selalu bersantai, dan lalai dari dzikir kepada Allah ta’ala.

Silakan login untuk menulis komentar.

ARTIKEL TERKAIT

Perusak-perusak Keikhlasan
Perusak-perusak Keikhlasan
Ustadz Muhammad Nuzul Dzikry, Lc - 7 years ago
Ikhlas agar Ibadah diterima Allah
Ikhlas agar Ibadah diterima Allah
Ustadz Muhammad Nuzul Dzikry, Lc - 7 years ago
Menyeru dan Mengajak Manusia Pada Kebenaran
Menyeru dan Mengajak Manusia Pada Kebenaran
Ustadz Muhammad Nuzul Dzikry, Lc - 2 years ago
Jangan lalai dalam menuntut ilmu agama
Jangan lalai dalam menuntut ilmu agama
Ustadz Muhammad Nuzul Dzikry, Lc - 7 years ago
Bulan Dzulqo’dah, Dianak-tirikan
Bulan Dzulqo’dah, Dianak-tirikan
Ustadz Muhammad Nuzul Dzikry, Lc - 10 months ago
Indikator Di Bulan Syawal
Indikator Di Bulan Syawal
Ustadz Muhammad Nuzul Dzikry, Lc - 1 year ago
Renungan - Ibnu Mubarak
Renungan - Ibnu Mubarak
Ustadz Muhammad Nuzul Dzikry, Lc - 7 years ago
Ayat Tentang Hari Raya
Ayat Tentang Hari Raya
Ustadz Muhammad Nuzul Dzikry, Lc - 1 year ago
H A T I - Seri Tazkiyatun Nufs
H A T I - Seri Tazkiyatun Nufs
Ustadz Muhammad Nuzul Dzikry, Lc - 7 years ago
© 2019 - Www.SalamDakwah.Com