SALWA RADIO - Menebar Salam, Menyebar Dakwah
Stay in touch with us:

Ibumu

Ustadz Fuad Baraba Lc - 5 years ago

Ibumu

عَنْ أَبِيْ هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ جَاءَ رَجُلٌ إِلَى رَسُوْلِ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ :يَا رَسُوْلَ اللهِ، مَنْ أَحَقُّ النَّاسِ بِحُسْنِ صَحَابَتِي؟ قَالَ أُمُّكَ، قَالَ ثُمَّ مَنْ؟ قَالَ أُمُّكَ، قَالَ ثُمَّ مَنْ؟ قَالَ أُمُّكَ، قَالَ ثُمَّ مَنْ، قَالَ أَبُوْكَ

 

Dari Abu Hurairah radhiyallaahu ‘anhu, belia berkata, “Seseorang datang kepada Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam dan berkata, ‘Wahai Rasulullah, kepada siapakah aku harus berbakti pertama kali?’ 

Nabi shalallaahu ‘alaihi wasallam menjawab, 

‘Ibumu!’ Dan orang tersebut kembali bertanya, ‘Kemudian siapa lagi?’ 

Nabi shalallaahu ‘alaihi wasallam menjawab, 

‘Ibumu!’ Orang tersebut bertanya kembali, ‘Kemudian siapa lagi?’ 

Beliau menjawab, 

‘Ibumu.’ Orang tersebut bertanya kembali, ‘Kemudian siapa lagi,’ 

Nabi shalallahu ‘alaihi wasallam menjawab, 

‘Kemudian ayahmu.’” (HR. Al-Bukhari dan Muslim)

 

Kecintaan dan kasih sayang terhadap seorang ibu, harus tiga kali lipat besarnya dibandingkan terhadap seorang ayah. Nabi صلى الله عليه و سلم menyebutkan kata ibu sebanyak tiga kali, sementara kata ayah hanya satu kali. Bila hal itu sudah kita mengerti, realita lain bisa menguatkan pengertian tersebut.

 

Keteladanan Haiwah bin Syuraih dalam berbakti pada Ibundanya

 

Suatu hari Haiwah bin Syuraih –beliau salah seorang imam kaum muslimin- duduk dalam majelis beliau untuk mengajarkan ilmu kepada manusia. 

 

Lalu ibunya berteriak memanggil beliau, 

 

“Berdirilah wahai Haiwah, beri makan ayam-ayam itu!”

 

Lalu beliaupun berdiri dan meninggalkan majelisnya untuk memberi makan ayam.

 

..........

 

Kembali kita bercermin kepada Haiwah bin Syuraih, panggilan ibunya untuk memberi makan ayam tidaklah membuat beliau malu dan merasa turun derajatnya dihadapan murid-murid beliau.

 

Justru saat itulah beliau memberikan keteladanan yang besar kepada murid-muridnya akan kewajiban berbakti kepada orangtua dan lebih mendahulukan orangtua dibandingkan dengan orang lain. 

 

Bagaimana seandainya hal itu terjadi pada diri kita wahai saudaraku? 

 

Akankah kita bergegas untuk menyambut perintah Ibu??? 

 

18 Jumadats Tsani 1435H / 18 April 2014


Silakan login untuk menulis komentar.

ARTIKEL TERKAIT

Janganlah Membuat Mereka Menangis
Janganlah Membuat Mereka Menangis
Ustadz Fuad Baraba Lc - 4 years ago
Bergelimang Dalam Kenikmatan Surga
Bergelimang Dalam Kenikmatan Surga
Ustadz Fuad Baraba Lc - 3 years ago
Kebahagiaan Abadi
Kebahagiaan Abadi
Ustadz Fuad Baraba Lc - 5 years ago
Cinta Dunia Dapat Menghilangkan Rasa Takut Akhirat
Cinta Dunia Dapat Menghilangkan Rasa Takut Akhirat
Ustadz Fuad Baraba Lc - 3 years ago
Teruslah Berdoa dan Jangan Putus Asa !
Teruslah Berdoa dan Jangan Putus Asa !
Ustadz Fuad Baraba Lc - 3 years ago
Pribadi Yang Bermanfaat
Pribadi Yang Bermanfaat
Ustadz Fuad Baraba Lc - 4 years ago
Sudah Mandi Belum Yaah?
Sudah Mandi Belum Yaah?
Ustadz Fuad Baraba Lc - 5 years ago
Doa Pelebur Dosa
Doa Pelebur Dosa
Ustadz Fuad Baraba Lc - 6 years ago
Muslim Tidak Butuh Bodyguard
Muslim Tidak Butuh Bodyguard
Ustadz Fuad Baraba Lc - 4 years ago
Diantara Manfaat Tauhid
Diantara Manfaat Tauhid
Ustadz Fuad Baraba Lc - 3 years ago
© 2020 - Www.SalamDakwah.Com