SALWA RADIO - Menebar Salam, Menyebar Dakwah
Stay in touch with us:

Perbanyak Ibadah, Namun Enggan Belajar Agama

Redaksi SalamDakwah - 5 years ago

Perbanyak Ibadah, Namun Enggan Belajar Agama

Penulis: Al-Ustadz Muhammad Abduh Tuasikal, M.Sc حفظه الله 

 

Ibnul Qayyim rahimahullah berkata,

 

العَامِلُ بِلاَ عِلْمٍ كَالسَّائِرِ بِلاَ دَلِيْلٍ وَمَعْلُوْمٌ أنَّ عَطَبَ مِثْلِ هَذَا أَقْرَبُ مِنْ سَلاَمَتِهِ وَإِنْ قُدِّرَ سَلاَمَتُهُ اِتِّفَاقًا نَادِرًا فَهُوَ غَيْرُ مَحْمُوْدٍ بَلْ مَذْمُوْمٌ عِنْدَ العُقَلاَءِ

 

“Orang yang beramal tanpa ilmu bagai orang yang berjalan tanpa ada penuntun. Sudah dimaklumi bahwa orang yang berjalan tanpa penuntun akan mendapatkan kesulitan dan sulit untuk selamat. Taruhlah ia bisa selamat, namun itu jarang. Menurut orang yang berakal, ia tetap saja tidak dipuji bahkan dapat celaan.”

 

Guru dari Ibnul Qayyim yaitu Ibnu Taimiyah rahimahullah juga berkata,

 

مَنْ فَارَقَ الدَّلِيْلَ ضَلَّ السَّبِيْل وَلاَ دَلِيْلَ إِلاَّ بِمَا جَاءَ بِهِ الرَّسُوْلُ

 

“Siapa yang terpisah dari penuntun jalannya, maka tentu ia akan tersesat. Tidak ada penuntun yang terbaik bagi kita selain dengan mengikuti ajaran Rasul -shallallahu ‘alaihi wa sallam-.” 

 

Al Hasan Al Bashri rahimahullah berkata, 

“Orang yang beramal tanpa ilmu seperti orang yang berjalan bukan pada jalan yang sebenarnya. Orang yang beramal tanpa ilmu hanya membuat banyak kerusakan dibanding mendatangkan kebaikan. Tuntutlah ilmu dengan sungguh-sungguh, namun jangan sampai meninggalkan ibadah. Gemarlah pula beribadah, namun jangan sampai meninggalkan ilmu. Karena ada segolongan orang yang rajin ibadah, namun meninggalkan belajar.” (Miftah Daris Sa’adah karya Ibnul Qayyim, 1: 299-300) 

 

Hanya Allah yang memberi taufik dalam ilmu dan amal. 

 

Disusun di siang hari selepas Zhuhur di Pesantren Darush Sholihin, 6 Rajab 1435H / 6 Mei 2014

 


Silakan login untuk menulis komentar.
© 2019 - Www.SalamDakwah.Com